~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

#659 How to Be Popular in High School

 


Isa mengalami perundungan di SMP karena tampilannya yang cupu. Teman-teman sekolahnya yang mayoritas dari kalangan ekonomi atas menganggapnya aneh karena dia tidak tahu apa itu smartwatch atau membedakan tas bermerk yang original dan KW. Sepanjang tiga tahun di SMP dia terpaksa menerima semuanya, namun ketika masuk SMA dia bertekad untuk mengubah nasibnya. Dia harus menjadi orang populer di sekolah. 

Untuk itu dia memilih SMA yang biasa-biasa saja. Dia pun mengincar ekskul populer seperti dance. Isa tidak lupa mengubah penampilannya meski harus menghabiskan banyak uang jajannya. Sayangnya dia kembali bertemu dengan perundungnya waktu SMP di ekskul itu. Lexy, cewek yang dihindarinya kembali datang di hadapannya. Isa tidak punya pilihan. Dia tidak ingin tiga tahunnya di SMA sama seperti yang lalu.

Saya tidak menyangka novel yang kurnag dari 200 halaman ini sangat menarik. Isa, gadis biasa yang berjuang untuk menjadi populer di sekolah karena trauma dengan perundungan yang dialaminya di masa lalu. Namun jalan Isa tidak mulus. Dia kembali mengalami hal yang sama, kali ini oleh Lexy dan Feby temannya di ekskul dance. Sebenarnya Isa punya teman lain di kelasnya yaitu Nanda, Tari dan Olen. Tapi apa yang bisa diharapkan dari orang-orang yang tidak populer?

Saya suka kisah transformasi Isa yang tidak instan. Dia perlu merasakan jatuh bangunnya untuk menyadari keistimewaan di dalam dirinya sendiri. Ending yang disampaikan juga cukup realistis. Karena pada dasarnya uang masih selalu menjadi kunci dalam penyelesaian masalah sosial. Namun penulis memberikan alternatif yang bisa diterima, dan itulah fenomena yang banyak terjadi di dalam masyarakat.


How to Be Popular in High School
Reytia

157 halaman
Bhuana Ilmu Populer
Juni, 2023



#658 Katri

 


Katri lahir di desa Trunuh, Klaten. Dia bungsu dari enam bersaudara. Lima kakaknya semuanya laki-laki, sehingga wajarlah Katri menjadi kesayangan keluarga. Suwasno, kakaknya yang paling tua aktif dalam organisasi kepemudaaan Pemoeda Rakjat. Dia punya mimpi besar, petani di kampungnya harus sejahtera. Karena itu dia membuka kelas baca tulis untuk tetangganya. Katri ikut membantu kakaknya. Suatu waktu Katri ditawari oleh Wasno untuk ikut Paduan Suara Lembah Merapi. Paduan suara ini dipimpin oleh seorang pemuda kaya bernama Agus, yang kelak menjadi suami Katri.


Awalnya pernikahan antara Katri dan Agus ditentang keluarga Katri. Pasalnya Agus sudah memiliki istri. Namun karena Katri telah berbadan dua, akhirnya mereka dinikahkan secara Islam mengikuti agama Agus. Kedua orang tua Katri menganut kepercayaan Kejawen, sedangkan kakak-kakaknya Katolik. Setelah menikah, Katri tidak lagi melanjutkan sekolahnya yang kala itu masih SMA. Sayangnya, sekitar lima bulan setelah menikah, di bulan Oktober 1965 kondisi di Klaten memanas. kantor partai tempat suaminya bernaung dibakar. Satu per satu kakaknya menghilang, disusul suaminya yang ikut menyingkir dijemput keluarganya. Tinggallah Karti bersama kakak keduanya Hartono yang tidak tergabung organisasi apapun bersama kedua orang tuanya. Malangnya, rumah Katri juga didatangi tentara. Katri yang sedang hamil 7 bulan, ditembak kepalanya. Beruntung dia tidak mati, peluru membus pipinya dan meremukkan rahangnya. Namun lidahnya masih utuh sehingga dia masih bisa berbicara meski dalam kesakitan.


Maka dimulailah perjalanan panjang Katri. Keluar dari RS Panti Rapih selepas perawatan lukanya dan kelahiran anaknya, Katri dijemput oleh tentara. Dia mengalami penyiksaan interogasi yang panjang, berpindah dari satu penjara ke penjara lainnya. Entah mengapa Katri dinilai sebagai orang penting. Sempat di tahun 1968 dia dibebaskan, namun kemudian terciduk kembali setelah diam-diam dia menemui kakaknya, Wasno. Selain penjara, Katri juga pernah menjadi penghuni Rumah Sakit Jiwa. Katri pun sempat hamil karena dijadikan pelampiasan nafsu penjaga penjara di Jakarta. Selepas penahanannya yang panjang, hidup Katri sebagai eks tapol pun tidak bisa dibilang mudah. Namun Katri menjalaninya dengan setia, tanpa dendam, dan hanya berharap akan masa depan.


Di tengah pemberitaan pencatatan ulang sejarah yang akan dilakukan oleh pemerintah, novel Katri ini mengajak pembaca untuk tidak melupakan apa yang terjadi di masa lalu. Katri adalah saksi hidup seorang eks tapol yang mengalami hal di luar batas kemanusiaan. Novel semi-biografi ini bisa dikatakan menjadi memoar untuk mengenang para korban pembantaian "orang-orang kiri" tahun 1965 di Klaten. Ada banyak orang yang mengalami penyiksaan dan pembunuhan karena dianggap terlibat dengan PKI. Katri adalah salah satu diantaranya. Meski pada dasarnya dia sendiri tidak tahu apa yang dilakukan oleh suami dan kakak-kakaknya, tapi dia menanggung semuanya karena suami dan kakak-kakaknya melarikan diri. Sungguh membaca kisah Katri akan menitikkan air mata.


Novel ini butuh waktu 11 tahun untuk dituliskan, namun kisah Katri akan hidup selamanya.


Katri
Adeste Adipriyanti
264 halaman
Kepustakaan Populer Gramedia
Mei, 2025




#657 Batu Berkaki

 


Seorang pematung terkenal di Desa Ledok Awu, Munarto, ditemukan tewas bersimbah darah. Dia dibunuh dengan cara ditusuk di bagian punggungnya. Dua orang polisi yang sedang menyelidiki kasus di desa itu ditugaskan untuk mengamankan TKP sambil menunggu kedatangan tim dari Magelang. Namun cerita-cerita yang mereka dengar, juga penjelasan dari Pak Belot, Kepala Desa membuat keduanya bersepakat untuk memecahkan kasus itu.


Di desa itu juga, ada dua orang penduduk yang dijauhi oleh masyarakat lainnya. Mbah Turkiyem dan Mbah Ruminem. Keduanya dianggap sebagai dukun yang membuat masyarakat menjadi resah. Namun diam-diam, ada saja warga yang selalu mendatangi Mbah Tur. Seperti Maya dan Lasmi yang baru saja kehilangan bayi mereka. Selain itu, ada dua tamu pendatang dari kota, Arsenio dan Sami yang sedang mencari rumah untuk produksi syuting. Secara kebetulan (atau tidak) Arsenio terlihat berbincang seru dengan Munarto pada malam sebelum pematung itu terbunuh. Siapa pembunuh Munarto dan mengapa dia harus mati? Itulah misteri yang akan dikuak dari novel Batu Berkaki ini.


"Berjalan mundur untuk tahu segalanya".


Sebuah judul pengantar untuk novel ini ternyata menjadi kunci untuk membaca novel ini. Jika dibaca seperti biasa, kita akan diajak menyelami peristiwa Ledok awu dalam alur mundur. Tapi tidak seperti alur mundur kilasan/flashback yang biasa dijumpai, novel ini memang bercerita dalam rentang waktu terbalik. Dimulai dari hari Kamis, Rabu, Selasa hingga Senin. Dalam empat hari itu, pembaca dibawa menyelami kkisah-kisah yang ada di Ledok Awu. Dari cara bercerita seperti ini saja, novel ini sudah mendapat poin plus dari saya.


Kisah misterinya juga tersusun dengan rapi. Tidak usah menebak-nebak, cukup dibaca dengan baik, pahami setiap peristiwa, hingga akhirnya misteri itu terkuak. Btw, kalau kamu ada waktu lebih setelah membaca novel ini, cobalah dibaca dari belakang (Senin-Selasa-Rabu-Kamis). Mungkin sensasinya berbeda.


Batu Berkaki
Chandra Bientang
344 halaman
Noura Publishing
November, 2024



[Wrap Post] Goodreads Reading Challenge 2024


Mendekati akhir tahun adalah waktunya merekap buku yang sudah saya baca selama setahun ini. Goodreads Reading Challenge sebagai tantangan membaca yang wajib saya ikuti, membantu saya untuk tracking buku apa saja yang sudah saya baca dan bagaimana pencapaian yang sudah saya lakukan. Selain itu saya juga menggunakan aplikasi Bookmory. Di awal tahun saya menetapkan untuk membaca 60 buku sepanjang tahun 2024. Sekitar pertengahan tahun target itu terpenuhi, sehingga akhirnya target saya naikkan ke angka 100. Dan saya finish di angka 130 buku. So... I've completed Goodreads Reading Challenge 2024.

Seperti biasa, semua buku saya review di aplikasi Goodreads. Hanya ada 12 buku yang saya review di blog ini. Berikut adalah bacaan saya selama tahun 2024:


Januari
  1. Imprisonment - Rikako Akiyoshi
  2. Si Jago: Pahlawan Pembela Penampilan - Iwok Abqary
  3. A Midsummer's Equation - Keigo Higashino
  4. Orang Pertama Tunggal - Haruki Murakami
  5. Kitchen - Banana Yoshimoto
  6. Cerita-cerita Bahagia, Hampir Seluruhnya - Norman Erikson Pasaribu
  7. Reset - L. Zeth
  8. The Rabbit Listened - Cori Doerrfeld
Februari
  1. Tragedi Pedang Keadilan - Keigo Higashino
  2. Keluarga dan Silsilah Suka Duka - Ismail Basbeth
  3. The Boss on My Bed - Despersa
  4. Seri Profesi STEAM : Ibuku Seorang Saintis - Shini Somara
  5. Lalu, Baton Diserahkan - Maiko Seo
  6. Aku, Meps dan Beps - Reda Gaudiamo
  7. Gincu Sang Mumi - Toshiko Tamura
  8. Seri Profesi STEAM : Tanteku Seorang Coder - Shini Somara
  9. Seri Profesi STEAM : Nenekku Seorang Engineer- Shini Somara
  10. Seri Profesi STEAM : Sepupuku Seorang Ahli Matematika - Shini Somara
  11. Lebih Putih Dariku - Dido Michielsen
  12. Lelaki-lelaki Tanpa Perempuan - Haruki Murakami
  13. The Girl Who Fell Beneath The Sea - Axie Oh
  14. Books Aren't For Eating - Carlie Sorosiak
  15. Sir Ladybug - Corey R. Tabor
  16. Sir Ladybug and The Queen bee - Corey R. Tabor
  17. Sir Ladybug and The Bookworm - Corey R. Tabor
  18. If You Go Down To The Woods Today - Rachel Piercey
  19. Ocean Meets Sky - Terry  Fan
  20. Miss Irwin - Allen Say
  21. Lizzy and The Cloud - Terry Fan
  22. Frizzy - Claribel A. Ortega
  23. Spoiler - Lia Nurida
  24. Podcase - Lia Nurida
  25. What You Need To Be Warm - Neil Gaiman
  26. Princess Princess Ever After - Kay O'Neill
  27. Pasien - Naomi Midori
  28. Para Pengunjung Dini Hari - Ryujin Jang dll
  29. If I Had Your face - Frances Cha
Maret
  1. Kaki Kuda dan Cerita Lainnya - Ryunosuke Akutagawa
  2. Sengkarut - Natsume Saoseki
  3. Segala yang Diisap Langit - Pinto Anugrah
  4. Kisah-Kisah Suri Teladan - Sabda Armandio
  5. Garlic and The Witch - Bree Paulsen
  6. Rumah Pohon Kesemek - Tsuboi Sakae
  7. Perempuan Rok Ungu - Natsuko Imamura
  8. Masked Ward - Mikito Chinen
  9. Rumah Kopi Singa Tertawa - Yusi Avianto Pareanom
  10. 24 Jam Bersama Gaspar - Sabda Armandio
  11. Remedies - Trissella
  12. ToGetHer - Yuli Pritania
  13. Penebusan - Misha F. Ruli
  14. Earthshine - Suarcani
  15. Seribu Kucing Untuk Kakek - Suyadi
  16. Pedagang Peci Kecurian - Suyadi
  17. Makam Bunga Seruni - Ito Sachio
  18. Eleanor Oliphant Is Completely Fine - Gail Honeyman
April
  1. Devil in Disguise - Lisa Kleypas
  2. Monster Kepala Seribu - Laura Santullo
  3. Memori Sang Primadona - Evelyn Faniya
  4. GO : Dua Aksara - kazuki Kaneshiro
  5. Beras dan Cerita Bergizi Lainnya - Ryunosuke Akutagawa
  6. My Crazy Feminiest Girlfriend - Mi Ji Hyoung
  7. Three Days of Happiness - Sugaru Miaki
  8. The Hole - Hye Young Pyun
  9. Epigram 60 - Joko Pinurbo
  10. Salah Piknik - Joko Pinurbo
Mei
  1. The Door to Door Bookstore - Carsten Henn
  2. Motherhood - Minato Kanae
  3. Daisy - Ayu Rianna
  4. Circles - Alex Latimer
  5. The Blue Sky - Andrea Petrlik Huseinovic
  6. Almond - Sohn  Won Pyung
  7. Heaven - Mieko Kawakami
  8. Mata dan Nyala Api Purba - Okky Madasari
Juni
  1. Mel, Melatiku - Ken Terate
  2. The Red Palace - June Hur
  3. Ketika Penulis Detektif Memecahkan Kasus di Dunia Nyata - Muthia Esfand
  4. Serenada - Morra Quatro
  5. Mimi Lemon - Cyntha Hariadi
  6. The Cat Who Saved Books - Sosuke Natsukawa
  7. The Spanish Love Deception - Elena Armas
  8. Laila Tak Pulang - Abi Ardianda
  9. Under The Knife - Tess Gerritsen
  10. Diary of A Void - Emi Yagi
Juli
  1. Racun Puan - Ni Nyoman Ayu Suciartini
  2. A Good Girl's Guide To Murder - Holly Jackson
  3. Pede Aja! - Nadya Anindhita
  4. Sketsa Mendung - Raditya Dika
  5. Dua Dini Hari - Chandra Bientang
  6. The Night Swim - Megan Goldin
Agustus
  1. The Overqualified Leftover Club - Margareta Astaman
  2. Rahasia Salinem - Wisnu Suryaningadji & Brilliant Yotenaga
  3. As Long As The Lemon Trees Grow - Zoulfa Katouh
  4. Wajah Abu-Abu - Mita Vacariani
  5. Berburu Restu - Dimas Abi
  6. Love Risk Management - Helen Tanuwan
  7. Dompet Ayah Sepatu Ibu - J.S. Khairen
  8. Broken Badly - Dadan Erlangga
  9. Trending Topic - Niallgina
  10. Bentala Sella - Akaigita
September
  1. Si Bengkok - Saou Ichikawa
  2. Toko Buku Abadi - Yudhi Herwibowo
  3. Melodi Rahasia - Jayci Lee
  4. The Arson Project - Akaigita
  5. Masquerade Hotel - Keigo Higashino
  6. Perempuan di Rumah No. 8 - Mutiarini
  7. Paya Nie - Ida Fitri
October 
  1. Taken Slowly - Ainin Nufus
  2. Lessons in Chemistry - Bonnie Garmus
  3. Priceless Moment - Prisca Primasari
  4. The It Girl - Ruth Ware
  5. Highly Unlikely - Aghnia Sofyan
  6. MemulaSarakan - Triksaidekaman
  7. You've Reached Sam - Dustin Thao
November
  1. Sang Peramal - Chandra Bientang
  2. Membangunkan Sang Taipan Tidur - Abby Green
  3. Momotaro - Ryunosuke Akutagawa
  4. Agensi Rumah Tangga - Almira Bastari
  5. Baby-To-Be - Marina Yudhitia
  6. The Jolly Psychopath - Ki Yoon Seul
  7. Fallen Gladly - Dispersa
  8. Naomi - Junichiro Tanizaki
  9. ACC, Dok? - Giardanila
  10. The Waiting Years- Fumiko Enchi
  Desember
  1. Dallergut : Toko Penjual Mimpi - Lee Mi Ye
  2. Hei, Intern! - Hamalem
  3. The King's Bride By Arrangement - Annie West
  4. Dewa Angkara Murka - Aya Widjaja
  5. (Bukan) Pengantin Baru - Yessie L Rismar

Dari 130 buku yang saya baca, totalnya 29.823 halaman. Buku dengan halaman terbanyak adalah The Spanish Love Deception (552 halaman), dan yang tersingkat adalah Circles (18 halaman). Rata-rata jumlah halaman yang saya baca adalah 229 halaman. Untuk rating-nya, yang terbanyak adalah rating 3 bintang (dengan rata-rata keseluruhan rating adalah 3,4). Di tahun ini (lagi-lagi) tidak ada buku yang saya beri rating 1 bintang.


Tahun ini saya membaca paperbook (87 buku) lebih banyak dibandingkan ebook (43 buku). Ada 122 fiksi dan 8 non fiksi. Saya sangat terbantu dengan menjadi anggota Perpus Berjalan, dimana saya meminjam 60 buku selama setahun ini di komunitas tersebut. 


Ohya, saya juga membuat perbandingan buku terbaik mana yang saya baca setiap bulannya, kemudian dibandingkan lagi antar bulan, hingga akhirnya saya menjadikan buku Lebih Putih Dariku menjadi bacaan terbaik saya di tahun ini. A must read book!

Sepertinya itu dulu rekapan di tahun ini. Semooga tahun depan tetap konsisten membaca. See you!

#656 Perempuan di Rumah No. 8



Anika terbangun dan merasakan sekujur tubuhnya terasa sakit, terutama di bagian bawah perutnya. Segara saja dia mengarahkan tangannya ke bawah sana, dan merasakan cairan dingin mengalir dari sela kakinya yang sudah tidak mengenakan pakaian dalam. Anika mengingat apa yang telah terjadi pada dirinya. Dia lalu memanggil nama Reza, suaminya, namun tidak ada jawaban ataupun sosok suaminya itu. Sementara bagian bawah tubuhnya semakin basah dengan darah, Anika langsung tahu bahwa dirinya kehilangan janin di dalam kandungannya. Suaminya telah memukulnya dan membunuh anaknya.

Insting pertama Anika adalah menghubungi bibinya, Santi, satu-satunya kerabatnya yang masih ada. Tetapi penolakan bibinya membuat Anika tak dapat berkata-kata. Untungnya, Desti, sahabatnya di kantor menerima panggilan telponnya dan menolongnya segera. Sahabatnya itu juga yang mempertemukannya dengan sebuah komunitas yang melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga. Anika memutuskan bersembunyi sementara di Rumah Damai, karena dia takut bertemu kembali dengan Reza. Berkat Ruah Damai pula, Anika memutuskan meninggalkan Jakarta dan menerima pekerjaan di Yogyakarta. Yang penting dia berada sejauh mungkin dari Reza dan keluarganya. 

Di Yogyakarta, Anika menemukan sebuah rumah di kawasan Kaliurang. Rumah yang berada di seberang sebuah resor itu menarik perhatiannya seketika. Meski beberapa orang menghalanginya untuk menyewa rumah itu, Anika tetap menandatangani kontrak sewa selama setahun. Dia butuh tempat tinggal untuk menyendiri. Namun ternyata, dia tidak seorang diri tinggal di rumah bernomor 8 itu. 

Saat membaca sekilas sinopsis novel ini, saya tahu bahwa salah satu topik yang akan diangkat dalam novel ini adalah KDRT (kekerasan dalam rumah tangga). Namun, saat membacanya ternyata isinya jauh lebih kompleks daripada itu. Menurutku, pada sampul novel ini seharusnya ada trigger warning. 

Di dalam novel ini ada beberapa tokoh perempuan yang bisa dijumpai. Selain Anika, ada Rere (sahabat kuliah Anika yang tinggal di Yogyakarta), Rukmini (nenek Anika yang dipanggilnya Enin), Santi (bibi Anika), Kiran (sahabat baru yang dijumpainya di Jogja), dan juga Lastri (penghuni tak kasat mata di rumah no.8). Ada kesamaan yang dialami oleh perempuan-perempuan tersebut. Mereka mengalami trauma lintas generasi. Tidak dianggap ada, kebebasan yang terkekang, tumbuh tanpa rasa cinta, menganggap diri tidak pantas bahagia adalah beberapa trauma yang dialami oleh mereka. 

Saat masih sangat muda, kita melihat orang tua bagai melihat Tuhan. Semua yang mereka lakukan tampak seperti kebenaran, dan menjadi tolak ukur bagaimana kita melihat diri sendiri dan dunia. (hlmn. 160)

Bukan hal baru baginya bahwa perempuan seringkali diukur keluhuran budinya dari bagaimana ia mampu mematuhi orang-orang yang dianggap punya otoritas terhadap hidupnya. (hlmn. 46)

Selain perempuan-perempuan di atas, trauma atas kekerasan dalam rumah tangga juga terjadi pada sosok laki-laki. Reza, suami Anika, tumbuh dengan kondisi serupa. Contoh perilaku yang dilihatnya dari ayahnya dan pengabaian oleh ibunya, membuat Reza meyakini bahwa dia bisa melakukan apa saja atas orang yang menjadi miliknya. Bertolak belakang dengan Reza, ada tokoh Ibnu (salah satu penyintas KDRT yang dijumpai Anika dalam sesi konseling di komunitas Nyala Diri) yang mengalami kekerasan secara verbal dan mental oleh mantan istrinya. Meski dianggap cemen oleh lingkungannya, Ibnu mampu memutuskan trauma itu dengan membuka diri dan menyembuhkan dirinya terlebih dahulu. 

Satu hal lain yang menarik perhatian saya adalah pemilihan angka 8 di dalam novel ini. Katanya angka 8 itu membawa hoki. Tapi di dalam novel ini, ada dua rumah bernomor 8 yang menjadi tempat kejadian perkara penyebab trauma. Selain itu angka 8 yang menyerupai lambang infinity menyiratkan sesuatu yang terjadi terus menerus, yaitu trauma lintas generasi.

Novel ini saya rekomendasikan untuk dibaca oleh perempuan dan laki-laki. Terutama yang akan dan sedang berada di dalam sebuah hubungan. Juga bagi mereka yang pernah mengalami trauma lintas generasi. Seperti kata seorang pakar biomolekuler di IG, trauma ini akan meninggalkan perubahan di dalam diri kita dan bisa diturunkan secara epigenetik. It didin't start with you, but it can end with you.


Perempuan di Rumah No. 8
Mutiarini
320 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Maret, 2024