~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

Showing posts with label Sourcebook Cassablanca. Show all posts
Showing posts with label Sourcebook Cassablanca. Show all posts

#361 A Little on the Wild Side


Judul Buku : A Little on the Wild Side (Wild Thing #3)
Penulis : Robin Kaye
Halaman : 387 
Penerbit : Sourcebooks Cassablanca

Akhirnya lanjutan serial Wild Things terbit juga. Setelah si kembar Hunter dan Fisher, giliran Trapper sang kakak yang dapat giliran dalam buku #3 ini. Saya sudah agak lupa bagaimana pertemuan pertama kali antara Trapper dan Bianca, mungkin ada di buku sebelumnya. Tapi yang pasti kedekatan mereka berdua mulai terjalin sejak pernikahan antara Hunter dan Toni. 

#114 Call Me Wild


Judul Buku : Call Me Wild
Penulis : Robin Kaye
Halaman : 352 (ebook)
Penerbit : Sourcebook Cassblanca

Well... sejak membaca serial Domestic God yang sudah pernah saya review sebelumnya, saya jadi fans-nyaRobin Kaye. Not mention that she continue this series with Wild Thing series. Di serial Wil Thing kita akan bertemu dengan sepupu-sepupu Ben yang memiliki nama aneh: Trapper, Hunter, Fisher dan Karma. Sayangnya saya masih menemukan buku #2 dari serial Wild Thing ini terlebih dahulu. Jadinya saya "berkenalan" dengan Fisher Kincaid, salah satu dari sepupu kembar Ben. Kembarannya, Hunter Kincaid diceritakan di buku #1, Wild Thing.

Fisher Kincaid adalah seorang dokter orthopedist di dareah Biose, Idaho. Sejak saudara kembarnya Hunter menikah, Fisher tidak pernah terlihat bersama seorang wanita. Di samping jadwal kerjanya yang padat di rumah sakit, dia sepertinya tidak tertarik pada wanita manapun. Tetapi sejak pertama kali dia melihat Jessica James, dia tahu kalau dia menyukai gadis itu.

Jessica a.k.a Jessie adalah seorang reporter olahraga. Dengan postur tubuhnya yang "kekar", dia selalu merasa aman berada di antara para olahragawan. Tetapi ketika dia dipecat dari pekerjaannya, Jessie mulai mencoba menghidupi dirinya dengan menulis novel romance. Sayangnya, yang menjadi kendala adalah dia tidak percaya pada romance-thing. Baginya tidak ada cinta, yang ada hanya nafsu dan seks.Singkat cerita, dia membuat perjanjian dengan Fisher bahwa Fisher akan menjadi rekannya dalam melakukan research tentang romance. Dari sini sudah bisa ditebak dong... Perjanjian tinggal perjanjian ketika Fisher menyadari dia jatuh cinta pada Jessie. Ketika dia mengungkapkan perasaannya pada Jessie, Jessie berusaha meyakinkan bahwa hal itu adalah kesalahan.

Yang saya sukai dari novel ini adalah humor yang selalu ada hampir di setiap halamannya. Dan ohya, kebiasaan para pria di Domestic Gods yang super ahli dalam urusan bersih-bersih rumah dan memasak masih berlanjut di serial ini. Tapi saya tidak bosan, karena kisah setiap pasangan pasti berbeda. Dan tentu saja brotherhood di dalam buku ini sangat terasa. Salah satu adegan lucu dalam buku ini adalah ketika fisher mengalami kecelakaan dan luka di bagian kepala yang menyebabkan dia harus bedrest, Hunter (kembarannya) merasakan ada yang tidak beres pada Fisher. Jadi dia mengumpulkan semua saudaranya, Trapper, Karma dan Ben (tidak ketinggalan Gramps Joe dan Kate Kincaid) untuk datang ke rumah Fisher, hanya untuk mendapatkan Fisher sedang di tempat tidur berdua dengan Jessie. *cough* Di buku ini Fisher juga menjelaskan mengapa mereka mendapatkan nama aneh. Yang pasti nama mereka ada hubungannya dengan pekerjaan ayah mereka ketika mereka lahir. Kecuali Karma, nama itu diberikan ibunya karena pada saat dia akan melahirkan Karma, ayahnya justru meninggalkannya.

Ohya, masih ingat dengan Gina, istri Ben, yang berusaha mencari adik angkatnya? Di akhir buku ini ada sedikit petunjuk mengenai keberadaan adiknya itu. Haha... dunia memang sempit di serial ini :)



#112 Yours For The Taking


Judul Buku : Yours For The Taking
Penulis : Robin Kaye
Halaman : 384 (ebook)
Penerbit : Sourcebook

Ben Walsh harus segera menikah. Itu adalah syarat yang diberikan oleh kakeknya, Joe Walsh, agar Ben mendapatkan warisannya berupa ranch yang merupakan tempat tinggalnya semasa kecil, saat kedua orang tuanya masih ada. Ranch itu adalah satu-satunya kenangan yang dia punya punya, dan Ben harus mendapatkannya. Dan wanita yang akan dia nikahi adalah Gina Reyez. Gina adalah kandidat sempurna. Wanita itu tidak pernah mau terlibat dalam komitmen pernikahan. Jadi Ben menawarkan perjanjian bisnis dengannya. Dia akan memberikan apapun yang diinginkan Gina, asalkan mereka menikah, dan mungkin setahun dua tahun berikutnya mereka bisa bercerai.

Gina Reyez memiliki masa lalu yang suram. Ibunya pemabuk, dan ayahnya pencandu narkoba. Ayahnya bahkan tega menjual adiknya, Rafael demi mendapatkan narkoba. Gina kecil berusaha mempertahankan Tina, agar tidak direbut ayahnya. Mereka berdua berusaha hidup hari demi hari. Gina menjadi sangat protektif terhadap Tina, bahkan hingga Tina menikah. Perjanjian bisnisnya dengan Ben membuatnya akan mendapatkan banyak uang untuk membeli rumah bagi Tina dan Sam, suaminya; rumah baginya dan menyewa detektif pribadi untuk mencari adiknya yang hilang.

Pernikahan pun berlangsung dengan Rosalie serta Rich Ronaldi menjadi saksi mereka. Satu hal lagi yang membuat Gina yakin untuk menikahi Ben, adalah karena Ben seorang gay. Setidaknya dia tidak perlu tidur dengan Ben. Gina pun mendapatkan rumah besar 5 lantai dan sejumlah uang setiap bulannya. Gina tinggal di rumah tersebut, sementara Ben tinggal di apartemennya. Masalah muncul ketika Joe Walsh tiba-tiba muncul di rumah Gina dan menginap di sana. Ben dan Gina harus bersandiwara dan terpaksa tidur seranjang. Parahnya lagi, Joe memaksa Gina untuk ikut ke Idaho, tempat asal Ben, untuk berbulan madu di sana.

Apa yang terjadi di Idaho lebih seru, lucu sekaligus romantis. Yang seru adalah ketika Gina harus bertemu dengan kerabat Ben, Trapper, Hunter, Fisher dan Karma (nama-namanya lucu ya... :D ). Yang lucu ketika Gina membuktikan bahwa Ben bukan gay, dan tentu saja ada banyak romantisme (dan ehm...adegan kipas) selanjutnya. Sewaktu keduanya sudah mulai dekat, Joe Walsh membuat "ulah" dengan mewariskan ranch kepada Gina. Ben sangat marah, apalagi ketika menerima telepon dari seorang detektif yang mencari Gina dan mengabarkan kalau saat ini dia sedang menyelidiki sebidang tanah. Ben menganggap Gina sudah mengincar ranch itu sejak awal dan hanya memanfaatkan Ben untuk mendapatkan lebih banyak uang.

Domestic Gods #4 ini agak berbeda dengan tiga buku sebelumnya. Kali ini settingnya bukan di apartemen Rosalie (walaupun Gina sempat tinggal di tempat itu) dan tidak ada pasangan Henry-Wayne, restoran D'Nicola serta Aunt Rose. Sebagai gantinya, ada sepupu-sepupu Ben yang solid dan kompak dan ranch yang sangat indah. Tentu saja Ben adalah salah satu Domestic Gods yang bisa memasak, membersihkan rumah serta hot di ranjang.

Buku #4 ini merupakan serial terakhir dari Domestic Gods, tapi juga menjadi pengantar ke serial karya Robin Kaye berikutnya, Wild Thing. Dan sepertinya serial Wild Thing ini tidak kalah seru dengan Domestic Gods. :)



#111 Breakfast In Bed


Judul Buku : Breakfast In Bad
Penulis : Robin Kaye
Halaman : 361 (ebook)
Penerbit : Sourcebook

Breakfast in Bed adalah buku #3 dari serial Domestic Gods oleh Robin Kaye. Kali ini ada kisah cinta antara Becca (sahabat Anabelle sekaligus adik tiri Mike di Too Hot To Handle) dan Richie Ronaldi (kakak dari Anabelle dan Rosalie, sekaligus teman baik Nick Romeo di Romeo, Romeo). Sedikit banyak mereka sudah ada di dua buku sebelumnya, jadi kalau mau tahu dengan jelas, saya menyarankan membaca series ini secara berurutan.

Rebecca Larsen terlahir dari keluarga yang kaya raya. Sayangnya, keluarganya tidak harmonis karena ibunya yang hanya mengejar status sosial. Berangkat dari pengalaman pahit yang diperolehnya di keluarga, Becca menjadi sangat anti pada orang-orang yang memandang dia berdasarkan harta dan nama besar keluarganya. Untungnya dia memiliki bakat yang sangat bagus di bidang seni, terutama membuat patung dan lukisan. Saat mengambil sekolah jurusan seni dia bertemu dengan Anabelle Ronaldi. Siapa sangka, pertemuannya dengan Anabelle membuatnya bertemu dengan saudara tirinya Mike Flynn yang tidak lain adalah kekasih Anabelle. Mike Flynn sendiri lahir lebih dahulu daripada Becca. Ketika Mike "ditemukan" otomatis warisan keluarga berpindah dari tangan Becca ke Mike. Walaupun Mike tidak sepenuhnya memanfaatkan warisan tersebut. Tetapi teman-teman dari kalangan elite memandang sebelah mata pada Becca karena menjadi "miskin" mendadak (sebenarnya ga miskin juga sih, dia masih dapat warisan juga).

Dari warisan yang mereka peroleh itu, Mike dan Becca merenovasi sebuah rumah menjadi 4 tingkat. Dimana tingkat 1 dan 2 ditempati oleh Mike dan Anabelle, sementara tingkat 3 dan 4 untuk Becca dan studionya. Sementara renovasi berjalan, Anabelle meminjamkan apartemennya kepada Becca. Sayangnya ada kesalahpahaman. Apartemen yang tadinya milik Rosalie (sebelum dipakai oleh Anabelle) oleh Rosalie diserahkan pada Rich, mengingat Rich membutuhkan tempat tinggal setelah pindah dari Colombia ke Brooklyn. Jadilah Becca dan Rich "berebut" apartemen, sampai mereka menemukan kesepakatan.

Rich baru saja diputuskan oleh Gina, pacarnya (sahabat Rosalie). Gina menganggap Rich tidak bisa menjalin hubungan jangka panjang, karena Rich anak manja yang tidak bisa berbuat apa-apa terlebih dalam urusan rumah tangga. Untuk mendapatkan perhatian Gina kembali, Rich meminta Becca untuk melatihnya menjadi domestic god. Well, jika Nick dan Mike sudah ahli dari awalnya, Rich ini benar-benar tidak tahu urusan dapur dan bersih-bersih rumah. Rich tidak tahu menyetrika, memasak, bahkan mencuci pakaian menggunakan mesin cuci. Becca bersedia menjadi pelatih dengan syarat dia boleh tinggal di apartemen itu sampai rumahnya beres.

Ternyata ketika Rich mulai ahli, Gina tetap tidak mau menerima dia. Padahal Rich butuh pendamping untuk hadir dalam pesta yang diadakan oleh fakultas tempatnya mengajar (Rich adalah professor psikologi) untuk memperlihatkan bahwa dia adalah pria mapan dan berkomitmen. Berhubung Gina tidak bisa, Becca diminta untuk menjadi pasangannya ke pesta tersebut. Di pesta, Becca bertemu dengan Emily Stewart, istri dari dekan tempat Rich mengajar. Mengetahui bahwa Becca adalah seniman, Emily ingin melihat hasil karya Becca dan jika memungkinkan akan memperkenalkan Becca pada beberapa galeri yang dikenalnya. Becca melihat kesempatan ini sebagai ajang untuk membuktikan dirinya. Hanya dirinya, tanpa embel-embel nama besar keluarganya.

Karena tinggalnya seapartemen, tentunya tidak sulit bagi Rich dan Becca untuk saling menyukai satu sama lain. Tapi Becca adalah orang yang tidak percaya begitu saja pada orang lain. Termasuk ketika Rich bilang "i love you" padanya. Dia merasa ada sesuatu yang membuat Rich mengeluarkan kata keramat itu. Becca tidak yakin Rich benar-benar cinta sama dia. Mungkin saja Rich hanya mengejar kekayaan keluarganya. Dugaan Becca terbukti ketika dalam satu acara makan malam, Becca mengetahui bahwa Rich baru saja dipromosikan menjadi pengajar tetap dan dengan hubungannya bersama Becca dan nama besar ayah Becca, Rich bisa sukses dalam karirnya.

Membaca serial Domestic Gods ini membuat saya tersenyum, tertawa, bahkan melted dengan romantisme antara tokoh-tokohnya. Bukan saja karena kisah cinta dan dialognya yang lucu menyegarkan, tapi ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari serial ini. Salah satunya adalah seperti quote yang saya dapat dari buku Breakfast in Bed :

“Trust and respect are more important than love in a relationship because no love will last without equal amounts of respect and trust.”

Ada kesamaan dari tiga buku pertama dalam serial ini. Yang pertama, apartemen yang menjadi tempat tinggal (bahkan saksi "jadiannnya") para tokoh. Berhubung apartemennya dipindah-tangankan antar saudara ya ga heran juga sih... Yang kedua, ada satu restoran Italia bernama D'Nicola tempat "pelarian" para pria Domestic Gods ini jika mendapati masalah. Restoran ini dikelola oleh seorang Vinny D'Nicola, pria Italia, kerabat Nick, Mike dan Rich yang juga membantu mereka memecahkan masalah dan memberi nasehat-nasehat untuk ketiga pria ini. Yang keempat, di atas apertemen "andalan" itu tinggal Henry dan Wayne, yang selalu siap membantu kapanpun penghuni apartemen bawah memerlukan bantuan atau sekedar teman curhat. Yang kelima,  Aunt Rose, bibi dari Ronaldi bersaudara yang "dicurigai" memiliki kemampuan meramal. Soalnya beliau selalu tahu apa yang akan terjadi pada keponakannya :) Yang keenam, walaupun tergolong dalam alpha-male, ketiga pria ini tidak segan meminta tolong satu sama lain jika ada yang terlibat masalah.

Saya jadi penasaran dengan buku keempat, yang tokohnya bukan lagi keluarga Ronaldi. Kira-kira ada ga ya dari enam hal di atas yang "nyangkut" di tokoh dalam Yours for the Taking? :)



#109 Too Hot To Handle


Judul Buku : Too Hot To Handle
Penulis : Robin Kaye
Halaman : 405
Penerbit : Sourcebook

Let's meet The Domestic God #2, Dr. Mike Flynn. Selain pintar memasak, jago bersih-bersih rumah, dia juga pastinya hot untuk urusan "domestik" lainnya. Lahir sebagai anak tanpa kehadiran ayah, Mike diasuh oleh ibunya dalam kedisiplinan, super hemat, dan bisa diandalkan. Ayahnya meninggalkan ibunya (yang saat itu sedang bertunangan) demi seorang wanita kaya. Yang menyakitkan adalah pernikahan ayahnya itu diketahui lewat pengumuman di surat kabar. Colleen, ibu Mike, yang saat itu sedang mengandung diusir oleh keluarganya dan pergi ke Irlandia. Mike lahir di Irlandia dan tinggal selama 3 tahun kemudian kembali ke Brooklyn. Dengan susah payah dan hanya bergantung pada beasiswa, Mike berhasil menjadi seorang pulmonologist. Bahkan ketika menjadi seorang dokter ahli, kehidupan Mike tetap memiliki tunggakan biaya sekolah. Tidak heran jika Mike tetap hidup hemat dan kerja keras.

Di pesta pernikahan Nick Romeo, sahabatnya, dia bertemu dengan seorang gadis yang tidak lain adalah adik mempelai wanita Rosalie Ronaldi (kisah Nick dan Rosalie dapat dibaca di Romeo Romeo). Anabelle Ronaldi sangat terkejut melihat Mike yang sangat mirip dengan mantan kekasihnya, Chip Larsen. Chip sendiri sudah meninggal beberapa tahun yang lalu karena kanker. Chip menolak menerima pengobatan. Walaupun Anabelle tahu Chip tidak mau berjuang (setidaknya untuk cinta mereka), Anabelle selalu mendampinginya hingga Chip meninggal. Setelah Chip meninggal, Anabelle ditunangkan oleh ibunya dengan seorang pria, yang pada akhirnya mengkhianatinya seminggu menjelang pernikahannya. Untungnya ada Nick dan Rosalie yang "menggunakan" semua persiapan yang sudah dilakukan untuk pernikahannya.

Saking shock-nya melihat Mike, Anabelle tidak sadar sudah banyak minum dan akhirnya menjadi mabuk. Ketika dia berhasil menangkap buket bunga dari Rosalie, dan Mike mendapatkan galter dari Nick, Anabelle mendapatkan dirinya bangun keesokan harinya tanpa busana di samping Mike. Kejadian satu malam itu cukup untuk membuat Mike dan Anabelle tertarik satu sama lain. Hubungan mereka berlanjut dengan didasarkan atas kebutuhan fisik. Apalagi ketika Anabelle mengalami cedera pada kakinya, sebagai dokter Mike punya alasan untuk lebih sering mengunjungi Anabelle. Mike kemudian menyadari bahwa dia mencintai Anabelle dan ingin menikahinya. Sementara Anabelle yang hatinya masih terluka karena Chip belum siap menikah.

Masalah muncul ketika Becca, sahabatnya (yang tidak lain adalah kembaran Chip) menemukan fakta bahwa Mike adalah saudara tirinya. Tidak heran jika Mike sangat mirip dengan Chip. Anabelle sendiri akhirnya mengetahui fakta itu dari ibu Mike, ketika tanpa sengaja Colleen menyebutkan nama ayah Mike sebagai seorang dokter cardiologist terkenal dan sangat kaya, yang tidak lain adalah ayah mantan kekasihnya. Anabelle pernah mengalami masa-masa pahit saat mendampingi Chip, ketika dia dituduh oleh ayah Chip bahwa dia hanya menginginkan uang dengan menjadi kekasih Chip. Anabelle tidak mau lagi berada dalam situasi tersebut. Harga dirinya sudah cukup terluka di masa lalu. Ketika Mike mengetahui fakta itu, dia langsung sadar bahwa Anabelle tidak mencintainya. Dia mau menjalin hubungan dengannya hanya karena dia mirip dengan Chip. Sayangnya, fakta itu didapatkannya sesaat sebelum dia mau melamar Anabelle.

Saya lebih menyukai serial Domestic Gods buku #2 ini dibandingkan dengan kisah Nick dan Rosalie dalam Romeo Romeo. Saya suka dengan tokoh Mike yang berjuang untuk dirinya, ibunya, dan cintanya. Tidak jarang Mike rela menghabiskan uangnya demi Anabelle, walaupun dia sendiri harus berpikir keras mengenai kondisi keuangannya. Bahkan ketika dia ingin menikahi Anabelle, Mike tidak segan untuk berusaha mencari pekerjaan lain demi kehidupannya dengan Anabelle kelak. Di samping itu, dialog-dialog dalam buku ini menyegarkan, cerdas, lucu, tapi romantis. Robin Kaye bisa menjadi salah satu penulis cerita romantic-comedy favorit saya. Tidak sabar ingin membaca kisah Rich Ronaldi dan Becca Larson di buku #3, Breakfast in Bed.



#98 Romeo, Romeo


Judul Buku : Romeo, Romeo (Domestic God #1)
Penulis : Robin Kaye
Halaman : 402 (e-book)
Penerbit : Sourcebooks Casablanca

Dominick "Nick" Romeo adalah seorang pengusaha automotif yang merupakan fantasi setiap wanita. Tinggi, tampan, kaya, dan *ehm.. hebat di ranjang. Sayangnya dia sama sekali tidak mau terikat dalam pernikahan. Setiap kekasihnya yang mulai menyinggung soal pernikahan, akan ditinggalkannya. Suatu waktu, tanpa sengaja dia bertemu seorang wanita yang sedang menendang ban mobilnya yang kempes di tepi jalan. Nick memberikan pertolongan dengan mengantar wanita itu ke rumahnya dan membawa kendaraan wanita itu ke bengkel perusahaannya. Wanita ini, Rosalie "Lee" Ronaldi cantik, wanita karir yang seperti halnya Nick, juga tidak mau berumah tangga walaupun sudah didesak oleh orang tuanya.

Rosalie ternyata adalah adik dari teman lama Nick, Richie Ronaldi. Di masa lalu, akibat kenakalan remaja mereka berdua dimasukkan ke dalam penjara. Richie sempat dibebaskan oleh orang tuanya, sementara Nick yang tidak memiliki ayah harus menjalani masa hukumannya. Nick sendiri merasa takut berhadapan dengan keluarga Ronaldi, karena merasa keluarga Ronaldi tidak menyukainya akibat pertemanan dengan Richie yang berbuntut tidak baik. Pada saat berkenalan dengan Rosalie, Nick tidak jujur mengenai siapa dirinya. Rosalie hanya mengenalnya sebagai Nick, seorang mekanik di perusahaan Romeo.

Perkenalan Nick dan Rosalie berlanjut menjadi hubungan tanpa ikatan. Tapi kenyataannya mereka berdua saling tertarik dan saling membutuhkan. Ketika Rosalie jatuh sakit, Nick yang merawat, membersihkan rumahnya yang sangat berantakan (yah.. Rosalie memang orangnya ga rapi dan ga suka beberes rumah), memberi makan anjingnya, dan memasakkan makanan untuknya. Wajarlah kalau Nick diberi gelar Domestic God :)

Masalah kemudian timbul ketika Nick mengetahui bahwa Rosalie bekerja untuk Premiers Motors untuk memulihkan keuangan perusahaan tersebut. Sementara Nick berusaha bagaimana supaya perusahaan itu bangkrut dan bisa dibelinya karena Premiers Motors itu adalah agen kendaraan Ferrari yang diidam-idamkan Nick sejak kecil. Nick menutupi kenyataan itu dari Rosalie sebagaimana dia menutupi banyak fakta lainnya. Apakah Nick bisa jujur pada Rosalie saat dia merasakan ketergantungan akan kehadiran Rosalie semakin besar?

Buku pertama dari serial Domestic God ini sebenarnya sudah diterjemahkan oleh Elex Media dengan judul yang sama. Ceritanya sendiri ringan dan lucu. Ide ceritanya juga tidak umum, dimana ada kelebihan "bisa ngurus rumah" di karakter cowoknya. Soal cover, saya lebih suka cover aslinya yang lebih yummi. Ohya, buku ini jangan dibaca pas puasa ya.. habis berbuka aja. Ada adegan kipasnya walaupun ga sampai perlu pakai AC 



PS. Postingan untuk Name In A Book Challenge 2012