~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

Showing posts with label Translated. Show all posts
Showing posts with label Translated. Show all posts

#668 Yolk

 


Jayne (Ji Young Baek) dan June (Ji Hyun Baek) adalah dua orang bersaudara keturuan Korea yang tinggal di New York. June sang kakak memiliki karir cemerlang di bidang finansial, hidupnya mapan, tinggal di apartemen luas dengan segala kenyamanannya. Sedangkan Jayne, si adik, adalah mahasiswi di kampus mode, tinggal di apartemen sempit bersama seorang pria, dan hidupnya seakan penuh masalah. Keduanya seperti dua kutub yang bertolak belakang. Jayne menghindari June, sementara June juga seakan tidak mempedulikan Jayne. Hingga suatu hari June memberikan kabar kepada Jayne bahwa dirinya menderita kanker rahim. Jayne sangat terkejut, dan tidak bisa membayangkan kakaknya mati.

Novel Yolk ini diceritakan dari POV Jayne. Selama membaca kisah Jayne, gambaran betapa kacaunya hidup Jayne benar terasa. Dia memiliki gangguan makan yang disimpannya seorang diri. Dia tinggal dengan seorang pria dengan hubungan tanpa status. Jayne bahkan digambarkan sebagai seseorang yang bisa dengan mudah mendekati pria. Jujur saja, sampai dua per tiga novel ini, saya masih sulit menaruh simpati pada karakter Jayne. Namun ketika Jayne mulai menceritakan masa lalunya, bagaimana hubungannya dengan ibunya dan kakak perempuannya, saya mulai memahami kehidupan Jayne yang sangat merindukan pengakuan.

Hal yang menarik di dalam novel ini adalah bagaimana June dan Jayne berinteraksi. Dari luar kelihatannya mereka seperti dua kutub yang berseberangan. Namun sebenarnya, mereka saling melindungi dan menjaga. Keduanya bisa tahu apa yang paling dibutuhkan oleh saudara perempuannya, dan memberikan solusi meski diawali dengan perdebatan atau pertengkaran.

Selain hubungan antar manusia, dalam novel ini juga disinggung tentang berbagai isu kesehatan mental. Mulai dari gangguan makan, penolakan oleh orang yang disayang, dan depresi pasca kehilangan anak. Jayne, June dan Ibunya masing-masing memiliki trauma di masa lalu yang terbawa dalam kehidupan mereka. Ada juga masalah asuransi kesehatan yang membuat June melakukan perbuatan yang berakibat fatal bagi masa depan Jayne.

Saya sempat bertanya, mengapa judul novel ini adalah Yolk? Jika diartikan secara harafiah, yolk adalah kuning telur. Warna kuning mencolok dengan dua buah kuning telur pada sampulnya membuat pembaca lebih penasaran. Setelah menyelesaikan membaca novel ini, saya mencoba memahami makna yolk sebagai inti dari kehidupan seorang perempuan. Hanya perempuan/betina yang memiliki yolk. Bisa jadi berkaitan dengan persoalan fertilitas yang dialami June. Atau bisa juga bermakna sesuatu yang tersimpan di dalam. Baik Jayne, June, maupun ibunya punya persoalan yang hanya mereka masing-masing bisa merasakannya, sekaligus saling terkoneksi diantara ketiganya.


Yolk
Mary H. K. Choi
432 halaman
Elex Media Komputindo
Desember 2025




#667 Silent Parade


Yukawa Manabu, sang Detektif Galileo, baru saja kembali dari Amerika. Dia mendapati teman baiknya, Kusanagi, sedang menghadapi kasus yang membuatnya frustasi. Kasus ini adalah tentang seorang gadis populer yang menghilang tiga tahun yang lalu, kini ditemukan di dalam sebuah rumah yang terbakar. Hasil penyelidikan kepolisian mengarah pada seseorang bernama Hasunuma Kanichi. Namun, karena kekurangan bukti, si pembunuh ini akhirnya dilepaskan. Yang membuat Kusanagi frustasi adalah kejadian ini kali kedua Hasunuma dibebaskan dari tuduhan pembunuhan karena kekurangan bukti.

Bebasnya si pembunuh membuat banyak pihak yang mengenal Namiki Saori, gadis populer itu, menjadi sangat kecewa. Selain keluarganya, ada beberapa orang yang dekat dengan Saori, termasuk Niikura Naoki, seorang pemusik yang kemudian menjadi produser yang ingin mengorbitkan Saori. Kehilangan Saori saat dirinya sedang mempersiapkan debut anak emasnya itu, membuat Niikura Naoki menjadi kehilangan semangat hidup. Ketika dia tahu beberapa orang merencanakan untuk memberi pelajaran kepada Hasunuma, dia tak ingin ketinggalan.

Di novel ini, Detektif Galileo lebih berperan sebagai "konsultan" bagi temannya di kepolisian. Berhubung dia memiliki proyek di dekat tempat kejadian, dia bisa dengan leluasa mendapatkan informasi dengan berkunjung ke restoran keluarga Namiki. Ketika penyelidikan kematian si pembunuh dianggap mencapai final, ternyata masih ada kebenaran yang harus diungkap oleh sang Detektif.

Membaca novel ini seperti biasa harus sabar dan teliti, karena alurnya termasuk lambat. Semuanya disampaikan secara detail, bahkan ada perpindahan POV yang terjadi secara tiba-tiba dengan maksud ingin memperjelas kasus yang dihadapi dari sudut pandang yang berbeda. Namun saya cukup puas dengan ceritanya. Ohya, setelah mencari tahu, novel ini sudah diadaptasi menjadi sebuah film dengan judul sama di tahun 2022.


Silent Parade - Parade Senyap
Keigo Higashino
512 halaman
Gramedia Pustaka Utama
September, 2025




 

#661 Sometimes I Lie



Amber tidak sadarkan diri di rumah sakit. Dirinya baru mengalami kecelakaan yang menyebabkan dirinya terlempar keluar dari mobil menembus kaca depan. Suaminya tidak dapat dihubungi sehingga dia melewati satu malam tanpa keluarga. Dia tidak dapat mengingat apa yang terjadi, tapi yang pasti itu berhubungan dengan suaminya. Apalagi ketika polisi mengatakan ada luka lama di tubuhnya yang diperolehnya bukan karena kecelakaan. Amber ingin penjelasan tapi dia tidak bisa berkata-kata.
Scene-nya lalu berubah ke beberapa hari sebelum kejadian. Dia sedang berada di kantornya di sebuah stasiun radio. Atasannya Madeline sekali lagi membuatnya kesal, namun dia tidak bisa berbuat apa-apa. Madeline adalah jiwa dari Coffee Morning, acara yang dipandunya bersama Madeline. Ketika Matthew mengingatkan dirinya akan kontraknya yang hampir berakhir, Amber tahu dia harus berbuat sesuatu pada Madeline.

Ada tiga timeline dalam novel ini. Yang pertama setelah kejadian kecelakaan Amber, yang kedua sebelum kecelakaan Amber, dan yang ketiga adalah ketika Amber berusia 10-11 tahun. Bagian ketiga ini dikisahkan lewat tulisan diary. Perlahan-lahan pembaca diajak untuk mengetahui siapa Amber, hubungannya dengan suaminya Paul, konfliknya dengan Madeline, kecurigaannya kepada saudaranya Claire, lalu juga kisah masa lalunya dengan seorang dokter bernama Edward. Tulisan di dary juga mengungkap masa lalu yang tidak baik-baik saja. Mendekati akhir, mulailah bermunculan plot twist yang membuat terpana, dan nggak hanya satu plot twist saja.

Meskipun narasi di awal agak panjang dan sedikit membosankan (saya sempat jeda beberapa hari lalu melanjutkan membaca lagi dan selesai dalam semalam). Tapi percayalah akhirnya di luar dugaan. Kata kuncinya ada di judulnya sih... "Sometimes I Lie". Membuat saya bertanya-tanya bagian mana di dalam novel ini yang bohong.
 

Sometimes I Lie
Alice Feeney
396 halaman
Noura Books
Januari, 2019

#651 Tragedi Pedang Keadilan



Nagamine Ema pergi menonton festival musim panas, namun dia tidak pernah pulang. Beberapa hari kemudian, mayatnya ditemukan di sungai. Nagamine Shigeki, ayahnya, yang selama ini hanya hidup berdua dengan Ema meratapi kehilangan putrinya dan hanya bisa menunggu proses penyelidikan. Suatu hari Nagamine menerima telepon dari seseorang yang memberikan informasi tentang pelaku pembunuhan anaknya.

Nagamine mengikuti informasi yang diberikan dan menemukan bahwa anaknya tidak hanya dibunuh. Dua pemuda di bawah umur memperkosa anaknya dan merekam kegiatan bejat mereka dalam sebuah video. Saat Nagamine masih syok dengan video itu, Atsuya salah satu pelaku datang. Diliputi emosi dan kemarahan, Nagamine membunuh Atsuya. Nagamine memutuskan untuk membalas dendam kepada pelaku lainnya yang sedang melarikan diri.

Ayah korban pembunuhan kini menjadi pelaku pembunuhan. Nagamine tahu perbuatannya salah, dan dia akan menyerahkan diri setelah membunuh Kaiji, pemuda pelaku pembunuhan anaknya. Nagamine tidak bisa mempercayai sistem hukum untuk anak di bawah umur yang akan memberikan hukuman ringan bagi pelaku. Dia memutuskan menjadi hukum itu sendiri.

Kalau dilihat dari alur cerita, novel ini bukanlah novel misteri. Lebih ke suspense-thriller menurut saya. Pembaca tahu seluruh kejadian, siapa pelaku, gerak-gerik Nagamine yang berusaha balas dendam, juga semua pihak yang terlibat di dalamnya. Meski di akhir cerita, ada satu plot twist, tapi itu tidak mengejutkan.

Saat membaca buku ini, saya sedang menonton drama Korea berjudul Vigilante. Di drama itu, vigilante adalah orang/pihak yang bertindak menghakimi kejahatan karena tidak mempercayai sistem hukum yang berlaku. Nagamine juga seorang vigilante. Tindakannya bahkan menarik perhatian publik, dan banyak yang meminta polisi menghentikan pencarian terhadap Nagamine. Di sisi lain, polisi bertindak sebagai penjaga ketertiban di masyarakat, termasuk melindungi sistem hukum yang berlaku. Beberapa polisi dalam novel ini pun menunjukkan kegalauannya dalam menghadapi kasus Nagamine.
Pedang keadilan itu memang bermata dua.

Hal lain yang disoroti dalam novel ini adalah sikap orangtua. Ada dua kubu orangtua. Yang pertama adalah orangtua korban. Saat menghadapi anaknya terbunuh, kesabaran orangtua menghadapi sistem hukum yang lamban (dan belum tentu memuaskan) menjadi ujian terberat yang harus dihadapi dalam keadaan berduka. Kubu kedua adalah orangtua pelaku. Dalam novel ini, orangtua pelaku ada yang bersikap tak mau tahu, tetapi tetap meyakini anaknya tidak sepenuhnya bersalah, bahkan berusaha mencari pembenaran untuk anaknya. Bagaimanapun itu, semua orangtua dalam novel ini hanya ingin menunjukkan kasih sayang mereka pada anaknya.

Tragedi Pedang Keadilan
Keigo Higashino
464 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Januari, 2024


#650 My Not So Perfect Life


Semoga kehidupan kalian akan sesuai dengan foto-foto di Instagram kalian. —Sophie Kinsella

Belum lama ini netizen dikejutkan dengan berita gugat cerai pasangan selebritas yang selama ini jauh dari gosip keretakan rumah tangga. Macam-macam reaksi netizen menyeruak. Salah satunya  berhubungan dengan media sosial yang mengatakan bahwa feed Instagram tidak selamanya nyata bahagia. Media sosial merupakan kemajuan teknologi yang menjadi medium bagi setiap orang untuk lebih dekat dengan pikiran, perasaan, dan kehidupan orang lain. Sayangnya, media sosial tidak dirancang untuk menampilkan pribadi yang sesungguhnya. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa Instagram merupakan media sosial yang berpengaruh buruk bagi kesehatan mental. Tekanan untuk tampil sempurna setiap waktu secara daring benar-benar nyata.

Instagram memiliki penggalan kata ‘insta’ yang secara terminology berasal dari kata instant atau instan. Lebih lanjut, materi visual di Instagram diproduksi atau di-posting dengan cepat. Kenyataannya, setiap foto yang ditampilkan di Instagram mesti terkonsep, diambil berulang kali hingga diperoleh hasil foto terbaik, diberi filter, lalu di-posting menggunakan caption yang menggugah. Semua itu demi kesempurnaan. 

Kesempurnaan itulah yang dilakukan oleh tokoh Katie Brenner dalam My Not So Perfect Life karya Sophie Kinsella. Ia gadis desa dari Somerset yang mengubah namanya menjadi Cat Brenner semenjak berkarier di London. Untuk meyakinkan banyak orang—termasuk orang tuanya—bahwa berkarier di London adalah pilihan yang tepat, Katie menata Instagram-nya sedemikian rupa untuk menampilkan hidup sempurnanya. Tidak jarang, Katie menyambangi kafe-kafe mahal untuk berburu foto yang instagrammable, hanya sekadar mendapatkan komentar bahwa kehidupannya di London menyenangkan.

Banyak orang menggunakan filter atauapa pun di Instagram. Nah, filter  yang  kugunakan adalah “seperti inilah yang kuinginkan”. Suatu hari nanti hidupku akan sesuai dengan foto-foto Instagram-ku. (hlm. 73)

Jika pada beberapa novel chick lit sebelumnya, Sohie Kinsella fokus pada kisah percintaan antara pria dan wanita, novel My Not So Perfect Life ini mengutamakan hubungan antara Katie dengan atasannya, Demeter Farlowe, yang juga seorang wanita. Berbeda dengan Katie, Demeter memiliki semua yang diinginkan Katie dalam hidupnya. Pekerjaan, keluarga, kepribadian cool yang terpancar dari dirinya. Pakaiannya selalu berlabel merek ternama. Ia hanya menggunakan barang-barang yang autentik dan organik. Ruang kerja Demeter dipenuhi trofi penghargaan dan foto-fotobersama orang-orang penting. 
Setiap hari Katie mencari jalan untuk menunjukkan kemampuan dalam hal membuat branding kepada Demeter. Dia bahkan rela diminta melakukan hal remeh seperti mengecat akar rambut Demeter, demi kesempatan untuk lebih dekat dengan Demeter. Hingga suatu hari Katie dipecat oleh Demeter tanpa penjelasan. Katie terpaksa pulang kampung dan mengurusi usaha glamping milik keluarganya yang bernama Ansters Farm. Kesempatan untuk membalaskan sakit hatinya tiba saat Demeter bersama suami dan kedua orang anaknya tiba-tiba datang ke Ansters Farm untuk berlibur.  Saat itulah, Katie menyadari bahwa hidup Demeter tidak sepenuhnya sempurna. Demeter sepertinya mengalami gejala demensia, yang menyebabkan hidupnya serampangan. Suami dan kedua anaknya seakan tidak peduli dengan kesuksesannya, dan di atas semua itu Demeter juga terancam dipecat dari kantor. 

Tiap kali kau melihat sisi gemerlapan orang lain, ingatlah bahwa mereka pun memiliki kebenaran yang payah. (hlm. 406)

***

Chick lit merupakan genre novel yang (umumnya) ditulis oleh wanita dan membahas tentang isu-isu kotemporer yang dihadapi wanita usia dewasa, bagaimana ia mengatasi permasalahannya, dan menjalani kosekuensi dari pilihannya. Selama satu dekade terakhir, genre ini mengalami penurunan popularitas, karena dianggap hanya fokus pada masalah konsumerisme dan materialisme. Meski demikian pembaca tetap menyukai novel yang tokoh utamanya adalah seorang wanita dalam genre lainnya, misalnya dystopia atau paranormal romance. 

Salah satu penulis yang bertahan di genre chick lit adalah Sophie Kinsella, meskipun sempat mengeluarkan novel Young Adult di tahun 2016 berjudul Finding Aubrey. Kinsella mendapatkan gelar sebagai “the queen of chick lit” melalui serial terkenal : Shopaholic.  Beberapa novel stand-alone karyanya juga menjadi bestseller, karena karakter wanita tokoh utamanya terasa nyata. Kinsella menyebutkan bahwa dia berusaha menciptakan cerita yang lucu namun tetap membuat pembaca berpikir sambil terus membalik halaman novelnya. Kinsella selalu ingin memotivasi pembacanya lewat karakter wanita tokoh utama yang bisa menemukan dirinya sendiri di tengah kekacauan hidup. Seperti Katie Brenner, dalam My Not So Perfect Life. 

Novel ini terdiri atas dua bagian. Bagian pertama mengambil latar belakang kota London yang padat dan ramai. Pada bagian ini diceritakan upaya yang dilakukan Katie untuk mengejar citra wanita karier yang sempurna. Katie mencoba masuk dalam gaya hidup orang kota, agar bisa menyerupai dan dekat dengan Demeter.  

Pada bagian kedua, adalah kisah pasca pemecatan Katie dengan latar belakang Somerset, khususnya di Ansters Farm. Usaha glamping yang dibangun oleh Katie dan keluarganya dari nol mulai memberikan hasil yang diharapkan. Katie bisa memberikan bukti nyata kemampuannya dalam hal branding dan strategi pemasaran. Sebaliknya Demeter yang sudah memiliki karier sempurna di mata Katie, harus menerima kenyataan bahwa suami dan kedua anaknya mengabaikan dirinya. Demeter bahkan mendapatkan kabar buruk dirinya akan dipecat dari kantor. 

Katie dan Demeter ada dalam tahapan hidup yang berbeda, dengan masalah terpisah, dan tidak bisa memahami satu sama lain. Namun, saat keduanya berhenti untuk merekayasa hidup masing-masing, dan saling memahami, satu per satu masalah yang mereka hadapi dapat terurai. 

Upaya Kinsella memasukkan unsur media sosial dalam novel ini terhitung berhasil.  Pembaca yang akrab dengan media sosial, khususnya Instagram, akan merasakan langsung keterhubungan diri dengan karakter Katie. Beberapa kali Katie menghabiskan waktu untuk memandangi akun Instagram kawan-kawannya dan merasa iri dengan kehidupan mereka. Inilah fenomena yang terjadi di masyarakat dewasa ini:  Instagram envy, keinginan untuk memiliki kehidupan yang ditampilkan oleh orang lain di Instagram.

Kinsella menyadari pentingnya media sosial untuk berinteraksi dengan penggemarnya. Di dalam novel, diceritakan bahwa Katie membuat akun Instagram @mynotsoperfectlife, untuk menampilkan bahwa di dunia ini ada banyak orang yang memiliki kehidupan yang tidak sempurna. Sesungguhnya akun itu benar ada di Instragram dan dikelola langsung oleh Kinsella. Jika kamu ingin kehidupan tidak sempurna milikmu ditampilkan dalam feed Instagram tersebut, silakan menyertakan fotomu dengan tagar #mynotsoperfectlife.

* Tulisan ini pernah diterbitkan di Jurnal Ruang dengan judul Merekayasa Hidup Menjadi Sempurna.


My Not So Perfect Life - Hidupku Yang Tak Sempurna
Sophie Kinsella
432 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Februari, 2017


#649 Eleanor Oliphant Is Completely Fine

 


Eleanor Oliphant seorang wanita pekerja biasa. Dia memilih untuk hidup sesuai aturan, membatasi pergaulannya, dan hampir menjadi anti-sosial. Hingga suatu hari dia menemukan seorang musisi, dan memutuskan musisi itulah yang akan menjadi pasangan hidupnya.

Di suatu hari, komputer Eleanor di kantornya mengalami kerusakan, sehingga dia harus bertemu dengan Raymond, bagian IT kantor. Pertemuan selanjutnya dengan Raymond berujung ke kejadian yang melibatkan seorang pria tua bernama Sammy yang mengalami kecelakaan. Meski awalnya terasa canggung, Eleanor dan Raymond menjadi dekat dan berteman.

Awalnya saya agak tersendat membaca kisah Eleanor ini. Menurut saya pada awal-awal novel ini, Eleanor bukan seorang yang lovable. Cenderung ngeselin sih.. Tapi memang ada sesuatu yang "tidak pada tempatnya" pada hidup Eleanor. Makin ke belakang, saya jadi bisa memahami mengapa Eleanor seperti itu. Terutama setelah tokoh Mummy muncul.

Mengangkat isu mental health, novel ini serasa misteri yang dikupas perlahan. Pembaca diajak menyelami ke dalam diri Eleanor, membuka fakta-fakta sampai pada akhirnya, sebuah plot twist mengungkap segalanya.  Saya juga suka dengan hubungan Eleanor dan Raymond. Raymond tidak digambarkan sebagai sosok alpha man. Malah ada "kekacauan" di sana sini pada Raymond. Tapi bagaimana keduanya berinteraksi justru menyenangkan untuk diikuti.


Eleanor Oliphant is Completely Fine
Gail Honeyman
372 halaman
Bhuana Sastra
September, 2023



#647 Masked Ward


Hayamizu Shugo terpaksa menggantikan seniornya untuk jaga malam di RS Tadokoro. Sebenarnya dia juga dokter di tempat itu, tapi hanya sebagai sambilan sekali seminggu. RS Tadokoro adalah sebuah rumah sakit perawatan jangka panjang bagi pasien yang membutuhkan perawatan intensif terus menerus. Rumah sakit ini bahkan menerima pasien yang tidak memiliki keluarga atau kerabat. 

Seperti biasa di malam hari ada dua perawat yang bertugas yaitu Sasaki dan Higashino di masing-masing lantai 3 dan 4. Karena tidak ada yang membutuhkan jasa dokter, Shugo memutuskan untuk istirahat di ruang istirahat dokter. Namun belum lama dia beristirahat, dia mendapatkan telepon dari lantai 1, dimana dia menemukan seorang pasien perempuan luka tembak dan seorang pria yang memakai topeng badut dengan senjata di tangannya. Shugo harus menyelamatkan perempuan itu, di bawah ancaman senjata Si Badut.

Masked Ward adalah novel kedua dari Mikito Chinen yang saya baca. Pada novel Real face yang juga diterbitkan oleh Penerbit Haru, topik yang diangkat juga seputar dunia medis. Kali ini dengan drama penyanderaan di Rumah Sakit. Ternyata ada hal yang lebih besar yang ditemukan oleh Shogu di balik drama penyanderaan ini.

Alurnya cepat, dan juga page turner membuat novel ini bisa selesai dibaca dalam sehari. Misteri yang diungkap plus plot twist yang ada di akhir novel ini cukup membuat terpana.
 


Masked Ward
Chinen Mikito
288 halaman
Penerbit Haru
Januari 2024


#646 Lebih Putih Dariku



Seorang wanita bernama Canting menuliskan kisah sahabatnya, Isah. Isah terlahir dengan nama Piranti pada tahun 1850 di kampung para penjahit dalam lingkungan keraton Yogyakarta. Meski ibunya tidak mengatakannya secara langsung, Piranti mengetahui ayahnya adalah seorang bupati, namun keberadaannya dan ibunya tidak diakui oleh ayahnya. Sehari-harisebagai abdi dalem, ibunya membatik dan menjahit pakaian perempuan di dalam keraton. Piranti tumbuh bersama putri-putri keraton, tapi tentu saja tidak memiliki nasib yang sama dengan mereka. Seringkali Piranti harus mengalah kepada kawan sepermainannya, Karsinah dan Yatmi. Keduanya adalah putri keraton dan cucu Sultan. Misalnya, ketika Suko, monyet peliharaan Piranti harus diberikan kepada Karsinah. Karena kedudukan Karsinah lebih tinggi, maka dia memiliki hak lebih banyak dibandingkan Piranti, termasuk hak memiliki Suko.

Seperti hal-nya banyak perempuan Jawa di masa itu, ketika anak gadis menginjak usia 13 tahun, maka sudah selayaknya dia dinikahkan. Awalnya, Piranti mendengarkan bahwa Karsinah akan dinikahkan dengan seorang bangsawan. Tidak lama kemudian, Piranti pun mendengar kabar dirinya juga akan dijodohkan dengan seorang pria tua, dan Piranti akan menjadi istri kedua. Piranti menolak rencana itu, meski Ibunya tetap saja melangsungkan niatnya bersama seorang wanita mak comblang. Dalam upaya penolakannya dia lebih sering keluar dari keraton, dan akhirnya bertemu dengan seorang pria Belanda bernama Gey. Singkat cerita, Piranti pun menjadi nyai bagi Gey dan namanya berubah menjadi Isah. Piranti berpisah dari ibunya, dan memulai hidupnya sebagai seorang nyai.

Novel ini memang mengisahkan jalan hidup Piranti atau Isah. Tentang upayanya memerdekakan dirinya, tetapi akhirnya tetap terbelenggu oleh adat yang berlaku di masyarakat. Sebagai seorang nyai, dia tidak mendapatkan kedudukan apa-apa, kecuali Gey menikahinya. Namun, meski telah melahirkan dua anak perempuan, Gey tetap meninggalkannya untuk menikahi seorang wanita di negeri Belanda. Isah sekali lagi menunjukkan kekuatannya, mempertahankan anak-anaknya selama mungkin di sisinya. Meski akhirnya dia harus berkorban demi kehormatan yang bisa diraih oleh dua orang anak perempuannya. Di sisi lain, di dalam novel ini juga ada banyak simbolisme Jawa yang diutarakan oleh Isah lewat corak batiknya, perilaku-perilakunya sehari-hari, dan juga mimpi-mimpinya.

Saya sempat mengabaikan novel ini, namun menemukan semangat untuk membacanya lagi di awal tahun 2024. Dan memang semakin ke belakang, novel ini semakin menarik diikuti. Bagian paling menyedihkan buat saya adalah ketika Isah harus berpisah dengan kedua putrinya yang masih kecil. Kedua anaknya yang berkulit lebih putih dari Isah, bisa mendapatkan kesempatan untuk meraih posisi lebih tinggi di masyarakat. Novel ini benar-benar memukau tentang pencarian posisi, hasrat dan identitas di Hindia Belanda pada akhir abad ke-19.


Lebih Putih Dariku
Dido Michielsen
288 halaman
Marjin Kiri
Januari, 2022