~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

#553 Jasmerah : Pidato-Pidato Spektakuler Bung Karno Sepanjang Masa


Awal tahun ini dibuka dengan peristiwa razia buku di sebuah toko buku di Padang oleh oknum TNI. Mereka mencari buku PKI. Salah satu dari tiga buku yang disita adalah kumpulan pidato Bung Karno yang berjudul Jasmerah. Katanya buku yang disita baru akan dipelajari isinya. Belum lama, Jaksa Agung malah mengusulkan razia besar-besaran buku yang mengandung paham komunis. Kalau perlu perampasan buku perlu dilakukan. 

Mungkin beliau lupa, kalau seharusnya tidak ada lagi penyitaan buku tanpa melalui surat perintah pengadilan. Buku Jasmerah misalnya, diterbitkan oleh Penerbit Laksana (imprint dari DivaPress), memiliki ijin penjualan resmi. Saya dan beberapa teman memutuskan untuk membeli dan membaca buku ini. Hitung-hitung bantuin menelaah isi bukunya. Benarkah berbahaya?

Seperti yang tercantum di judulnya, buku ini berisi pidato-pidato Bung Karno. Total ada enam (6) pidato. Berikut saya bagikan intisari pidatonya dari hasil baca saya.

(1) Proklamasi Kemerdekaan
Pidato singkat Bung Karno pada tanggal 17 Agustus 1945, yang berisi proklamasi kemerdekaan Indonesia. Pidato ini istimewa karena menjadi awal tonggak sejarah Indonesia. 

"Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangannya sendiri akan dapat berdiri dengan kuatnya." 

(2)Tetaplah Bersemangat Elang Rajawali!
Pidato ini disampaikan sebagai amanat Presiden Soekarno pada Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1949 di Yogyakarta. Dalam pidatonya ini, Soekarno menyampaikan refleksi perjuangan selama empat tahun setelah Indonesia merdeka. Salah satu yang menjadi sorotan utamanya adalah proses Persetujuan Linggjati dan Persetujuan Renville yang dianggapnya gagal. Namun Soekarno tetap memberikan apresiasi dan semangat kepada seluruh pemuda, angkatan perang, polisi dan rakyat Indonesia yang dijulukinya sebagai Elang Rajawali.

"Kita belum hidup di dalam sinar bulan yang purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali!"

(3) Penemuan Kembali Revolusi Kita
Pidato ketiga dalam buku ini masih merupakan amanat Presiden Soekarno pada Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1959 di Jakarta. Soekarno menganggap tahun 1959 merupakan tahun istimewa dimana bangsa Indonesia menemukan kembali semangat revolusi (rediscovery of revolution). Tahun dimana Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden yang membubarkan Konstitante, memberlakukan kembali Undang-Undang Dasar 1945 dan pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara.

Dalam pidatonya ini, Soekarno menyinggung masalah kemanusiaan dan kemerdekaan. Dia mengambil contoh dari isi Declaration of Independence Amerika dan Manifes Komunis. Bahwa manusia yang bukan makhluk tanpa arah memiliki hak hidup, hak kebebasan dan hak mengejar kebahagiaan. Juga bahwa manusia tidak boleh ditindas. Soekarno juga menganjurkan Pax Humanica atas dasar kedua deklarasi tersebut di Washington dan Moskow. Soekarno juga menyerukan semangat gotong-royong (Ho-Lopis-Kuntul-Baris) yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.

(4) Lahirnya Pancasila
Pidato keempat ini adalah pidato yang disampaikan oleh Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 di hadapan Badan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau yang disebut juga Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai. Inti pidato ini adalah mengemukakan jawaban atas pertanyaan "apa yang menjadi dasar Indonesia merdeka?". Dalam pidatonya Soekarno menyampaikan lima prinsip dasar yang menjadi cikal bakal Pancasila sebagai dasar negara. Semuanya jika dirumuskan dalam satu prinsip menjadi gotong-royong untuk kepentingan bersama.

"Jikalau bangsa Indonesia tidak bersatu dan tidak menekad mati-matian untuk mencapai merdeka, tidaklah kemerdekaan Indonesia itu akan menjadi milik bangsa Indonesia buat selama-lamanya, sampai ke akhir zaman!"

(5) Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah (Jasmerah)
Pidato ini adalah pidato terakhir Bung Karno sebagai Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi/Mandataris MPRS RI. Dibawakan pada Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1966 di Jakarta. Soekarno menganggap 21 tahun Indonesia merdeka merupakan tahun-tahun penggemblengan atas kemampuan dan kepribadian bangsa. Soekarno juga menyinggung tentang peristiwa di tahun 1965, secara khusus Supersemar, sebagai upaya mempreteli kekuasaannya dan penyerahan pemerintah. Sejarah panjang yang dilewati oleh bangsa Indonesia menuju kemerdekaan dan pasca merdeka dijabarkan secara rinci oleh Soekarno. Pesan Soekarno agar tidak meninggalkan sejarah sebagai acuan pelaksanaan pemerintahan.

"Dengan berpegang terus kepada sejarah itu, maka dengan kekuatan baru, dengan selalu bertambah semangat baru, dengan selalu bertambah mantap dan kokoh keyakinan, bertambah cerah harapan-harapan baru, mari kita menggembleng terus persatuan dan kesatuan untuk perjuangan kita selanjutnya."

(6) Nawaksara
Pidato keenam ini disampaikan pada Sidang Umum MPRS tanggal 22 Juni 1966, dan diberi judul Nawaksara oleh Soekarno. Di dalam pidatonya Soekarno menyampaikan sembilan hal terkait amanat yang diterimanya sebagai pemimpin. Salah satunya adalah penetapan Sidang Umum MPRS II tahun 1963 yang menetapkan Soekarno sebagai Presiden Seumur Hidup. Tetapi Soekarno memberikan jawaban alangkah baiknya jika MPR nantinya yang adalah MPR hasil pemilihan umum meninjau kembali hal tersebut.

Pada bagian penutup pidatonya ini Soekarno menyebutkan bahwa dalam world of the mind dia berjumpa dengan banyak pemimpin besar dari segala bangsa dan segala negara. World of the mind yang dimaksudnya adalah dunia pemikiran yang tercipta saat dia membaca buku-buku para pemimpin besar itu. Soekarno telah mendedikasikan hidupnya selama hampir empat puluh tahun untuk kemerdekaan bangsa

"Saya berjumpa dengan orang-orang besar ini, tegasnya, jelasnya dari membaca buku-buku."

Well... menurut saya sebagai orang awam, tidak ada yang perlu ditakutkan dari isi buku ini. Bahkan beberapa bagian masih relevan dengan kondisi Indonesia sekarang. Mbak Busyra membuat beberapa foto isi bukunya di sini

Aksi razia itu yang justru membuat masyarakat diingatkan kembali kepada ketakutan. Ketakutan akan kekuasaan absolut. Di samping itu, penyitaan buku adalah suatu bentuk penistaan terhadap akal sehat dan kecerdasan. Bukankah tujuan bangsa kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa? Soekarno saja menggunakan buku-buku untuk "bertemu" dengan pemimpin besar lainnya dan menuangkan pemikirannya untuk bangsa. Dan sekali lagi, jangan melupakan sejarah. Apa salahnya mengenal sejarah lewat membaca buku?

Jasmerah : Pidato-Pidato Spektakuler Bung Karno Sepanjang Masa
Wirianto Sumartono
262 halaman
Penerbit Laksana
2018

Review tentang buku ini juga bisa dibaca di Bacaan Bzee

#552 Summer Sky


Summer Sky Azalea baru saja patah hati. Kekasihnya selama 6 tahun, Alex, memutuskan hubungan mereka. Alex lebih memilih impiannya untuk lanjut studi S2 ke Jerman dibandingkan hubungannya dengan Sky. Berharap trip bersama mamanya ke Kinabalu, Malaysia bisa memulihkan hatinya, Sky mengambil cuti dari kantornya.

Mamanya bekerja di sebuah MLM IntoLife. Saat mendapatkan reward perjalanan ke Malaysia, Mamanya mengajak Sky. Lagipula Sky juga didaftarkan sebagai anggota MLM itu, meski yang menjalankan sepenuhnya adalah mamanya. Mengetahui anaknya sudah putus dari pacarnya, mamanya langsung berniat menjodohkan Sky dengan Jordan, branch manager IntoLife Surabaya. Jordan memang menarik, sabar, pembawaannya tenang. Dan untuk memulihkan sakit hatinya, Sky mencoba saran mamanya untuk lebih mengenal Jordan.

Saat Sky mencoba untuk move on, Alex justru ingin hubungan mereka kembali seperti dahulu. Ternyata beasiswa Alex ditangguhkan sehingga dia tidak jadi berangkat ke Jerman tahun ini. Sky merasa dilema. Di satu sisi, dia sangat marah kepada Alex, tapi dia juga sudah lama mengikatkan hatinya pada Alex. Saat kesempatan itu ada, apakah Sky melepasnya? Lagipula dia tidak mengenal Jordan dengan baik. Hanya saja sepertinya keluarganya lebih memilih Jordan daripada Alex.

Summer Sky adalah novel metropop terbaru dari Stephanie Zen. Tadinya saya berpikir novel ini berkisah tentang liburan musim panas atau semacamnya. Memang ada sih sesi liburannya, ternyata novel ini fokus pada bagaimana Sky menata hatinya dan memilih di antara dua pilihan. Kalau saya sih pastinya ada di tim Jordan. Soalnya saya kesal dengan Alex yang menempatkan Sky di kursi cadangan di masa depannya. Memang sih Alex kemudian menyadari bahwa dia membutuhkan Sky dalam hidupnya sehingga dia meminta Sky kembali. Tapi yaaa... nyebelin lah pokoknya. Sementara Jordan dengan sikap tenangnya, mencoba mengambil kesempatan memenangkan hati Sky. Dia punya cara-cara sendiri yang membuat Sky tersentuh. Saya yang membacanya ikut-ikutan meleleh. 

Novel ini manis dan menghangatkan hati seperti summer, terutama di bagian ending-nya. Ada bagian lucunya juga. Komplitlah sebagai bacaan yang menghibur. Yang kangen dengan karya Stephanie Zen, silakan mencoba novel satu ini.

Summer Sky
Stephanie Zen
280 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Januari 2019



#551 The Wanker



Nico, salah satu personel boyband ternama Pentagon, baru saja putus dengan kekasihnya Denok. Alasan Denok karena dia ingin mengembangkan karirnya dan tidak ingin berada di bawah bayang-bayang nama besar Nico Pentagon. Padahal Nico sudah mencurahkan jiwa raganya hanya untuk Denok. Apapun yang Denok minta di masa lalu selalu dia berikan. Nico memang tipe cwok yang setia. Sulit sekali baginya untuk melupakan Denok. Bahkan aroma parfumnya pun masih terbayang dan membuatnya seperti kecanduan. Makanya Nico tidak kuasa menahan diri memeluk tetangganya yang menggunakan parfum beraroma sama, di depan lift pada dini hari.

Lu, pemilik dua klub ternama di Jakarta, memiliki jam kerja yang tidak sama dengan wanita karir kebanyakan. Pulang subuh sudah menjadi rutinitasnya. Pagi ini ketika dia, dengan tubuh lelah dan emosi terkuras akibat kejadian-kejadian di klub, tiba di apartemennya, yang diinginkannya hanyalah segera beristirahat. Tapi kelakuan tentangganya yang dijulukinya The Wanker memeluknya di depan lift membuatnya sangat marah. Bukan salahnya jika tendangannya melayang ke arah selangkangan cowok itu.

Sebenarnya Nico menyadari kesalahannya yang langsung menyergap Lu, dan untuk itu dia berusaha meminta maaf. Meski dia tahu gadis yang tinggal di sebelah apartemennya itu bukan gadis baik-baik, sikap misterius Lu membuatnya penasaran. Pertemuan demi pertemuan terjadi di antara mereka, dan menimbulkan perasaan baru di hati Nico. Tapi mungkinkah dia berani mempertaruhkan nama besar Pentagon hanya untuk gadis itu?

Setelah mengulas kisah percintaan Taran di buku Boy Toy, kali ini giliran Nico perosnel boyband Pentagon yang diangkat dalam novel berjudul unik, The Wanker. Dan menariknya karena Nico harus berhadapan dengan gadis penyuka romansa tapi sering menggunakan pakaian terbuka yang sering keluar malam. Padahal Lu menggunakan pakaian itu demi kenyamanannya bekerja di klub malam miliknya.

Interaksi antara Nico dan Lu memang lebih luwes jika dibandingkan dengan Taran dan Lea di buku Boy Toy. Bisa jadi karena profesi keduanya tidak jauh dari dunia hiburan. Saya menyukai adegan dimana Lu memaksa Nico membaca buku Gone With The Wind (alamaak....itu kan buku bantal yang jumlah halamannya lebih dari 1000), yang berakhir dengan Nico membeli sekuel buku itu di toko buku. Atau ketika Nico mengajak Lu menonton film zombie dan membuat Lu takut untuk masuk ke dalam apartemennya. 

Keberadaan personel Pentagon lainnya juga sangat menghibur. Berhubing timeline kisahnya Nico hampir bersamaan dengan kisahnya Taran, ada sedikit sneak peak dimana Taran dihibur oleh teman-temannya karena putus dengan Lea. Dan kekompakan tim Pentagon ini patut diacungi jempol. Saya jadi penasaran, siapa anggota tim lainnya yang akan muncul di buku #3. Please...jangan lama-lama ya.


The Wanker
aliaZalea
332 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Januari, 2019



#550 Fake Love: Aku, Suamiku, dan Gunpla-nya



Memiliki hobi tentunya hak pribadi setiap orang. Tapi bagaimana jika hobi itu menghambat untuk bertemu dengan jodoh? Begitulah yang dirasakan Arlin. Kesukaannya terhadap bento membuatnya acap kali disebut sebagai anak kecil oleh pria-pria yang pernah menjadi kekasihnya. Daripada terus menerus gagal menikah sementara keluarganya terus menuntut, Arlin sepakat untuk dijodohkan melalui situs perjodohan.

Tidak butuh waktu lama, seorang pria bernama Delan melamarnya. Delan ternyata juga punya hobi unik. Dia maniak Gundam Plastik atau gunpla. Sama dengan Arlin, keluarganya juga mendesaknya untuk menikah. Situasi yang sama membuat Delan nekat melamar Arlin. Dia juga setuju dengan syarat yang diajukan oleh Arlin. Pernikahan ini hanya di atas kertas. Mereka tidak akan berhubungan lebih jauh layaknya suami istri. 

Hari-hari penyesuaian diri antara Arlin, Delan, bento dan gunpla dimulai. Delan sangat tegas melarang Arlin masuk ke dalam kamarnya yang penuh dengan pernak-pernik gunpla tanpa sepengetahuan Delan. Arlin sendiri yang awalnya ragu memulai memasak dan membuat bento lagi akhirnya lega karena suaminya tidak mempermasalahkan hobinya itu. Yang menjadi masalah di antara mereka adalah cara berkomunikasi saja. Delan yang sering nyolot, membuat Arlin yang perasa sering menangis.

Konflik tambahan yang muncul adalah dari seorang bernama Shiyan yang sering berkunjung ke blog milik Arlin. Arlin kemudian berpikir mengapa orang yang belum perah ditemuinya itu jauh lebih perhatian pada daripada suaminya sendiri.  Belum lagi persoalan tetangga mereka yang sok tahu dan selalu ingin menjadi sumber berita. Arlin yang tinggal di rumah paling sering mendapat masalah dengan tetangganya itu. 

Ide cerita tentang hobi sepasang suami istri ini menarik, karena penulis mencoba untuk menampilkan bagaimana keduanya berusaha saling memahami hobi masing-masing. Meskipun upaya untuk itu lebih terlihat pada Arlin ketimbang Delan. Karakter Arlin lebih terlihat perkembangannya dibandingkan dengan Delan. Mungkin karena penulis mengambil sudut pandang orang ketiga yang dominan di Arlin. 

Saya pernah mengulas bahwa lini Le-Mariage dari Elex Media Komputindo ini tema utamanya kebanyakan tentang perjodohan. Novel yang satu ini juga begitu. Tapi novel ini lumayan seru, kocak dan ringan. 

Fake Love: Aku, Suamiku, dan Gunpla-nya
Shireishou
296 halaman
Elex Media Komputindo
November 2017




*diikutkan dalam event Tantangan Baca Goodreads Indonesia bulan Januari


[Wrap Post] My Year in Books


Mengawali tahun 2018 lalu, saya tidak berminat mengikuti Reading Challenge, kecuali Goodreads Reading Challenge dimana saya menargetkan membaca 100 buku. Melewati pertengahan tahun, target itu terlampaui, dan saya menaikkan target menjadi 150 buku. Akhirnya saya finish di angka 175 buku.

click to see my journey

Dari 175 buku yang saya baca, 145 diantaranya berupa buku digital atau e-book. Paket premium di Gramedia Digital sangat membantu saya memenuhi target RC dimana 129 buku diantaranya saya baca via Gramedia Digital. Selain Gramedia Digital, saya juga membaca e-book via  Google Play (7 buku), Bookslife (1 buku) dan sisanya dari bebagai sumber. Saya hanya membaca 31 buku fisik, itupun karena tidak menemukan versi digitalnya. Sisi baiknya, pengeluaran untuk membeli buku jadi berkurang. Demikian juga dengan timbunan buku.

Parahnya, hanya 14% saja dari bacaan saya yang diulas di bog ini (25 ulasan). Ternyata tahun ini saya kecanduan membaca, tapi tidak mengimbanginya dengan menulis review sebagai terapi :) Tapi, saya cukup berbangga, karena di tahun ini saya memberanikan diri keluar dari zona nyaman (hanya menulis review di blog) dengan mencoba menulis ulasan di Jurnal Ruang. Alhasil, 3 tulisan saya dimuat di sana (Looking For Alibrandi, Little Fires Everywhere, dan My Not So Perfect Life). Pencapaian lainnya adalah memenangkan Book Review Contest di Yes 24 sebanyak 8 kali (yang sayangnya kontes ini harus berakhir di bulan Desember 2018).

Well, inilah daftar bacaan saya selama tahun 2018:

January
  1. Friction - Sandra Brown
  2. Memoir of a so-called Mom - Poppy D. Chusfani
  3. A Hole In The Head - Annisa Ihsani
  4. Mission D' Amour - Francisca Todi
  5. The Princess & The Bodyguard - Francisca Todi
  6. Terpaut Kasih Sang Milliarder - Lynne Graham
  7. Kekasih Rafaello - Lynne Graham
  8. White Wedding - Ziggy Z.
  9. Kekasih Sang Putra Mahkota - Laura Wright
  10. Pengantin Natal Carter Bravo - Christine Rimmer
  11. Lamaran Sang Miliuner Yunani - Lynne Graham
  12. Stilletale - L.M.Cendana
  13. Married By Arrangement - Lynne Graham
  14. The Prince's Wife - Lynne Graham
February
  1. Your Party Girl - Lexie Xu
  2. Mata di Tanah Melus - Okky Madasari
  3. Catatan Harian Menantu Sinting - Rosi L. Simamora
  4. Resign! - Almira Bastari
  5. Ubur-ubur Lembur - Raditya Dika
  6. Melbourne (Wedding) Marathon - Almira Bastari
  7. Kilovegram - Mega Shofani
  8. The Nanny Plan - Sarah M. Anderson
  9. Mr. Strictly Business - Day Leclaire
  10. Caramellove Recipe - Lia Nurida
  11. Kekasih Miliuner Italia - Sharon Kendrick
  12. Devil in Spring - Lisa Kleypas
  13. Guilty Pleasures - Laura Lee Guhrke
  14. Celana - Joko Pinurbo 
March
    1. Bukan Pengantin Terpilih - Agnes Jessica
    2. Dongeng Sebelum Tidur - Agnes Jessica
    3. Celoteh R.A. Kartini - Ahmad Nurcholish
    4. Three Days Cinderella - Agnes Jessica
    5. Sweetly Broken - Dadan Erlangga
    6. Heart and Soul - Windhy Puspitadewi
    7. The Rosie Effect - Graeme Simsion
    8. Mempelai Sang Penakluk Gurun - Sarah Morgan
    9. Malam Yang Tak Terulang - Sarah Morgan
    10. Cinta Tak Terduga Sang Pangeran - Sarah Morgan
    11. Aroma Karsa - Dee Lestari
    12. The Art of Sinning - Sabrina Jeffries
    13. The Study of Seduction - Sabrina Jeffries
    14. The Danger of Desire - Sabrina Jeffries
    15. Akhir Pekan dengan Sang Miliunair - Kate Hardy
    16. Liburan Dengan Sang Pendamping Pria - Kate Hardy
    17. Dark Matter - Blake Crouch
    April
    1. Turtles All The Way Down - John Green
    2. The Heiress and The Hothead - Sabrina Jeffries
    3. Love Her Wild - Atticus
    4. Alin - Sophie Maya
    5. Rainbirds - Clarissa Goenawan
    6. Mara - Wiwien Wintarto
    7. Diajeng - Netti Virgiantini
    8. Ninuk - Retni S.B.
    9. Mine Till Midight - Lisa Kleypas
    10. Seduce Me at Sunrise - Lisa Kleypas
    11. A Hathaways Wedding - Lisa Kleypas
    12. Aku dan Buku - Busyra dkk.
    13. The Pleasures of Passion - Sabrina Jeffries
    14. A Talent for Temptation - Sabrina Jeffries
    May
    1. Storytelling! Beriklan Lewat Cerita - Budiman Hakim
    2. Pemburu Aksara - Ana Maria Shua
    3. The Italian's Christmas Child - Lynne Graham
    4. False Beat - Vie Asano
    5. Love Beyond Reason - Sandra Brwon
    6. Buku Panduan Matematika Terapan - Triskaidekaman
    7. His Every Kiss - Laura Lee Guhrke
    8. Imperfect - Meira Anastasia
    9. Bitter Sweet Rain - Sandra Brown
    10. Too Much of A good Thing? - Joss Wood
    11. Crown Prince's Choosen Bride - kandy Shepherd
    12. #Tentangdiaku - Hani Widiani
    13. Arya Buaya - Nimas Aksan
    14. A Princess By Christmas - Jennifer Faye
    June
    1. Love, Again - Nathalia Theodora
    2. The Perfect Husband - Indah Riyana
    3. Long Way Down - Jason Reynolds
    4. The Prince's Christmas Vow - Jennifer Faye
    5. The Earl's Mistaken Brides - Abby Gaines
    6. The Governess and Mr. Granville - Abby Gaines
    7. After D-100 -Park Mi Youn
    8. Ambisi Sang Miliarder Italia - Abby Green
    9. Karaeng Besse, Si Gadis dari Punranga - Windah Makkarodda
    10. My Favorite Bride - Christina Dodd
    11. Pregnant By The Millionaire - Rurika Fuyuki
    12. Sang Marquess Mencari Cinta - Laura Lee Guhrke
    13. Before 30 - Nina Ruriya
    14. Lola, The Loading Lama Girl - Dian K. 
    15. Cinta Tak Ada Mati - Eka Kurniawan
    July
    1. Wesel Pos - Ratih Kumala
    2. Looking For Alibrandi - Melina Marchetta 
    3. The Marriage Bed - Laura Lee Guhrke
    4. Follow Me Back - A.V. Geiger
    5. How To Lose A Duke In Ten Days - Laura Lee Guhrke
    6. Reunited By A Baby Secret - Michelle Douglas
    7. My Lovely Boss - Ainun Nufus
    8. Wedding Night With Her Enemy - Melanie Milburne
    9. A Poem With Your Name - Adi K.
    10. Saving Francesca - Melina Marchetta
    11. Forgotten Colors - Valiant Budi
    12. The City - Tony Woolf
    13. The Sea - Tony Wolf
    14. The Farm - Tony Wolf
    15. The Woodland - Tony Wolf
    16. Mamimoma - Rosmeary Kesauly
    17. 38 and Pregnant - Hera Diani
    18. Call From An Angel - Guillaume Musso
    19. Wish List - Sylvia Day
    August
    1. Textrovert - Lindsey Summers
    2. Dark Love - Ken Terate
    3. Beautiful Pain - Nathalia Theodora
    4. Captain, I'm Yours - Cynthia Dewantari
    5. Lambe Akrobat - Agus Mulyadi
    6. Promise Me Tonight - Sara Lindsey
    7. The Doctor and The Princess - Scarlet Wilson
    8. Menjadi Perempuan - Magdalene
    September
    1. Things About Him - Nara Lahmusi
    2. Savanna dan Samudra - Ken Terate
    3. Mayday, Mayday - Laili Muttamimah
    4. Resolusi - Ken Terate dkk.
    5. Me Time - Ken Terate dkk.
    6. Lettie: Let's Play Outside - Hardi Lim
    7. Lettie: Hari Pertama di Sekolah - Hardi Lim
    8. Perfect Scenario - Kezia Evi Wiadji
    9. Perfect Gift - Kezia Evi Wiadji
    10. Read Bottom Up - Neel Shah & Skye Chatham
    11. Di Balik Tirai - Dee Lestari
    12. Little Fires Everywhere - Celeste Ng
    13. Tiba Sebelum Berangkat - Faisal Oddang
    14. Midnight Prince - Titi Sanaria
    15. Perkara Bulu Mata - Nina Addison
    October
    1. Texas! Lucky - Sandra Brown
    2. Texas! Chase - Sandra Brown
    3. Texas! Sage - Sandra Brown
    4. Rahasia Terpendam Kekasih - Sharon Kendrick
    5. The Kiss Quotient - Helen Hoang
    6. Skandal Putri Yang Hilang - Annie West
    November
    1. Like Water For Chocolate - Laura Esquivel
    2. Hari Potong Rambut - Clara Ng
    3. Too Cold To Handle - Sofi Meloni
    4. Burn Baby Burn - Christian Simamora
    5. Dari Berondong Jagung Sampai Negeri Kanguru - Clara Ng
    6. Remuk Redam - Christian Simamora
    7. Mouth to Mouth - Christian Simamora
    8. Di Simpang Jalan Dody & Rhe - Titi Sanaria
    9. Before I Met You - Achi TM
    10. Kelly on the Move - Seplia 
    11. Protected By The Prince - Annie West
    12. Purple Prose - Suarcani
    13. The Stardust Catcher - Suarcani
    14. Maybe Not - Colleen Hoover
    15. Sang Perencana Pernikahan - Teresa Carpenter
    16. The Wrong Side of Right - Jenn Marie Thorne
    17. Kembalinya Sang Kekasih - Sarah Morgan
    18. The Hate U Give - Angie Thomas
    19. Bug's Tories - Watiek Ideo
    20. Wooly Tersesat - Arleen A. 
    21. Keluarga Cemara : Buku Puisi - Rosi L. Simamora
    22. My Not So Perfect Life - Sophie Kinsella
    December
    1. Tinderella - Stephanie Zen dkk. 
    2. Pengantin Pesanan - Mya Ye
    3. Christmas At The Tycoon's Command  - Jennifer Hayward
    4. By Your Side - Kasie West
    5. The Italian's Christmas Miracle - Lucy Gordon
    6. The Italian's Christmas Secret - Sharon Kendrick
    7. Rescued By The Magic of Christmas - Melissa McClone
    8. Di Bawah Mistletoe - Melissa McClone
    9. Tinderology - Larasaty Laras
    10. Bicara Tubuh - Ucita Pohan
    11. Permata Untuk Sang Permaisuri - Abby Green
    12. Filosofi Teras - Henry Manampiring
    13. She's No Princess - Laura Lee Guhrke
    Tahun 2019, saya menargetkan akan membaca 100 buku untuk Goodreads Reading Challenge. Semoga bisa lebih dari itu. See you next year!