~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

#627 Rapijali 3 : Kembali

 


Rapijali 3 kembali. Literally dengan sub judul yang sama: Kembali.

Kisah Rapijali melompat ke linimasa 8 tahun kemudian. Ping alias Lovinka Alexander telah menjelma sebagai artis ternama di bawah manajemen milik Pedro. Rakai dan Inggil bergabung dalam suatu perusahaan trader, Buto telah menjadi pengacara, Jemi telah menamatkan pendidikannya di Boston dan bekerja di sebuah perusahaan tak ternama. Sementara Lodeh juga bersolo karir. Rapijali berpisah dengan jalannya masing-masing.

Begitu juga dengan Ping dan Rakai. Kedekatan Ping dengan Pedro dalam urusan bermusik meninggalkan Rakai yang masih sibuk menamatkan pendidikan sarjana bidang bisnis ekonomi. Akhirnya Ping menjalin hubungan yang baru dengan Pedro, dan Rakai yang begitu kecewa memilih menjauh dan tidak lagi mau menyentuh musik. Tapi hubungan Ping dan Pedro tidak bertahan lama. Kali ini Ping harus menghadapi "penyakit" serangan panik yang selalu menderanya bahkan saat dia sedang manggung. Karir Ping terancam.

Saya tidak ingin bercerita lebih banyak soal novel ini. Yang pasti masing-masing personil mencari jalan kembali menuju Rapijali. Meskipun Ping dan Rakai adalah tokoh utamanya, saya lebih menggemari Inggil dan Buto. Sewaktu saya belum menyadari kalau karakter Inggil adalah seorang pria, saya sempat berpikir Inggil bakal jadian dengan Buto. Tapi keduanya memang sejoli. Kalau kata Meta, pacarnya Inggil, Buto dan Inggil ibarat ketek kanan dan ketek kiri yang memang harus ada bersama-sama.

Saya mau berbagi pengalaman membaca buku #3 dari seri Rapijali ini. Seperti yang disampaikan penulis, buku ini diterbitkan dalam format digital bersambung di platform Karyakarsa. Sebelumnya 2 buku prekuelnya diterbitkan di Storial. Menariknya, novel ini disajikan setiap hari, jadi pembaca tidak perlu galau berlama-lama. Karenanya saya juga jadi semangat mengikuti format cerita bersambung ini. Dalam 14 hari, 66 bab disajikan dengan potongan-potongan yang tentunya membuat pembaca sangat penasaran bagaimana kelanjutannya. Spesialnya lagi, ada lagu versi demo yang menyertai beberapa potongan. Ini keistimewaannya, karena pembaca format ini bisa mendengarkan lebih awal lagu-lagu yang menjadi OST buku ini, sambil membaca kepingan kisah Rapijali.

Tentunya saya akan tetap membeli versi cetaknya, supaya tulisan di punggung buku itu jadi utuh. Tapi lebih jauh lagi, buku ini memang layak untuk dikoleksi seperti karya Dee Lestari lainnya. Karya pentup Rapijali ini memang menjadi pamungkas dengan bintang 5 yang saya sematkan.

Rapijali 3 : Kembali
Dee Lestari
Karya karsa (digital), Bentang Pustaka (printed)
Desember 2021






#626 Rapijali 2 : Menjadi

 


Ketika Rapijali 2 diterbitkan di Storial sebagai cerita bersambung, saya langsung ikutan PO. Tapi karena saya memang tidak begitu senang dengan cerita bersambung, saya memilih akan membacanya nanti setelah semua bagiannya diterbitkan. Tapi kemudian terlupakan... hehe. Sadarnya belum baca pas tahu kalau Rapijali 3 akan segera terbit dan berpindah platform digital ke Karyakarsa. Akhirnya saya menuntaskan Rapijali 2: Menjadi ini, setelah sekian lama tersimpan dalam apikasi Storial di hape saya. Berhubung kapasitas hape saya pas-pasan, saya harus merelakan satu aplikasi dihapus sebelum menginstall aplikasi lain. Eh, tapi saya juga dapat versi cetaknya dari Alvina (thank you, sis...)

Rapijali akhirnya mengikuti audisi Band Idola Indonesia di TVRI. Dengan personil Ping, Rakai, Inggil, Andre a.k.a Buto, Jemi dan Lodeh mereka maju dengan lagu gubahan. Sementara itu, Guntur kelihatannya akan memenangkan sesi debat calon Gubernur. Satu-satunya yang masih menyimpan kegundahan besar adalah Ardi. Tapi akhirnya Ardi memutuskan untuk mengambil langkahnya sendiri. Yang tidak dia sangka, langkah yang dia ambil membawa keluarganya menuju kehancuran.

Cukup segitu isi bukunya saya ceritakan. Bagian yang saya suka dalam buku #2 ini adalah saat Ping mengajak Rapijali kembali ke Cijulang. Di situ saya baru nyadar kalau Inggil adalah cowok. Selama ini saya mengira Inggil itu cewek. Dengan karakternya yang suka ceplas-ceplos tapi berisi, Inggil versi cewek dalam benak saya itu keren dan lucu. Inggil memang karakter favorit saya dalam novel ini. Duetnya dengan Buto itu pas banget.

Soal cinta segiempat ala Ping- Oding- Rakai - Jemi juga meninggalkan kesan. Oding adalah zona nyaman-nya Ping. Mungkin Oding memang "tempat pulang"-nya Ping ketika dia merasa lelah. tapi bersama Rakai, Ping bisa menggapai mimpinya. Dan lagi-lagi Inggil yang bisa melihat kondisi cinta segiempat itu, meski hipotesisnya sedikit ngaco. 

Dengan mengusung subjudul Menjadi, kisah grup band Rapijali dalam buku #2 ini memang difokuskan pada perjalanan karir mereka sebagai pemusik. Ada banyak pengembangan karakter tokoh yang terjadi dalam buku #2 ini. Masa-masa audisi, ikut lomba sehingga akhirnya bisa menjadi bintang band Indonesia bahkan sebelum mencapai final. 

Rapijali 3 mengambil tajuk Kembali. Apakah Rapijali kembali bersama? Atau ada hubungan yang kembali dipersatukan? Ayo lanjutkan ke Rapijali 3 : Kembali.

Rapijali 2 : Menjadi 
Dee Lestari
484 halaman (printed)
Bentang Pustaka
Juli, 2021




#625 Sekong!

 



Seorang wanita bernama Surti (bukan nama sebenarnya) menelpon ke Radio Suara Kota Probolinggo dalam program Laporo Rek! Program ini memang diperuntukkan bagi warga untuk mengajukan aduan ke walikota, dan berharap Ibu Walikota akan memberikan solusinya. Tapi kali ini Surti menelpon untuk melaporkan perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya. Lantas, mengapa Surti mengadu ke walikota? Tak lain karena suaminya, Rahim, seorang aparat negara. Surti merasa perlu hal tersebut juga ditindaki oleh aparat negara.

Si Penyiar yang mendengarkan aduan Surti hanya bisa mengatakan bahwa kasus Surti akan ditindak lanjuti. Sebenarnya Si Penyiar sendiri tidak suka akan perselingkuhan, karena itu membuka luka lama. Ayahnya pernah berselingkuh, dan dirinya sendiri juga pernah diselingkuhi. Baginya perselingkuhan adalah dosa yang tidak kunjung sembuh, tak ada obatnya.

Rahim, adalah suami kedua Surti. Meski tidak direstui orangtuanya, Rahim tetap menikahi Surti. Tetapi sejatinya, Rahim mencintai orang lain. Dia seorang pria, tour leader (TL) yang pernah bertugas menjadi pramuwisata saat kantornya berwisata ke Bali. Rahim menyusun skenario perselingkuhan dengan melibatkan sahabatnya, demi meruntuhkan pernikahannya. Rahim tidak menduga, Surti bertindak jauh melaporkan perselingkuhannya ke walikota.

Saat membaca sinopsis novel ini, saya berpikir keseluruhan cerita akan berpusat pada Surti sebagai tokoh utama. Kenyataannya tidak demikian. Tokoh sentral dalam novel ini ada tiga pria, yaitu Si Penyair, TL dan Rahim. Ketiganya memiliki kesamaan, yaitu seorang homoseksual (walaupun Rahim mungkin bisa disebut biseksual). Lewat kisah yang diceritakan oleh "Aku", ketiga pria ini saling berkaitan. Ketiganya memiliki kisah tersendiri yang kemudian terangkai menjadi satu jaringan yang tak terpisahkan.

Novel ini unik. Ada "Aku" yang memaparkan sebuah kisah, dimana di dalamnya ada kisah-kisah lainnya. Dari judulnya yang sudah mengundang rasa penasaran, novel ini mengisahkan seluk beluk kaum homoseksual di sebuah kota kecil di Jawa Timur. Saya bisa mengatakan novel ini tidak serhana, blak-blakan, dan tentunya membuat pembaca tidak akan berhenti membaca sampai halaman terakhir. Temasuk saya yang sangat penasaran bagaimana nasib Surti, dan bagaimana Surti sampai tahu kalau suaminya seorang sekong

Saya sempat ragu, apakah novel ini adalah murni fiksi atau sebuah biografi yang disajikan dalam bentuk fiksi. Saya sempat menelusuri internet untuk lebih mengenal sosok penulis, dan menemukan ada banyak kesamaan latar belakang dalam novel ini dengan kehidupan pribadi sang penulis. Apakah "Aku" yang bercerita dalam novel ini adalah sang penulis sendiri? Siapakah "Aku" ini? Pertanyaan ini ada dalam salah satu bab, namun alih-alih menjawab pertanyaan itu, penulis memaparkan beberapa trivia terkait homo dan tanggapan masyarakat terhadap kaum homoseksual ini. 

Saya mengapresiasi buku-buku yang anti mainstream dan berani seperti ini. Terima kasih kepada penulis yang berkenan memberikan saya kesempatan mengulas novel ini. Saya yakin penulis dengan bekal pendidikan magisternya di bidang gender ingin membagikan ilmunya lewat sebuah karya sastra. Semoga dengan cara ini bisa membuka wawasan banyak orang tentang kaum homoseksual, terlepas dari menerima atau tidak akan keberadaan mereka. 

Sekong!
Stebby Julionatan
208 halaman
Penerbit Basa-Basi
Juli 2021






#624 Wonderful Bangkok


Melinda berangkat ke Jakarta dengan rencana memberikan kejutan kepada Erwin tunangannya, sekaligus membereskan beberapa biaya vendor pernikahan mereka yang akan dilaksanakan sebulan lagi. Namun Melinda yang mendapatkan kejutan ketika menjumpai Erwin sedang bersama dengan perempuan lain di kamar apartemen yang rencananya akan mereka tinggali setelah menikah. Tanpa pikir panjang, Melinda memutuskan segala hubungan dengan Erwin termasuk membatalkan rencana pernikahan mereka.

Untuk melupakan kesedihannya, Melinda menerima tawaran dari Bu Rakhee, seorang koleganya yang bekerja di agensi periklanan di Bangkok. Melinda diminta melakukan perbaikan terhadap proposal iklan mobil yang sedang dikerjakan oleh tim kreatif milik Bu Rakhee. Ternyata, koordinator tim itu adalah Yosephine, perempuan yang ditiduri oleh Erwin. Namun karena penampilannya yang berbeda, Melinda tidak langsung mengenalinya. Yosephine kesal karena kerja keras tim-nya tidak langsung diterima oleh Bu Rakhee, dan berharap Melinda gagal memenuhi permintaan Bu Rakhee untuk membuat proposal yang baru.

Melinda berjuang membuat proposal yang baru. Dia dibantu oleh Alif, sahabatnya yang berusia lebih muda dari Melinda. Bukan tanpa sengaja Alif menyusul Melinda ke Bangkok. Dia memang sudah lama mencintai wanita itu. Meskipun sempat ragu apakah Melinda akan menerima cintanya, Alif nekat menyusul Melinda ke Bangkok. Ternyata di Bangkok mereke mengalami banyak kejadian yang bahkan hampir menghilangkan nyawa mereka berdua.

Wonderful Bangkok menceritakan perjuangan seorang wanita hebat bernama Melinda, yang meskipun terpuruk akibat kegagalan pertunangannya, dia tetap mampu bersikap profesional terkait pekerjaannya. Di sampingnya ada Alif, seorang pria yang bersedia menemani Melinda dan setia kepadanya. Beruntung bagi keduanya, meskipun terpaut jarak usia, Melinda akhirnya menyadari bahwa Alif-lah yang selalu berada di dekatnya.

Kisah cinta Melinda dan Arif bukan hanya satu-satunya. Meskipun berada dalam posisi antagonis, kisah antara Erwin dan Yosephine pun juga mendapatkan porsi lumayan meski tidak mulus. Hanya saja, karena udah kadung nggak sreg dengan karakter Erwin dan Yosephine di awal, saya merasa mereka wajar saja menerima nasib yang tidak bagus..hehe. 

Wonderful Bangkok adalah salah satu novel karya Kinoysan yang diterbitkan pertama kali oleh Sheila Publisher (imprint Andi Publisher) di tahun 2018. Novel ini masih bisa kamu dapatkan di marketplace atau toko buku online  Andi Publisher


Wonderful Bangkok
Kinoysan
360 halaman
Sheila Publisher
2018



#623 Dunia Sunyi

 

 


Sulis sebentar lagi akan melahirkan, namun dia ingin suaminya, Darmo, berada di dekatnya saat anak pertama mereka lahir. Saat itu, Darmo yang berprofesi sebagai drummer sedang manggung bersama teman-temannya. Mendengar istrinya akan melahirkan, Darmo segera meninggalkan panggung dan menemui istrinya. Anak perempuan mereka lahir dengan selamat. Namun, sepertinya ada yang salah karena suara tangisan si bayi tidak terdengar.

Wulan, anak mereka ternyata lahir dengan kondisi tidak dapat mendengar atau tuna rungu. Sebagai seorang musisi yang mengharapkan anaknya dapat mengikuti jejaknya kelak, Darmo merasa sangat kecewa. Dia bahkan tidak ingin mengakui anaknya dan pergi meninggalkan rumah. Sulis membesarkan anaknya dibantu kedua orang tuanya serta mertuanya. Sulis bertekad memberikan yang terbaik bagi Wulan.

Hingga suatu ketika, Sulis menemukan ada bakat terpendam dalam diri Wulan. Wulan bisa bermain drum. Awalnya Wulan hanya memukul-mukul benda di dekatnya dengan nada tidak beraturan. Sampai kemudian, Wulan menyaksikan Darmo bermain solo drum di televisi, dan Wulan mengikuti setiap ketukan drumnya. Ternyata Wulan bermain drum dengan cara memperhatikan gerakan pemain lainnya. Bagi Wulan, getaran-getaran yang dia rasakan di ujung jarinya saat bermain drum sangat menyenangkan.

Tidak mendengar bukan berarti tidak merasakan.

Saya sudah pernah membaca novel karya Achi TM sebelumnya. Ketika saya mendapatkan tawaran dari Penerbit Andi untuk mengulas salah satu buku, saya tidak ragu memilih novel Dunia Sunyi ini. Sinopsis ceritanya sudah membuat saya penasaran, bagaimana seorang yang terlahir tanpa kemampuan pendengaran, bisa bermain musik. Perjuangan Sulis sebagai orang tua tunggal yang membesarkan anak dengan kebutuhan khusus tidak mudah. Orang tua Darmo yang juga musisi, sangat mengerti kekecewaan anaknya, dan mereka melampiaskannya pada Wulan. Di sisi lain, mereka pun tidak ingin Wulan dicemooh oleh orang lain dan membuatnya malu. Tapi keyakinan Sulis akan kemampuan anaknya membuatnya tidak goyah.

Novel ini cocok dibaca untuk semua kalangan usia. Baik orang tua maupun anak-anak. Ada bagian dimana Wulan harus menghadapi teman-temannya di sekolah yang tidak paham akan kondisinya. Ini bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak agar lebih peka terhadap lingkungan sosial mereka. Ohya, novel ini bisa didapatkan dengan harga diskon di toko buku online Andi Publisher atau di marketplace pilihan kamu. Selain novel ini kamu juga bisa menemukan novel-novel menarik terbitan Sheila Publisher (imprint Andi Publisher) lainnya di sana.  

Dunia Sunyi
Achi TM
186 halaman
Sheila Publisher
2020