~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

#519 Sirkuit Kemelut


Judul Buku : Sirkuit Kemelut
Penulis : Ashadi SIregar
Halaman : 279
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Alex dikenal oleh teman-teman se-SMA-nya sebagai pemuda yang sulit sekali didekati oleh perempuan. Sebenarnya ada alasan mengapa Alex tidak mau membuka diri pada perempuan. Alex ditinggalkan oleh ibunya yang kawin lari dengan pria lain. Ayahnya selalu menyalahkan dirinya sebagai anak wanita sial pengkhianat. Bagaimana jika gadis-gadis itu mengetahui siapa dirinya sebenarnya? Tentunya mereka akan semakin mencemooh dirinya.

Teman-teman Alex sampai gerah melihat Alex tidak mempunyai pacar. Mereka akhirnya menyusun rencana untuk Alex. Joice, seorang gadis yang selalu menghindari Alex mereka ajak bergabung dengan mereka di suatu siang. Joice diperdaya hingga tidak sadarkan diri. Alex pun mereka suruh untuk menggauli Joice, agar Joice tidak bisa menolak untuk dijadikan pacar. Tapi yang ada Alex malah menjadi bual-bualan keluarga Joice. Dia dihajar habis-habisan. Lebih sialnya Alex diusir dari rumah oleh ayahnya. Karena terlibat perkelahian dengan tukang parkir dia akhirnya dijebloskan ke penjara.

Kehidupan Alex yang penuh drama terus berlanjut. Setelah dibebaskan dari penjara, Alex berakhir menjadi montir di sebuah bengkel milik keturunan Tionghoa. Di situ dia bertemu dengan Tante Liana, yang ternyata mengenal siapa mamanya Alex. Perjumpaan dengan Tante Liana membuka babak baru dalam hidup Alex. Perlahan dia mulai jatuh cinta dengan Tante Liana. Sayangnya Tante Liana sudah menikah. Liana sendiri merasakan keterikatan dengan Alex. Mungkin karena dulu dialah yang menghasut agar mamanya Alex meninggalkan keluarganya. Jika dulu Liana tidak berbuat demikian tentunya hidup Alex tidak akan sepahit sekarang ini.

Sirkuit Kemelut ini memuat kisah romansa dengan konflik yang kompleks. Mulai dari pengkhianatan seorang istri, jiwa terluka seorang pemuda, keluarga yang broken home, sampai kasih tak sampai antara dua orang yang terpaut umur yang jauh.  Saya menemukan novel ini di SCOOP, yang ternyata cetak ulang dari novel berjudul sama yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1974 oleh Gramedia. Novel ini bisa dibilang metropop-nya jaman itu. Kisah pemuda yang hidup di kota metropolitan dengan gaya hidup high class. Isi novelnya saya rasa tidak ada yang berubah. Ada beberapa istilah yang saya tidak pahami, misalnya kelas dua Pas-pal (yang belakangan setelah saya googling kelas Pas-pal itu adalah kelas ilmu pasti dan pengetahuan alam), mata pelajaran genoe, dan krosboi. Beberapa brand seperti parfum Avon, merk rokok Lima-Lima dan Dunhill juga disebut-sebut dalam novel ini.

Meski penuh konflik, saya merasa novel ini datar. Tidak ada klimaks yang mengejutkan. Mungkin karena banyaknya konflik yang dialami oleh Alex itu. Endingnya juga seakan berhenti begitu saja dengan ungkapan cinta Alex pada seorang wanita. Dan ohya, saya sempat bingung karena blurb di bagian belakang sampul menyebutkan nama tokohnya adalah Lexi. Ternyata itu adalah nama samarannya Alex yang baru terungkap di pertengahan cerita. 

Ini adalah karya Ashadi Siregar pertama yang saya baca. Beliau adalah penulis novel legendaris Cintaku di Kampus Biru dan beberapa novel romansa lainnya. Saya memberikan bintang dua untuk novel ini. Lumayanlah untuk menambah referensi bacaan literatur Indonesia. 



#518 Laut Bercerita


Judul Buku : Laut bercerita
Penulis : Leila S. Chudori
Halaman : 389
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia

Sebelum saya lebih jauh mengulas isi bukunya, satu bintang telah saya sematkan terlebih dahulu khusus untuk gambar sampul yang memukau. 

Biru Laut, seorang mahasiswa Sastra Inggris UGM, bertemu dengan Kasih Kinanti yang kemudian mengajaknya bergabung dengan Winatra dan Wirasena, sekelompok pemuda yang mulai "terusik" dengan rezim Orde Baru. Mereka berkumpul dan berdiskusi, menyusun rencana untuk membela masyarakat golongan bawah. Laut berkenalan dengan Daniel, Alex, dan beberapa mahasiswa lainnya yang sama-sama menginginkan Indonesia berubah. Beberapa kali mereka melakukan aksi, hingga akhirnya "tercium" oleh aparat. Laut dan kawan-kawannya dianggap sebagai orang-orang yang menginginkan presiden digantikan. Laut ditangkap, diinterogasi, disiksa, dan masih banyak perlakuan keji lainnya yang diterimanya dengan tujuan menghancurkan mental dan jiwa mereka.

Saya masih duduk di bangku SD pada tahun 1990-1993. Seperti yang diceritakan dalam buku ini, otoritas pemimpin negara di masa Orde Baru mungkin tidak terlalu terasa di luar Pulau Jawa. Namun saya masih ingat sekitar tahun 1997-1998, kerusuhan mulai merambah ke pulau Sulawesi. Banyak perjuangan-perjuangan yang dicetuskan oleh mahasiswa yang kemudian berbuah lengsernya presiden saat itu. Saya sendiri tidak begitu mengikuti sepak terjang mahasiswa, karena saya masih SMA. Namun setelah membaca buku ini, ada pencerahan baru yang saya peroleh.

Buku ini terbagi dalam dua bagian. Kisah dari sudut pandang Biru Laut, dan kisah dari sudut pandang Asmara, adiknya. Laut menceritakan bagaimana mahasiswa yang ikut bergerak menginginkan perubahan mendapatkan perlakuan di luar batas kemanusiaan. Sementara Asmara menceritakan kesedihan dan hilangnya harapan ketika ada anggota keluarga yang dinyatakan hilang tanpa kabar.

Karena di awal buku kisah Laut dibuka dengan kematiannya, maka porsi Laut dikisahkan dalam alur mundur. Hanya saja, saya sempat bertanya apa nilai penting seorang Laut dalam proses ini. Berbeda dengan Kinan dan Bram yang bisa dibilang "otak" dari pergerakan mahasiswa saat itu, Laut hanyalah salah satu dari pelaksana. Laut sendiri diceritakan sempat mengalami kegalauan, keresahan bagaimana jika dia mati. Bukan kematiannya yang dianggap berat, tapi apakah pengorbanannya setimpal dengan hasil yang akan diperoleh? Kemudian saya mendapatkan jawabnya melalui Kinan,
Yang penting kita ingat.... setiap langkahmu, langkah kita, apakah terlihat atau tidak, apakah terasa atau tidak, adalah sebuah kontribusi. Sebuah baris dalam puisimu. Sebuah kalimat pertama dari cerita pendekmu
Laut bercerita bukan hanya soal perjuangan, tapi juga pengkhianatan, kasih sayang, kehilangan, perubahan, pengorbanan. Laut bercerita memberikan harapan bahwa sekecil apapun usaha kita untuk sebuah perubahan, tetap terhitung sebagai kontribusi. Saya merekomendasikan buku ini untuk dibaca oleh kamu yang mengaku aktivis kampus :)


[GIVEAWAY] 6th Blogoversary Giveaway -- Updated



HAPPY 6th BLOGOVERSARY!!

Enam tahun yang lalu saya membulatkan hati membuat sebuah blog buku. Keputusan yang tidak pernah saya sesali. Dalam perjalanan 6 tahun ini, tentu saja ada banyak hal yang terjadi. Pasang surut dalam blogging selalu ada. Apalagi ada pekerjaan utama yang merebut perhatian lebih banyak.

Ketika kemudian saya memutuskan untuk berpindah platform blog, dan mencoba membuat domain pribadi untuk blog ini, bukan sebagai ajang untuk pamer atau berbangga diri. Hanya sebagai bentuk apresiasi untuk sebuah hobby yang bisa membawa saya ke sebuah dunia lain, yang selalu menjadi suaka saat saya lelah di dunia nyata. Dunia yang membuat saya mendapatkan banyak manfaat. 

Desty Baca Buku selama 6 tahun sudah menerbitkan 517 review buku, 59 buku diantaranya berupa permintaan review dari penulis/penerbit. Blog ini juga sudah mendapatkan penghargaan 7 kali terpilih dalam @ResensiPilihan Gramedia Pustaka Utama dan 10 kali dalam Sayembara Resensi Buku dari Yes24.co.id. Masih dalam angka yang kecil, tapi sudah menjadi prestasi besar bagi saya

So....di momen yang berbahagia ini, saya ingin berbagi dengan pengunjung setia blog ini lewat Blogoversary Giveaway. Ada voucher buku senilai max Rp100.000 untuk 2 orang pemenang. Tidak ada syarat apa-apa, cukup mencantumkan nama dan alamat surel-mu di kolom komentar di bawah ini. Kamu juga boleh menyebarkan informasi tentang GA ini di akun media sosialmu. GA ini akan saya tutup pada tanggal 22 November 2017, dan pemenangnya akan saya umumkan pada tanggal 23 November 2017

Selamat mengikuti GA-nya

--------------------------------------

Terima kasih telah mengikuti GA di blog ini. Tadinya saya berpikir GA ini akan sepi peminat, secara GA di blog buku sudah mulai ditinggalkan dan kalah bersaing dengan GA di Instragram atau media sosial lainnya. Tapi ada 36 peserta yang berminat mengikuti GA ini, dan atasnya saya mengucapkan terima kasih.

Terima kasih juga atas doa-doanya. Semoga blog ini bisa tetap bertahan dan eksis, membantu literasi di Indonesia meskipun efeknya ga seberapa.

So.... setelah mengundi bersama random.org, ada 2 oang yang beruntung mendapatkan voucher senilai max Rp100.000. Dan mereka adalah...

RESITA PUTRI
NURMA DESTY ANGGRAINI

Selamat buat kamu berdua. Nanti saya akan menghubungi lewat email, dan jika tidak ada balasan dalam waktu 2x24 jam, saya akan memilih pemenang pengganti.

Untuk yang belum beruntung, jangan kecewa... bulan depan akan ada GA lagi di blog ini. Sampai ketemu bulan depan ya....

#517 Cinder Ana On Duty


Judul Buku : Cinder Ana On Duty
Penulis : Sofi Meloni
Halaman : 280
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Siapa tak kenal dengan kisah cinta legendaris Cinderella? Gadis sederhana yang bertemu dengan pangeran tampan. Dengan mudah kita bisa menjumpai berbagai adapatasi kisah Cinderella. Kali ini Sofi Meloni meramu cerita remaja atau teenlit dengan merujuk ke kisah legendaris Disney tersebut.

Kisahnya diawali dengan pertemuan Ana dengan seorang pemua berpakaian serba hitam di lift sebuah mall. Keduanya terjebak di dalam lift yang macet karena listrik yang padam. Awalnya Ana tidak menyadari bahwa pemuda itu adalah Kent Adrian, seorang artis muda yang sedang naik daun. Tapi tingkah Kent yang sangat menyebalkan di mata Ana membuatnya merasa sial terjebak bersama Kent. Kent memarahi Ana yang berteriak-teriak minta keluar dari dalam lift, sementara Ana menyebut Kent sebagai artis kacangan. 

Sayangnya kesialan Ana harus berlanjut. Kent ternyata sedang menjalani syuting reality show Back To School di SMA Garuda tempat Ana bersekolah. Namanya juga artis, Kent menjadi pusat perhatian siswa-siswa di sekolah itu. Ketika Kent bertemu dengan Ana di parkiran, keduanya kembali terlibat pertengkaran yang tidak berlangsung lama karena para fans Kent segera datang menyerbu. Kent langsung menarik Ana naik ke mobilnya dan segera tancap gas. Ketika sadar bahwa Ana ikut naik di mobilnya, Kent lantas menyuruh Ana segera turun. Setelah berjalan cukup jauh hingga mendapatkan halte bus, lagi-lagi Kent datang menemui Ana untuk mengembalikan telepon genggam Ana yang tertinggal di mobil. Belum sempat berpindah tangan, telepon genggam milik Ana itu dijambret oleh seorang preman. Kent mencoba melawan namun justru mendapatkan luka sayatan di tangan. Belum cukup sampai di situ, Kent malah menyeret Ana ke kantor manajemennya untuk meminta ganti rugi karena tangannya yang luka. Kejadian itu berakhir dengan ditunjuknya Ana sebagai asisten Kent selama melakukan syuting di SMA Garuda.

Tugas Ana sebagai asisten antara lain menyiapkan makan siang Kent dan mengantarkannya ke mobil pada jam istirahat, menemani Kent dalam semua aktifitas Kent, mengerjakan tugas-tugas sekolah Kent dan masih banyak lagi. Semua itu dilakukan Ana sebagai misi khusus, karena Ana terikat dalam kontrak yang menyatakan bahwa Ana harus merahasiakan identitasnya sebagai asisten Kent. Tidak mudah bermain kucing-kucingan apalagi dengan kedua sahabatnya Lika dan Juli yang nge-fans berat pada Kent. Apalagi Kent adalah artis yang arogan, tidak pernah mau meminta maaf, selalu memarahi Ana, dan menganggap Ana sebagai anak kecil. Ana sendiri tidak jarang beradu mulut dengan Kent, meski dia tetap tahu diri harus melaksanakan tugasnya sebagai asisten.

Saya cukup terkejut ketika melihat informasi di akun Instagram milik Gramedia tentang novel terbaru karya Sofi Meloni yang bergenre teenlit. Tentunya saya penasaran, karena empat buku karya Sofi sebelumnya adalah novel romance dewasa. Dan saya ternyata sangat suka dengan tulisan terbaru Sofi ini. Sosok Ana yang terasa real berhadapan dengan figur Kent yang too good to be true. Ditambah dengan karakter-karakter tambahan seperti Lika, Juli dan Asep (asisten Kent) yang lucu dan menggemaskan. Saya juga suka dengan pelajaran sosial yang disampaikan Ana lewat pidatonya, tentang bagaimana Kent sebagai sosok idola adalah juga remaja yang merindukan kehidupan orang biasa. 

Kisah Cinderella tidak lengkap tanpa pesta dansa dan batasan waktu yang diberikan oleh ibu peri. Sofi Meloni menyelipkannya dalam bentuk prom night yang awalnya ingin dihindari oleh Ana karena dia tidak punya pasangan ke acara itu. Bagian prom night ini juga yang menjadi klimaks kisah Cinder Ana. Lantas apakah Ana menemui kebahagian selama-lamanya seperti Cinderella? Hehe.... baca sendiri ya bukunya. Kisah yang manis menghangatkan hati ini dijamin membuatmu akan mengenang kembali masa-masa indah di SMA.




Novemberian Wishlist



Suatu hari saya mendengar kabar bahwa event Secret Santa yang menjadi event tahunan di BBI tidak akan dilaksanakan pada tahun ini. Jujur saja, ini termasuk kabar buruk bagi saya. Karena event seperti ini adalah salah satu cara saling berbagi dan saling mengakrabkan diri dengan teman-teman BBI lainnya. Apalagi dengan tebak-tebak riddle yang selalu menyenangkan itu. 

Untungnya, saya kemudian mendapatkan info tentang grup Novemberian yang terdiri dari anggota BBI yag berulang tahun di bulan November. Saya memberanikan diri bertanya, apakah saya boleh bergabung? Bukan karena saya berulang tahun di bulan November, tetapi karena blog ini yang berulang tahun di bulan November. Dan Puji Tuhan, saya diterima bergabung di sana. Karena temanya ulang tahun, tentunya event-nya adalah tukar kado. Kemudian pengirim kado akan memberikan clue kepada penerima untuk ditebak. Mirip dengan Secret Santa.

Sebelumnya, peserta akan diminta untuk menuliskan wishlist kadonya. Bicara soal wishlist, dalam tahun ini saya lebih selektif memilih buku untuk dibeli. Jadi isi wishlist saya tidak banyak. Berikut adalah buku-buku yang saya inginkan berada di rak koleksi saya.


Seorang Laki-Laki yang Keluar Dari Rumah - Puthut EA
Gara-gara membaca buku "bajingan" karya penulis ini, saya jadi pengen baca karyanya yang lain. Apalagi sinopsisnya tertulis, "Anda bisa membaca novel ini dari setiap bab bernomor ganjil sampai tuntas, baru kemudian membaca bab genap; atau membaca novel ini sebagaimana lazimnya, dari awal sampai akhir; atau tidak membacanya sama sekali." Penasaran banget!


Muslihat Musang Emas - Yusi Avianto Pareanom
Saya pengen baca buku ini gara-gara ratingnya di Goodreads yang lumayan tinggi. Meskipun karya beliau yang berjudul "Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi" masih bertengger rapi belum tersentuh di rak saya. Cover yang ciamik juga membuat saya kepengen.


Call From An Angel - Guillaume Musso
Sinopsisnya bikin penasaran. Apalagi penulis novel ini asalnya dari Perancis. Sepertinya akan menjadi pengalaman pertama saya membaca novel terjemahan dari Perancis. 

Itu saja 3 buah buku yang masuk dalam wishlist saya. Masih ada sih...tapi masih belum terbit terjemahannya. Kasihan Peri Novemberian kalau harus nyari-nyari. Yang tiga di atas sih Insya Allah masih tersedia di toko-toko buku offline/online.  Selamat memilih dan mencari ya...