~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

Showing posts with label aliaZalea. Show all posts
Showing posts with label aliaZalea. Show all posts

#610 The Player




The Pentagon Series is coming back.  Kalau membaca judulnya sih sudah kelihatan siapa yang jadi tokoh utama. Karena sudah sejak awal pembaca (yang mengikuti series ini) tahu kalau personel Pentagon yang player itu adalah Pierre, anggota Pentagon yang setengah bule. 

Kisah ini dibuka dengan cerita Pierre remaja yang berlibur di Marseille, Perancis, negeri kelahiran maminya. Pierre bertemu dengan seorang teman Renée (sepupu Pierre) yang bernama Jules. Sebut saja tertarik pada pandangan pertama, itu yang dirasakan Pierre saat bertemu dengan Jules. Meski awalnya Pierre merasa malu menyadari dirinya menyukai Jules, belakangan Pierre akhirnya pacaran dengan Jules. 

Kembali ke para personel Pentagon, kali ini personel Pentagon mendapatkan cuti sehubungan dengan pernikahan Adam yang akan digelar di Jogja. Zi (calon istri Adam) mengatur penginapan bagi personel Pentagon, dan Pierre bersama Erick (dua personel yang masih jomblo) menginap di rumah Hanna, sahabat Zi. Hanna sendiri tinggal di Amerika dan bekerja di sana, dan kembali ke Indonesia khusus menghadiri pernikahan sahabatnya. Pertama kali bertemu dengan Hanna, Pierre sudah langsung suka, terutama dengan postur tubuh Hanna yang menggoda. 

Hanna sendiri sebenarnya tidak nyaman dengan postur tubuhnya, terutama bagian dadanya yang berukuran besar. Dia yakin salah satu alasan Andrei menolaknya karena dia tidak selangsing gadis yang menjadi pacar Andrei. Seandainya Andrei jujur saat menolaknya, mungkin Hanna bisa menerima. Tapi waktu itu Andrei hanya mengatakan tidak ingin pacaran dulu, lalu seminggu kemudian Hanna mendapati Andrei sudah berganti status. Hanna berusaha menghindari Andrei, dia tidak yakin bagaimana perasaannya jika berada di ruangan yang sama dengan Andrei. Masalahnya, Andrei adalah sahabat Adam, dan juga menjadi bestman di pernikahan Adam. Mau tak mau, Hanna akan bertemu kembali dengan Andrei.

Untungnya, Pierre bersedia membantu Hanna. Dengan membuat skenario Pierre berusaha mendekati Hanna, mereka berharap Andrei akan menyukai Hanna kembali. Apalagi Pierre dan Hanna dipasangkan dalam prosesi pernikahan Adam. Sampai pada suatu malam, Hana pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dibantu oleh Pierre dan Erick, yang berujung Hanna make out dengan Pierre di kamar Hanna. Pierre mulai yakin dirinya tidak bisa melepaskan Hanna. Tapi apakah Hanna mau menerimanya, terlebih saat Pierre membuka tentang dirinya pada Hanna?

Saya tidak menyangka, Pierre yang player dan hidupnya terlihat easy going sejak buku #1 ini ternyata memiliki kehidupan yang complicated. Tapi bagusnya karena Pierre bisa menerima dirinya apa adanya. Lebih bagus lagi, keluarganya dan juga teman-temannya tidak ada masalah dengan pilihan hidup Pierre. Saya sendiri baru tahu istilah panseksual saat membaca novel ini.

Meski kali ini tidak terlalu banyak interaksi di antara personel Pentagon yang dikisahkan, ada satu bagian dimana persahabatan di antara personel Pentagon diuji. Pierre sempat melakukan pembelaan atas Hanna terhadap Andrei yang berujung adegan baku hantam. Adam diperhadapkan pada kondisi dimana dua sahabatnya terlibat perkelahian. Tentu saja Adam dengan kedewasaannya tahu siapa yang harus dibela kali ini. 

Well... tinggal si baby Erick nih di buku #5. Tadinya saya berpikir Erick akan dapat jatah di buku #4, ternyata harus bersabar lagi sampai buku #5 yang mungkin akan terbit tahun depan. Penasaran bangetlah sama kisah cinta Erick si lugu ini.


The Player (Pentagon Series #4)
aliaZalea
320 halaman
Gramedia Pustaka Utama
April, 2020


 

#582 Bad Boy



Adam dan Ziva bertemu untuk pertama kalinya di salah satu SMA di Jogja. Adam yang terkenal sebagai cowok misterius, ternyata mampu menarik perhatian Ziva. Ziva di mata Adam juga terlihat spesial, berbeda dengan gadis-gadis yang dikenalnya. Adam memanggil Ziva dengan sebutan Princess, panggilan yang sebenarnya tidak disukai oleh Ziva. Namun usaha gigih Adam membuat Ziva akhirnya jatuh hati. Ziva adalah cinta pertama bagi Adam, dan begitupun Adam adalah cinta pertama Ziva. Mereka berpacaran sejak berumur delapan belas tahun, dan bertunangan lima tahun kemudian.

Ziva pula yang menjadi suporter utama Adam untuk mengikuti audisi sebagai penyanyi. Ketika Adam akhirnya terkenal dengan Pentagon-nya, Ziva selalu hadir untuknya. Namun Ziva merasa ada yang kurang, dia terlalu bergantung pada Adam. Cintanya yang begitu besar membuat Ziva tidak lagi mengenali dirinya sendiri. Akhirnya Ziva memberanikan diri melanjutkan S2 di London. Meski awalnya merasa keberatan karena Ziva mengurus segala persiapan lanjut studi ke luar negeri tanpa meminta persetujuan Adam, Adam sadar dia harus memberikan kesempatan kepada Ziva untuk berkembang. Perpisahan antar negara ini menjadi awal perpisahan kisah cinta mereka.

Novel #3 dari serial Pentagon ini diberi tajuk Bad Boy.  Setelah Taran di Boy Toy, dan Nico The WankerBad Boy adalah Adam. Itu adalah panggilan Ziva untuk Adam. Sebenarnya perilaku dan karakter Adam tidak seburuk panggilannya, Adam justru personil Pentagon yang romantis dan setia. Dia berusaha menjaga kesetiaannya hanya untuk Ziva karena cintanya yang begitu besar. Bahkan saat tahu dirinya berada dalam masalah yang pelik, dia memutuskan Ziva agar Ziva tidak terjerumus jatuh bersamanya. Keputusan yang kemudian disesalinya.

Agak berbeda dengan dua novel sebelumnya, kisah Adam lebih terasa manis namun juga dewasa. Meskipun hampir setengah isi novel ini bercerita tentang masa-masa Adam dan Ziva di SMA. Diceritakan dari sudut pandang Adam dan Ziva secara bergantian, membuat pembaca bisa menyelami pikiran dan cara pandang keduanya mengenai cinta yang begitu besar.

Well... masih ada Erik dan Pierre yang belum mendapat jatah dalam serial ini. Tebakan saya sih di buku #4 bagiannya Erik, si pendiam di Pentagon. 

Bad Boy
aliaZalea
336 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Juli, 2019



#551 The Wanker



Nico, salah satu personel boyband ternama Pentagon, baru saja putus dengan kekasihnya Denok. Alasan Denok karena dia ingin mengembangkan karirnya dan tidak ingin berada di bawah bayang-bayang nama besar Nico Pentagon. Padahal Nico sudah mencurahkan jiwa raganya hanya untuk Denok. Apapun yang Denok minta di masa lalu selalu dia berikan. Nico memang tipe cwok yang setia. Sulit sekali baginya untuk melupakan Denok. Bahkan aroma parfumnya pun masih terbayang dan membuatnya seperti kecanduan. Makanya Nico tidak kuasa menahan diri memeluk tetangganya yang menggunakan parfum beraroma sama, di depan lift pada dini hari.

Lu, pemilik dua klub ternama di Jakarta, memiliki jam kerja yang tidak sama dengan wanita karir kebanyakan. Pulang subuh sudah menjadi rutinitasnya. Pagi ini ketika dia, dengan tubuh lelah dan emosi terkuras akibat kejadian-kejadian di klub, tiba di apartemennya, yang diinginkannya hanyalah segera beristirahat. Tapi kelakuan tentangganya yang dijulukinya The Wanker memeluknya di depan lift membuatnya sangat marah. Bukan salahnya jika tendangannya melayang ke arah selangkangan cowok itu.

Sebenarnya Nico menyadari kesalahannya yang langsung menyergap Lu, dan untuk itu dia berusaha meminta maaf. Meski dia tahu gadis yang tinggal di sebelah apartemennya itu bukan gadis baik-baik, sikap misterius Lu membuatnya penasaran. Pertemuan demi pertemuan terjadi di antara mereka, dan menimbulkan perasaan baru di hati Nico. Tapi mungkinkah dia berani mempertaruhkan nama besar Pentagon hanya untuk gadis itu?

Setelah mengulas kisah percintaan Taran di buku Boy Toy, kali ini giliran Nico perosnel boyband Pentagon yang diangkat dalam novel berjudul unik, The Wanker. Dan menariknya karena Nico harus berhadapan dengan gadis penyuka romansa tapi sering menggunakan pakaian terbuka yang sering keluar malam. Padahal Lu menggunakan pakaian itu demi kenyamanannya bekerja di klub malam miliknya.

Interaksi antara Nico dan Lu memang lebih luwes jika dibandingkan dengan Taran dan Lea di buku Boy Toy. Bisa jadi karena profesi keduanya tidak jauh dari dunia hiburan. Saya menyukai adegan dimana Lu memaksa Nico membaca buku Gone With The Wind (alamaak....itu kan buku bantal yang jumlah halamannya lebih dari 1000), yang berakhir dengan Nico membeli sekuel buku itu di toko buku. Atau ketika Nico mengajak Lu menonton film zombie dan membuat Lu takut untuk masuk ke dalam apartemennya. 

Keberadaan personel Pentagon lainnya juga sangat menghibur. Berhubing timeline kisahnya Nico hampir bersamaan dengan kisahnya Taran, ada sedikit sneak peak dimana Taran dihibur oleh teman-temannya karena putus dengan Lea. Dan kekompakan tim Pentagon ini patut diacungi jempol. Saya jadi penasaran, siapa anggota tim lainnya yang akan muncul di buku #3. Please...jangan lama-lama ya.


The Wanker
aliaZalea
332 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Januari, 2019



#497 Boy Toy


Judul Buku : Boy Toy (Pentagon Series #1)
Penulis : aliaZalea
Halaman : 384
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Sebagai pembaca karya aliaZalea sejak debut pertamanya, Miss Pesimis, saya tidak bisa melewatkan satu pun karya beliau. Dan mengingat antara satu buku dengan buku lainnya ada koneksinya, Boy Toy jadi incaran saya sejak ada pengumuman aliaZalea akan mengeluarkan buku baru. Kali ini merupakan serial "beneran". Kenapa saya bilang beneran? Karena ya itu... buku-bukunya aliaZalea sebelumnya sebenarnya bisa menjadi satu serial sendiri alih-alih dalam format single.

Tema yang diusung dalam series ini adalah Boyband. Agak-agak terlambat sih mengingat kepopuleran boyband di Indonesia sudah mulai turun hits-nya. Tapi kalau mempertimbangkan boyband Korea yang masih banyak seliweran itu, mungkin masih okelah. Apalagi toh Pentagon dalam novel ini bukan boyband yang baru. Kurang lebih sudah lima tahun umurnya.

Jadi, Pentagon adalah boyband yang terdiri atas lima personel yaitu Taran, Adam, Erik, Nico dan Pierre. Mereka terbentuk sebagai grup vocal alumni X-Factor, ajang pencarian bakat menyanyi yang disiarkan di televisi. Kebetulan Pentagon ini sekarang berada di bawah manajemen artis MRAM miliknya Revel. Pembaca setia karya aliaZalea tentunya tahu tentang sosok Revel yang muncul di novel Celebrity Wedding itu. 


Salah satu personel Pentagon yaitu Taran, menyukai seorang wanita yang usianya delapan tahun lebih tua darinya. Lea, wanita yang dijumpainya tanpa sengaja saat sedang melakukan tour di Bali. Ada yang unik pada diri Lea, yang membuat Taran ingin mendekati gadis itu. Lea tidak seperti cewek-cewek kebanyakan yang akan langsung histeris ketika melihat dirinya, Lea justru lari menjauh darinya. Sayangnya pertemuan di Bali tidak berlanjut karena kesibukan Taran dan boybandnya.

Lea sendiri tidak akan tahu siapa Taran Pentagon jika sahabatnya, Bela, tidak ikut-ikutan histeris ketika mengetahui mereka menginap di hotel yang sama sewaktu di Bali. Lea sudah menutup hatinya rapat-rapat terhadap makhluk bernama pria sejak ditinggalkan begitu saja oleh Reiner, tunangannya di hari pertunangan mereka. Lagipula Lea seorang dosen dengan gelar doktor, tidak mungkin akan bersama anggota Boyband,Brondong dan ABG, tiga hal yang tidak akan diasosiasikan dengan dirinya. Tapi takdir berkata lain. Pertemuan keduanya dengan Taran membuatnya mulai berpikir bahwa Taran worth it untuk berada di lingkaran terdekatnya. 

Kalau biasanya di novel-novel romance, yang anti komitmen itu hero-nya, di Boy Toy justru Lea yang tidak ingin masuk dalam komitmen. Bagi Lea, tahap paling jauh yang bisa ditolerir olehnya adalah berpacaran. Itupun karena saling suka dan rasa nyaman. Ketika Taran mengungkapkan cinta pada Lea, yang ada Lea kembali lari dari Taran. Di dalam buku pertama dari Pentagon Series ini seakan mau mengungkapkan bahwa kedewasaan dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan kadangkala tidak ditentukan oleh umur.

Konsistensi karakter Taran dan Lea dalam novel ini menarik untuk dicermati. Taran, yang sukses di usia muda dengan kelompok vocalnya terkadang masih merasa insecure dengan dirinya sendiri. Dia sering tidak yakin akan kemampuannya. Tapi dalam hal mencintai Lea, Taran sangat yakin. Sempat tergoyahkan sih ketika lagi-lagi Lea lari darinya, sampai membuat Taran melakukan self destruction dengan mabuk-mabukan. Sementara Lea, meski masuk dalam kelompok geeky, sangat tidak percaya diri dalam urusan cinta, tapi tetap bisa berpikir kritis dalam kondisi apapun. Ohya, satu bintang yang saya berikan pada novel ini karena penulis bisa menggambarkan dengan baik bagaimana seorang dosen perempuan (apalagi dengan gelar doktor) terkadang dianggap kaku dan membosankan. Karakter Lea sebagai seorang dosen ini tidak hanya sekadar tempelan saja. Mungkin karena latar belakang pekerjaan aliaZalea yang juga seorang dosen, jadi dia paham benar bagaimana karakter Lea dibangun. Cara Lea berpikir yang terstruktur dan kadang mengalahkan perasaannya itu bertahan sampai akhir cerita. Contohnya karena Reiner meninggalkannya tanpa alasan yang jelas, alam sadarnya Lea berpikir ada yang salah pada dirinya sehingga Reiner pergi. Dan kalau ada yang salah pada dirinya, tentunya hubugannya dengan pria manapun tidak akan berhasil. Apalagi dengan pria yang umurnya lebih muda dari dirinya dan latar belakang yang jauh berbeda dengannya.

Bintang lainnya saya berikan karena jalan cerita yang mengalir dengan asyik. Saya suka sekali membaca bagian dimana kelima personil Pentagon berkumpul. Mereka sudah kayak soulmate. Saling bercanda, saling mengumpat, saling mendukung. Ohya, berhubung label novel ini adalah novel dewasa, membacanya pun memerlukan kedewasaan dalam berpikir. Tenang saja...ga ada adegan kipas-kipas kok. Hanya saja ada beberapa hal yang bertentangan dengan budaya timur yang muncul di dalam novel ini. Misalnya pemikiran Taran bahwa oke-oke saja jika mereka tinggal bersama ketika statusnya masih berpacaran. Yah...anggap saja gaya hidup metropolitan. Namanya juga Metropop.

Well...saya jadi tidak sabar ingin membaca kisah para cowok-cowok Pentagon lainnya. Sudah ada hint tentang Nico dan tetangga misteriusnya. Bisa jadi berikutnya adalah kisahnya Nico. Please...jangan lama-lama ya terbitnya. 


#281 Dirty Little Secret


Judul Buku : Dirty Little Secret
Penulis : aliaZalea
Halaman : 336
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Nama aliaZalea itu termasuk dalam daftar penulis yang novelnya wajib saya baca. Apalagi kabarnya Dirty Little Secret ini adalah novel terakhir dari kisah Adriana dkk. Begitu ada kesempatan membeli bukunya, langsung masuk ke dalam kantong belanjaan tanpa perlu pikir panjang.

#187 Autumn Once More


Judul Buku : Autumn Once More
Penulis : Ilana Tan, Ika Natassa, AliaZalea, dkk
Halaman : 232
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Bagaimana rasanya jika penulis dan editor metropop (salah satu genre fiksi terpopuler dari GPU) berkumpul dan menulis bersama dalam satu buku? Jawaban saya hanya satu, "wajib punya buku itu". Dan begitu bukunya tiba di tangan, saya langsung menyimpan buku lain yang sementara saya baca, dan memulai menikmati buku ini. Sampulnya yang "tidak biasa"  saja sudah membuat saya kagum dan sedikit repot ketika harus menyampulnya lagi dengan plastik seperti kebiasaan saya. Warna merah berpadu kuning serta ilustrasi pohon cinta pada sampulnya jelas eye catching.

Dalam buku ini ada 13 cerpen oleh 13 penulis berbeda. Saya akn mencoba menuliskan inti cerita dari masing-masing cerpen tersebut.

1. Be Careful What You Wish For (by AliaZalea).  Banyak orang bilang cinta terkdang membuat pikiran tidak rasional. Ketika "aku" berjanji akan segera menyatakan cinta pada cowok yang disukainya ketika bertemu sekali lagi, tanpa disangka alam berkonspirasi membuat mereka bertemu.
"HOLY CRAP, HE'S BACK!!! Are you kidding me?!"

2. Thirty Something (by Anastasia Aemilia). Rachel tidak menyangka dia akan dijodohkan oleh eyangnya dengan seorang pemuda bernama Artha. Sementara dirinya sedang merasakan "perasaan aneh" pada sahabatnya, Erik yang sebentar lagi akan bekerja di luar negeri. Dan Rachel lebih tidak menyangka lagi ketika Erik tiba-tiba mencium bibirnya dan mengajaknya ikut ke Jepang. Apa yang harus dilakukakannya?
"Being thirty-something and single is not that easy in my family..."

3. Stuck With You (by Christina Juzwar). Hari pertama kerja langsung ketemu dengan atasan cowok yang sok ngatur ternyata lebih menyebalkan daripada harus stuck di dalam lift dengan atasan cowok yang sinis itu.
"ternyata terjebak di lift nggak buruk-buruk amat kok."

4. Jack Daniel's vs Orange Juice (by Harriska Adiati). Kalau orang tua dihadapakan pada dua pilihan calon menantu, mana yang dipilih,  calon menantu yang minumannya Jack Daniels atau orang juice? Kalau orangtuanya Pak Haji dan Bu Hajjah udah jelas kali ya... Tapi bisa-bisanya Dennys khilaf dan berkata,
"Assalamuailaikum, Pak Haji. Mau ke mana subuh-subuh begini? Nggak takut masuk angin, Pak? Ha-ha-ha"

5. Tak Ada yang Mencintaimu Seperti Aku (by Hetih Rusli). Kalimat itu terue menerus berulang di otakku, menggemakan teriakan yang tersumbat di tenggorokanku. Aku mencintaimu penuh ruah, terutama di malam hari.
"Kau selalu bilang aku orang yang terlalu melankolis terlalu banyak berpikir, tapi aku tak berpikir panjang kali ini"

6. Critical Eleven (by Ika Natassa). I have no idea where I'm heading in life. Itulah sebabnya Tanya menyukai bandara dan tiga huruf tujuan yang tercetak di boarding pass. Keren untuk dipamerkan di media sosial tetapi cukup miris mengingat tidak ada tujuan pulang.
"Critical 11 is when the aircraft is most vulnerable to any danger. It's kinda the same with meeting people."


7. Autumn Once More (by Ilana Tan). Bagi penggemar novel Autumn in Paris, harus baca yang satu ini. Misteriusnya Tatsuya akan terbuka di sini.
"Tatsuya tidak mungkin mengatakannya sekarang, Kesadaran baru itu juga masih baru baginya."

8. Her Footprints on His Heart (by Lea Agustina Citra). Kehadiran Rendy di sisi Ariana adalah hal terindah yang pernah terjadi dalam hidupnya. Sejak Anne mencampakkan Rendy sewaktu SMA dulu, Ariana selalu menjadi tempat pelipur lara bagi Rendy. Bagaimana jika Anne hadir lagi, di saat mereka sedang merencanakan pernikahan?

 "Heaven really knows what's best for us"

9. Love is a Verb (by Meilia Kusumadewi). Punya pacar yang ga perhatian? Yang ga pernah meninggalkan komentar di status facebook, atau sekedar "like" salah satu jepretan Instagram-mu? Sementara di status atau instagram milik perempuan lain selalu ada jejaknya? Huh..!!

"Tuhan, kenapa dia begitu sama aku? Aku hanya ingin diperhatikan"

10. Perkara Bulu Mata (by Nina Addison). Siapa sangka hanya dengan memandang bulu mata seseorang kamu bisa suka pada orang itu? Lalu bagaimana jika orang itu adalah sahabatmu sendiri? Tega ga sih mengorbankan persahabatan demi rasa cinta?

"Kalau memang harus kutelan bulat-bulat perasaan ini, well so be it".

11. The Unexpected Surprise (by Nina Andiana). Pulang ke rumah Mama bukan hal yang menyenangkan bagi Mita. Sejak kepergian Papa, Mama berasa makin ga kompak aja dengan Mita. Mama yang perempuan rumahan tidak akan pernah mengerti kehidupan Mita sebagai wanita karier.

"Embrace the unexpected surprise that life throws you every now and then".

12. Senja Yang Sempurna (by Rosi L. Simamora). Aku akan memberikan sebuah senja yang kupesan khusus untuk perempuan yang telah bertahun-tahun lamanya mencintaiku. Tetapi siapa sangka saat ini dia justru menyukai selimut hujan yang tebal?
"Meninggalkanmu bukan sesuatu yang mudah, kamu tahu?"

13. Cinta 2 x 24 Jam (by Shandy Tan). Pak Lingga itu lebih cakep daripada Lee Min Ho. Penampilannya membuat cewek-cewek menganga dan melotot. Dan aku punya kesempatan bertemu dengannya hari ini. Tapi bagaimana cara menarik perhatiannya?
"Perpisahan sementara akan kuanggap sebagai bumbu rindu sampai kami bertemu lagi besok pagi".
****

Bagaimana? Belum puas? Hohoho... saya saja yang sudah baca bukunya belum puas kok.. Rasanya pengen minta tambah lagi. Ada bocoran dari Ika Natassa, kalau cerpennya dalam buku ini adalah pengantar untuk novel yang akan diterbitkannya di tahun 2015 (wuih.. lama banget ya). Yang menarik adalah beberapa penulis dalam buku ini profesinya adalah editor di GPU, seperti mbak Hetih Rusli. Tetapi karyanya layak lho disandingkan dengan penulis yang sudah melahirkan beberapa novel.

Kalau disuruh memilih cerpen mana yang paling bagus di antara ke-13 cerpen di atas, jujur saja susah memilihnya. Tetapi cerpen Her Footprint on His Heart sama The Unexpected Surprise bikin saya nangis pas baca. Trus cerpen yang berjudul Love is a Verb bikin saya senyum-senyum tertohok. Trus yang Thirty Something dan Critical Eleven pesan moral-nya dapat banget.

Jadi... buat yang mengaku penggemar romance apalagi metropop, sekali lagi buku ini wajib kudu dikoleksi dan dibaca. Apalagi semua royalti buku ini disumbangkan ke Dana Kemanusiaan Kompas. Kapan lagi membantu sesama dengan cara yang menyenangkan seperti ini?

4 stars

#157 The Devil In Black Jeans


Judul Buku : The Devil In Black Jeans
Penulis : aliaZalea
Halaman : 352
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Saya sudah membaca semua novel karya aliaZalea dimulai dari Miss Pesimis sampai dengan Celebrity Wedding. Jadi rasanya tidak sah kalau saya tidak membaca novel terbarunya The Devil in Black Jeans. Dan saya mengakui karya mbak aliaZalea semakin matang. Jalan ceritanya dan pemilihan karakternya juga semakin bagus.

Jo (yang memiliki nama asli Johan Brawijaya, tetapi menolak dipanggil dengan nama aslinya) adalah seorang drummer paling ganteng se-Indonesia. Silahkan menebak sendiri kadar kegantengan Jo. Sejak ayahnya meninggal dan mewariskan tanggung jawab untuk menjaga Blu, adik tirinya, Jo harus berurusan dengan semua keperluan adiknya. Apalagi mama tirinya, Poppy (ibu Blu) harus ke Perancis untuk belajar kuliner. Alhasil mulai dari mengantar Blu sekolah, latiihan vokal, sampai fitting kostum semua dikerjakan oleh Jo. Jo jadi tidak punya waktu lagi untuk kehidupan pribadinya, termasuk dengan reputasinya sebagai pencinta wanita. Omong-omong, adik tirinya itu adalah seorang penyanyi opera yang lagi naik daun dan akan melakukan konser tunggal dalam beberapa bulan ke depan. Adalah Revel, sahabatnya sekaligun pemilik manajemen MRAM tempatnya dan Blu bernaung yang mempopulerkan Blu hingga terkenal seperti sekarang. Jo kemudian memutuskan untuk mengambil seorang Personal Asistant (PA) untuk Blu.

Dara, sudah menjalani profesi sebagai PA dalam beberapa tahun, tapi baru kali ini dia akan menjadi asisten seorang artis ABG. Meskipun Panji, tunangannya, tidak menyukai pekerjaannya, Dara tetap akan melakukannya demi mengumpulkan uang untuk biaya pernikahannya. Panji tidak bisa menolak, karena mereka berdua tahu biaya pernikahan itu tidak sedikit. Ketika berhadapan dengan Blu, Dara yakin dia bisa menyukai Blu. Tetapi tidak kakaknya yang overprotective itu. Dara tidak punya pilihan, demi Blu dia harus bertoleransi dengan Jo. Di satu sisi, Dara tetap memperbolehkan Blu menikmati masa mudanya termasuk ketika Blu ingin pergi ke pesta tahun baru bersama teman-temannya. Dara dan Blu sama-sama tahu kalau Jo tidak akan mengizinkan, sehingga mereka menyusun rencana untuk melakukannya tanpa sepengetahuan Jo. Sayangnya, aksi mereka ketahuan dan menyebabkan Dara dipecat dengan tidak hormat.

Jo sangat marah dan kesal dengan Dara. Bukan saja karena aksinya dengan Blu itu, tetapi Dara benar-benar merombak hidup Jo. Selain pertengkaran, argumentasi, dan pola hidup yang harus berubah demi Blu, Jo kesal karena Dara selalu hadir dalam benaknya. Lama kelamaan, Jo mulai membutuhkan Dara. Dengan menelan harga diri dan egonya, Jo meminta Dara untuk kembali menjadi PA Blu.

Kisah Jo dan Dara tidak berjalan dengan mulus. Apalagi dari pihak Dara yang merasa yakin Panji memenuhi segala kebutuhannya untuk seorang suami, tetapi hatinya menginginkan Jo. Sahabat-sahabatnya berusaha meyakinkannya agar Dara mengejar apa yang dia inginkan agar tidak menyesali hidupnya setelah menikah nanti. Tetapi apakah Jo bisa menjadi seseorang yang dia butuhkan?

Buku kelima ini ternyata masih berhubungan dengan keempat buku sebelumnya. Sahabat-sahabat Dara adalah Adri (dari Miss Pesimis) dan Nadia (dari Crush Into You). Sementara sahabat Jo adalah Revel dan Inara (dari Celebrity Wedding). Seperti empat buku sebelumnya (dan karena ini genre-nya Metropop), kisah Jo dan Dara tidak lepas dari kehidupan kebarat-baratan. Tidak heran jika pembaca mendapati bahwa Dana sudah tidak virgin, dan Jo menganggap tidur dengan wanita adalah hal yang biasa. Hanya saja dalam buku kelima ini, semuanya itu diperhalus tanpa mengurangi esensi ceritanya. Jadi tenang saja, ga ada adegan kipas dalam buku ini :D

Mengenai pilihan judul, kabarnya judul pertama untuk buku ini adalah Me, You & Blu. Tetapi kemudian berubah menjadi The Devil In Black Jeans yang tentunya mengarah pada tokoh Jo dalam novel ini. Seingat saya di dalam novel ini hanya satu kali Jo digambarkan dalam pakaian hitam yang membuat Jo terkesan seksi. Lagipula deskripsi tentang ke-devil-an Jo kalah dengan betapa charming, baik, dan mempesonanya Jo. Tetapi memang judul ini mengundang rasa penasaran, apalagi dengan gambar cover yang hanya menampilkan punggung dan sedikit wajah Jo.


#37 Celebrity Wedding


Judul Buku : Celebrity Wedding
Penulis : aliaZalea
Halaman : 328
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Revel adalah seorang penyanyi pop rock dan pemilik dari manajemen artis MRAM. Pria dengan wajah tertampan itu tentu saja menjadi dambaan banyak gadis di Indonesia. Sayangnya Revel sudah mempunyai pacar bernama Luna, artis berwajah cantik keturunan Indo-Jerman. Suatu waktu Revel dan manajernya mendatangi kantor Inara, dan mereka secara spesifik meminta Inara untuk menangani keuangan Revel dan manajemennya. Sebagai akuntan publik yang memiliki sertifikasi Internasional, Inara tidak mampu menolak pekerjaan yang ditawarkan oleh atasannya.

Pada saat Inara dan Revel bertemu untuk pertama kalinya, baik Inara maupun Revel sudah merasakan perasaan khusus antara mereka. Akan tetapi, keduanya menyangkali perasaan itu. Mana mungkin Revel yang tampan itu akan jatuh cinta pada gadis mungil berwajah pucat seperti Inara?

Hingga akhirnya Revel diterpa gossip karena Luna hamil. Karier Revel terancam, terlebih lagi bukan dia ayah dari bayi yang dikandung Luna. Untuk menyelamatkan kariernya, atas inisiatif mamanya, Revel menawarkan sebuah kontrak pernikahan pada Inara, satu-satunya gadis yang dianggap aman oleh Revel. Inara yang sudah bosan dengan perlakuan keluarganya yang terlalu protektif menerima kontrak itu.

Pernikahan mewah pun diadakan, Revel dan Inara menjadi sepasang suami-istri di atas kertas. Dan ketika benih cinta mulai bersemi di antara mereka, pernikahan ini pun mulai menjadi pernikahan sungguhan. Konflik muncul lagi ketika Luna kembali datang kehidupan mereka, dan kontrak nikah itu habis masa waktunya. Sesuai kesepakatan Revel dan Inara harus bercerai. Tapi bagaimana jika salah satu dari mereka menolak hal tersebut?

Ide ceritanya sebenarnya bukan hal yang baru, nikah kontrak antara sepasang pria dan wanita, yang kemudian salah satu (atau keduanya) ternyata benar-benar jatuh cinta. Ending-nya pasti sudah bisa ditebak. Apalagi konflik dari luar tidak terlalu terasa mengganggu.

Nyaris tidak ada typo dalam buku ini. Hanya ada beberapa singkatan yang mungkin terlupakan oleh penulis untuk dijabarkan. Seperti misalnya pada halaman 126, ketika Revel dan Inara mendiskusikan menu catering pernikahan mereka, Revel menekankan bahwa semua masakan harus dimasak menggunakan EVOO, dengan alas an EVOO jauh lebih sehat daripada minyak goreng. Sampai di akhir bab saya tidak menemukan penjelasan dari EVOO itu. Saya perlu membuka halaman Google untuk mencari kepanjangan dari kata EVOO yang adalah Extra Virgin Olive Oil. Singkatan lainnya misalnya MARM yang adalah nama manajemen artis dari Revel. Silahkan menebak sendiri kepanjangan dari MARM itu.

Setelah membaca dua karya aliaZalea lainya seperti Blind Date dan Miss Pesimis, rasanya tidak terlalu heran lagi ketika membaca Celebrity Wedding ini. Adegan romance seperti halnya kisah-kisah Harlequin bisa dijumpai di buku ini. Walaupun tidak bertaburan merk seperti metropop pada umumnya, tapi kehidupan ala kalangan atas masih terasa kental di buku ini.