Judul Buku : Momiji
Penulis : Orizuka
Halaman : 210
Penerbit : Inari
Patriot Bela Negara, seorang pemuda kelahiran Indonesia, yang sangat kesal dengan nama pemberian Ibuk-nya. Salah satu alasannya adalah karena kenyataannya postur tubuhnya sangat jauh dari gambaran patriot. Pabel (begitu teman-temannya menyingkat namanya) adalah sosok pemuda kurus, pucat, dan alergi pada debu. Trauma dengan namanya, membuat Pabel tidak mencintai negaranya sendiri. Dia justru ingin pergi ke Jepang, terutama karena dia sendiri adalah seorang otaku.
Maka Pabel mati-matian belajar bahasa Jepang dan menabung untuk pergi ke sana. Dia mengambil sekolah bahasa selama 1 bulan. Pabel ternyata punya misi lain, ingin mencari sosok Yamato Nadeshiko (istilah orang Jepang untuk menggambarkan wanita ideal) yang mau menjadi pacarnya. Di Jepang, Pabel tinggal di rumah keluarga Shiraishi. Nanami-san (ibu keluarga Shiraishi) mengatakan kalau dia mempunyai anak gadis seusia Pabel yang bernama Momiji.
Momiji dalam bahasa Jepang berarti dedaunan yang berubah menjadi berwarna merah saat musim gugur. Pabel sudah membayangkan sosok gadis impiannya. Ternyata tidak perlu lama-lama menemukan Yamato Nadeshiko-nya. Sayangnya ketika Pabel bertemu dengan Momiji pertama kali yang ada dia pingsan karena dipukul dengan menggunakan pedang bambu oleh Momiji, setelah dituduh sebagai pencuri susu.
Sosok Momiji yang seperti preman berambut merah dan kusut megar ternyata tidak seramah yang dibayangkan Pabel. Momiji, yang ternyata telah meninggalkan rumah selama 3 tahun, akhirnya pulang. Namun bukannya disambut dengan baik, Momiji justru selalu bertengkar dengan ibunya. Ketika Momiji memaksa untuk menjadi pengawal Pabel selama di Jepang membuat hari-hari Pabel di Jepang langsung berubah drastis dari rencananya.
Ketika saya melihat di toko buku online langganan ada novel karya Orizuka yang terbaru, secara impulsif saya langsung membelinya. Apalagi sampulnya yang sangat eye-catching ini sungguh menggoda. Belum lagi nama tokohnya unik, Patriot Bela Negara. Saya sendiri termasuk orang yang tidak habis pikir kalau ada orang tua yang memberi nama anaknya se-aneh itu. Jadinya saya penasaran sekali dengan kisahnya Pabel ini. Dan saya tidak kecewa, gaya tulisan Orizuka yang mengalir lancar sangat menghibur. Seandainya saya penyuka anime dan segala yang berbau Jepang-jepangan, pasti saya memberikan nilai sempurna untuk novel ini.
Saya membaca novel ini hanya dalam waktu 2 jam. Saking menikmatinya, saya merasa novel ini terlalu singkat. Ada bagian dimana tiba-tiba hari-hari Pabel di Jepang melompat ke hari ke-24 dan dia sudah mau pulang. Padahal saya masih ingin tahu tentang Pabel dan Momiji.
Well....ada yang juga ingin membaca kisah Pabel dan Momiji? Saya akan memberikan buku ini kepada satu orang yang beruntung. Meski sudah tidak dalam kondisi tersegel, buku ini sudah saya beri sampul plastik PLUS ada tanda tangannya Orizuka.
Caranya sederhana, tulis nama, email dan akun twitter-mu di kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa follow blog ini via GFC (lihat di sidebar). Kalau kamu mau share tentang giveaway ini di akun twittermu juga boleh. Saya tunggu ya sampai tanggal 3 Juni 2017. Pengumumannya akan saya posting di sini pada tanggal 4 Juni 2017.
-----
Hai semuaa... terima kasih sudah mau ikutan giveaway ini ya... Jadi, langsung saja satu orang yang beruntung akan mendapatkan buku Momiji adalah....
vanisa desfriani
Selamat ya buat kamu. Nanti akan saya hubungi via DM twitter. Untuk yang belum beruntung jangan berkecil hati ya... tetap rajin berkunjung ke blog ini, akan ada giveaway berikutnya dalam waktu dekat. Ditunggu yaaa...
-----
Hai semuaa... terima kasih sudah mau ikutan giveaway ini ya... Jadi, langsung saja satu orang yang beruntung akan mendapatkan buku Momiji adalah....
vanisa desfriani
Selamat ya buat kamu. Nanti akan saya hubungi via DM twitter. Untuk yang belum beruntung jangan berkecil hati ya... tetap rajin berkunjung ke blog ini, akan ada giveaway berikutnya dalam waktu dekat. Ditunggu yaaa...











