~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

Showing posts with label Orizuka. Show all posts
Showing posts with label Orizuka. Show all posts

[Giveaway] #503 Momiji


Judul Buku : Momiji
Penulis : Orizuka
Halaman : 210
Penerbit : Inari


Patriot Bela Negara, seorang pemuda kelahiran Indonesia, yang sangat kesal dengan nama pemberian Ibuk-nya. Salah satu alasannya adalah karena kenyataannya postur tubuhnya sangat jauh dari gambaran patriot. Pabel (begitu teman-temannya menyingkat namanya) adalah sosok pemuda kurus, pucat, dan alergi pada debu. Trauma dengan namanya, membuat Pabel tidak mencintai negaranya sendiri. Dia justru ingin pergi ke Jepang, terutama karena dia sendiri adalah seorang otaku.

Maka Pabel mati-matian belajar bahasa Jepang dan menabung untuk pergi ke sana. Dia mengambil sekolah bahasa selama 1 bulan. Pabel ternyata punya misi lain, ingin mencari sosok Yamato Nadeshiko (istilah orang Jepang untuk menggambarkan wanita ideal) yang mau menjadi pacarnya. Di Jepang, Pabel tinggal di rumah keluarga Shiraishi. Nanami-san (ibu keluarga Shiraishi) mengatakan kalau dia mempunyai anak gadis seusia Pabel yang bernama Momiji.

Momiji dalam bahasa Jepang berarti dedaunan yang berubah menjadi berwarna merah saat musim gugur. Pabel sudah membayangkan sosok gadis impiannya. Ternyata tidak perlu lama-lama menemukan Yamato Nadeshiko-nya. Sayangnya ketika Pabel bertemu dengan Momiji pertama kali yang ada dia pingsan karena dipukul dengan menggunakan pedang bambu oleh Momiji, setelah dituduh sebagai pencuri susu.

Sosok Momiji yang seperti preman berambut merah dan kusut megar ternyata tidak seramah yang dibayangkan Pabel. Momiji, yang ternyata telah meninggalkan rumah selama 3 tahun, akhirnya pulang. Namun bukannya disambut dengan baik, Momiji justru selalu bertengkar dengan ibunya. Ketika Momiji memaksa untuk menjadi pengawal Pabel selama di Jepang membuat hari-hari Pabel di Jepang langsung berubah drastis dari rencananya.

Ketika saya melihat di toko buku online langganan ada novel karya Orizuka yang terbaru, secara impulsif saya langsung membelinya. Apalagi sampulnya yang sangat eye-catching ini sungguh menggoda. Belum lagi nama tokohnya unik, Patriot Bela Negara. Saya sendiri termasuk orang yang tidak habis pikir kalau ada orang tua yang memberi nama anaknya se-aneh itu. Jadinya saya penasaran sekali dengan kisahnya Pabel ini. Dan saya tidak kecewa, gaya tulisan Orizuka yang mengalir lancar sangat menghibur. Seandainya saya penyuka anime dan segala yang berbau Jepang-jepangan, pasti saya memberikan nilai sempurna untuk novel ini.

Saya membaca novel ini hanya dalam waktu 2 jam. Saking menikmatinya, saya merasa novel ini terlalu singkat. Ada bagian dimana tiba-tiba hari-hari Pabel di Jepang melompat ke hari ke-24 dan dia sudah mau pulang. Padahal saya masih ingin tahu tentang Pabel dan Momiji.


Well....ada yang juga ingin membaca kisah Pabel dan Momiji? Saya akan memberikan buku ini kepada satu orang yang beruntung. Meski sudah tidak dalam kondisi tersegel, buku ini sudah saya beri sampul plastik PLUS ada tanda tangannya Orizuka. 

Caranya sederhana, tulis nama, email dan akun twitter-mu di kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa follow blog ini via GFC (lihat di sidebar). Kalau kamu mau share tentang giveaway ini di akun twittermu juga boleh. Saya tunggu ya sampai tanggal 3 Juni 2017. Pengumumannya akan saya posting di sini pada tanggal 4 Juni 2017.

-----
Hai semuaa... terima kasih sudah mau ikutan giveaway ini ya... Jadi, langsung saja satu orang yang beruntung akan mendapatkan buku Momiji adalah....

vanisa desfriani

Selamat ya buat kamu. Nanti akan saya hubungi via DM twitter. Untuk yang belum beruntung jangan berkecil hati ya... tetap rajin berkunjung ke blog ini, akan ada giveaway berikutnya dalam waktu dekat. Ditunggu yaaa...

#443 The Chronicles of Audy : O2


Judul Buku : The Chronicles of Audy: O2
Penulis : Orizuka
Halaman : 364
Penerbit : Haru


Salah satu buku yang sangat saya nantikan penerbitannya di tahun ini adalah buku terakhir dari serial The Chronicles of Audy ini. Tentunya bukan hanya saya yang penasaran dengan kelanjutan kisah 4R1A ini. Bagaimana nasib Rex dan Audy pasca Rex memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Amerika? Atau nasib Romeo yang tiba-tiba juga menyatakan keinginannya mau menjaga Audy untuk dirinya sendiri? Bagaimana pula Rafael menerima kehadiran kakak iparnya, Maura yang sudah menikah dengan Regan? 

#380 The Chronicles of Audy: 4/4


Judul : The Chronicles of Audy: 4/4

Penulis : Orizuka

Halaman : 320

Penerbit : Haru


Setelah menunggu kurang lebih setahun, akhirnya bisa tahu juga perkembangan Audy dan cowok-cowok 4R (Regan, Romeo, Rex dan Rafael). Sepertinya novel ini memang sangat ditunggu, apalagi yang ingin tahu kelanjutan hubungan Audy dan Rex.

#342 The Chronicles of Audy : 21


Judul Buku : The Chronicles of Audy : 21
Penulis : Orizuka
Halaman : 308
Penerbit : Haru

Saya sengaja membeli serial ini satu paket. Agar setelah membaca buku #1 saya tidak perlu menunggu lama untuk membaca buku #2. Kalau di buku #1 Audy berusaha keras agar dia bisa betah dan diterima oleh 4R, kali ini Audy mempertanyakan maksud dari frase "menjadi bagian dari keluarga".

#341 The Chronicles of Audy: 4R


Judul Buku : The Chronicles of Audy: 4R
Penulis : Orizuka
Halaman : 320
Penerbit : Haru

Audy, 22 tahun, mahasiswi tingkat akhir jurusan Hubungan Internasional di UGM. Sebagaimana layaknya mahasisa tingkat akhir lainnya, kegalauan Audy tidak jauh dari skripsi. Waktunya tinggal satu semester, Audy bahkan belum menemukan topik penelitian sama sekali.

#136 Best Friends Forever




Judul Buku : Best Friends Forever
Penulis : Orizuka
Halaman : 168
Penerbit : Puspa Populer

Minggu, 6 Januari 2012. Hari ini saya akan bertemu dengan teman-teman BBI yang akan melakukan Super Kopdar 3 Kota : Jogja, Solo dan Semarang. Lokasi yang dipilih adalah yang di tengah-tengah, kota Solo. Sayangnya BBI-ers Jogja hanya bisa diwakili oleh saya dan Dion. Rencananya kami akan ke Solo naik kereta pagi jam 08.30. Tetapi sesampainya saya di stasiun Lempuyangan, ternyata ada perubahan jadwal, jadinya berangkat jam 09.35.

Untungnya saya ditemani empat cowok keren dari SMA Athens. Ada Rama yang sangat bijaksana, ada Sid si pirang imut yang lucu, ada Lando yang cool dan pintar dan ada Cokie yang katanya mantan playboy. Empat cowok ini karakternya beda, tapi bisa nyambung satu sama lain. Keempatnya lagi kuliah bahkan ada yang sudah selesai kuliahnya. Nah... sambil nungguin kereta datang, mereka berempat bercerita tentang bagaimana mereka dulunya bisa ketemu.

Awalnya dari SMP Indonesia Jaya. Sid yang pertama kali kenalan dengan Rama, walaupun sebelumnya dia sudah berpapasan dengan Lando dan Cokie. Ketika di tingkat akhir masa SMP itu, Lando sempat putus sekolah karena tidak bisa membayar uang sekolahnya. Tapi ada Rama yang mengajaknya untuk mencari beasiswa karena tidak mau melihat Lando bergaul dengan preman tukang palak. Akhirnya Lando kembali bersekolah dan bisa sama-sama masuk SMA Athens dengan ketiga sahabatnya.

Sid sendiri bercerita tentang pacarnya Julia. Hubungan antara Sid dan Julia ini paling lucu, kata Cokie. Walaupun pacaran, mereka sering berantem kayak Tom dan Jerry. Rame pokoknya. Tapi habis itu ya sayang-sayangan lagi deh. Beda sama hubungannya Cokie dan pacarnya Via yang membingungkan. Kalau kata Sid, ga heran juga.. Cokie kan mantan playboy, disukai banyak cewek, sementara Via biasa-biasa saja. Rama bilang, menurut Lara (pacarnya Rama), Via sering curhat sama dia soal Cokie yang digandrungi banyak cewek itu.

Ketika lagi asyik-asyiknya bersama empat cowok ini, keretanya datang. Eh.. ternyata mereka berempat mau menemani saya ke Solo. Asyiikk.. ada teman di kereta deh. Ceritanya terus berlanjut mengenai masa-masa sekolah mereka di SMA Athens bahkan sampai ketika mereka kuliah di jurusan yang berbeda dan mulai jarang ketemuan.

Mengetahui cerita empat cowok keren ini saya jadi belajar sesuatu. Persahabatan mereka yang bisa terjalin kuat karena ada hal yang mengikat mereka. Salah satunya adalah kecintaan mereka pada sepakbola. Saya jadi teringat dengan teman-teman yang akan saya jumpai di Solo nanti beberapa di antara mereka belum pernah saya jumpai sebelumnya (meski sudah sering saling menyapa di media sosial, bahkan pinjam meminjam buku padahal belum pernah ketemu). Kalau Sid, Rama, Landon dan Cokie terikat pada kenangan SMA Athens, maka kami terikat akan kebersamaan sebagai pencinta buku


Kereta yang saya tumpangi sampai di Solo. Saya harus berpisah dengan empat cowok tadi,  tapi saya akan mengalami hari yang menyenangkan dengan teman-teman saya. Ada Dion, Busyra, Alvina, Sulis, Dani, Lila, Ika, Tezar dan mas Yudhi. Dan dugaan saya benar, satu hari terlewati tanpa terasa. Seru-seruan ngobrol dan (yang terpenting) berburu buku plus pamer kaos Bebi. Ah.. hari yang tidak akan pernah terlupakan. Terima kasih untuk semuanya.

Best Friends Forever