~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

Showing posts with label Buntelan. Show all posts
Showing posts with label Buntelan. Show all posts

#635 Chasing The Blue Flames



Lulu tahu hubungannya dengan Damar sulit untuk diteruskan karena perbedaan di antara mereka. Damar juga menyadari itu. Damar pun merencanakan untuk memberikan kenangan terbaik bagi Lulu, supaya perpisahan di antara mereka tidak terlalu menyakitkan. Tapi Lulu tidak sependapat. Terpuruk karena perpisahan mereka membuat Lulu memutuskan untuk melakukan trip ke Kawah Ijen. Di sana, ada fenomena blue flames yang konon bagi siapa yang melihatnya maka permohonannya akan terkabul. Lulu berharap dia bisa menyaksikan langsung cahaya biru itu, agar dia bisa kembali ke masa lalu. Mungin jika dia tidak pernah bertemu dengan Damar, hatinya tidak akan sesakit saat ini. Permohonan Lulu terkabul. Dia kembali ke masa kuliahnya saat pertama kali bertemu dengan Damar.

Bukan hanya Damar saja. Lulu juga bertemu kembali dengan Sarah, sahabatnya yang sekarang sudah tak ada kabarnya. Juga Dewa, kakak tingkat yang pernah ditaksirnya. Lulu menjalankan misinya untuk menghindari Damar, tapi ternyata itu sulit untuk dilakukan. Meski dijalani sekali lagi, jika takdir sudah berkehendak, maka hasil akhirnya tidak akan berubah.

Mengusung konsep time travel, novel ini menceritakan tentang takdir dan bagaimana menyikapinya. Waktu yang sudah dilalui bukan hanya berisi kenangan indah saja, tetapi juga banyak hal-hal yang tidak menyenangkan yang mengikutinya. Lulu mencoba menjalani tiga bulan di masa lalu membenahi hal yang dianggapnya perlu dibenahi. Ada satu hal yang berkesan dari novel ini yang saya tangkap. Kenangan itu akan menghampiri pas lagi benar-benar butuh. Tidak masalah mengenang masa lalu ketika muncul rasa kangen. Setidaknya kangen itu akan memberikan kehangatan.

Terima kasih GPU atas buntelan bukunya.

Chasing The Blue Flames
Saufina
304 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Agustus, 2022



#634 Vision


Bagaimana rasanya jika kamu mempunyai kemampuan untuk melihat sesuatu yang akan terjadi di masa depan? Apalagi kalau yang terlihat itu adalah siapa yang akan menjadi jodohmu?

Amanda sudah bisa berdamai dengan kemampuannya melihat sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Meski yang dilihatnya hanya berupa gambaran sekilas saja, tetapi semua yang dilihatnya benar-benar terjadi. Tidak ada yang tahu tentang kemampuan Amanda ini kecuali kedua orangtuanya.  Biasanya yang Amanda lihat adalah tentang orang-orang di sekitarnya. Hampir tidak pernah dia melihat tentang dirinya sendiri. Tapi ketika dia melihat Om Wira menyematkan cincin di jarinya dalam penglihatannya, Amanda menjadi galau. Apa iya jodohnya itu om-om yang umurnya beda jauh dengannya? Padahal Amanda baru mulai menyukai Utha, keponakan Om Wira.

Utha ini sepupu sahabatnya. Seharusnya Utha sudah kuliah, tapi dia menunda setahun. Di mata Amanda, Utha adalah sosok cowok yang usil, suka bercanda, dan over pede. Wajar sih, soalnya memang ada darah Australia di dalam tubuh Utha yang membuatnya seperti model bule. Banyak yang suka dengan Utha, apalagi di sekolahnya Amanda. Soal Om Wira, kegantengannya juga sama dengan Utha. Apalagi beliau punya seorang putra yang imut dan lucu. 

Novel teenlit debutan ini benar-benar menggemaskan. Bukan saja karena kegalauan Amanda dengan penglihatannya, tapi juga interaksi antara Utha dan Amanda. Keduanya kalau bertemu pasti ramai, ada saja kejadiannya. Mulai dari ketemu Raden Inu Kertapati palsu sampai ditangkap satpam karena kelamaan ngadem di ATM bank. Klimaksnya ya itu... masalah hati yang melibatkan Om Wira. Membaca novel ini bikin senyum-senyum sendiri. Alur cerita yang cepat juga membuat saya bisa menyelesaikan novel ini dalam sekali berbaring.. Padahal masih pengen lihat ke-unyu-an duo Amanda dan Utha ini.
.
Recommended teenlit. 

Vision
Cindy Jessica
256 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Mei, 2022




 

#487 Imaji Terindah


Judul Buku : Imaji Terindah (Hanafiah #1.5)
Penulis : Sitta Karina
Halaman : 290
Penerbit : Literati

Christopher Hanafiah, salah seorang putra dari klan Hanafiah merasa tertantang ketika menjumpai seorang gadis manis pendatang baru di sekolahnya. Gadis itu adalah Kianti Srihadi, pindahan dari Jepang, yang langsung populer karena bergabung dengan tim pemandi sorak. Tidak berpikir panjang, Chris langsung mengajukan tawaran ke Kianti, "mau jadi cewek gue?" 

#480 Affectum


Judul Buku : Affectum
Penulis : Nessa Theo
Halaman : 144
Penerbit : El-Markazi


Entah itu konflik, penyakit, maupun maut, suatu hari, kita akan berpisah. Maka, biarkanlah aku mencintaimu saat ini,. Biarkan detik demi detik ini menggenapi.

#466 Holy Mother


Judul Buku : Holy Mother
Penulis : Akiyoshi Rikako
Halaman : 284
Penerbit : Haru


Mempunyai seorang anak adalah hal yang paling diinginkan oleh Honami. Sayangnya, karena riwayat penyakitnya dia harus menempuh berbagai cara hingga dia berhasil mendapatkan putrinya. Karenanya, Honami bertekad untuk melindungi putrinya dengan cara apapun. Terutama ketika ada pembunuh yang berkeliaran di dekat tempat tinggalnya. 

#458 The Lady in Red


Judul Buku : The Lady in Red
Penulis : Arleen A.
Halaman : 357
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Betty Liu dan keluarganya merupakan imigran dari Tiongkok. Kedua orang tuanya datang ke Amerika jauh sebelum Betty lahir. Betty sendiri adalah anak yang cerdas, dan berkat kemampuan otaknya itu dia bisa masuk ke Redwood High School, sekolah bergengsi yang diperuntukkan untuk keluarga berada. Di sanalah dia bertemu dengan Robert Wotton, anak dari pemilik Wotton Farm yang terkenal. 

#453 Career of Evil



Cormoran Strike dan Robin Ellacott kembali lagi. Biro detektif yang dikelola oleh dua orang ini sedang diberkahi dengan banyak klien, berkat pemberitaan kesuksesan Cormoran Strike mengungkap kasus-kasus yang sulit dibongkar oleh kepolisian. Hingga suatu hari, Robin menerima paket yang berisi sebuah potongan tungkai kaki wanita beserta secarik pesan yan berisi lirik lagu favorit mendiang ibu Cormoran. 

Setelah menyelidiki dengan singkat, Cormoran mengetahui bahwa paket itu awalnya ditujukan untuknya. Polisi mencurigai satu orang tersangka bernama Terence 'Digger' Malley, yang dikenal sebagai penjahat yang senang memutilasi korban dan mengirimkannya lewat pos. Tapi Cormoran berpendapat lain. Dia mencurigai tiga orang dari masa lalunya. Yang pertama adalah Donald Laing, seorang sosiopat yang pernah dijebloskan ke penjara oleh Cormoran. Yang kedua adalah Noel Brockbank, seorang dari angkatan yang pernah melakukan pelecehan seksual pada anak perempuannya. Dan yang ketiga adalah Jeff Whittaker, ayah tiri Cormoran yang menikahi ibunya karena mengicar hartanya. Bersama dengan Robin, Cormoran mulai menyelidiki ketiga orang yang dicurigainya itu.

Pada buku ketiga dari serial Cormoran Strike ini, pembaca akan dihadapkan pada dua sisi cerita. Sisi pertama menceritakan bagaimana Cormoran dan Robin menjalankan aksi detektifnya, sementara di sisi kedua pembaca diajak mengikuti kekejaman yang dilakukan oleh si pengirim tungkai. Orang ini memiliki suatu penyimpangan perilaku yang disebut Acrotomophilia, yaitu jenis penyimpangan seksual yang pemuasannya didapat dari fantasi atau tindakan yang melibatkan orang yang diamputasi. Dia akanmerasa sangat puas jika bisa mendapatkan potongan tubuh korbannya sebagai trofi. Dalam penyelidikannya, Cormoran dan Robin berhadapan dengan sekelompok orang  BIID (Body Integrity Identity Disorder). Orang dengan penyimpangan BIID ini memiliki pemikiran untuk mengamputasi salah satu anggota tubuhnya karena menganggap anggota tubuh itu tidak sesuai dengan diri mereka. Salah satu korban mutilasi (pemilik tungkai yang diterima oleh Robin) ingin memotong tungkai kakinya, dan dia tertarik dengan Cormoran yang juga memiliki cacat yang sama. Meski saat membacanya saya berasa ngeri bercampur mual, saya senang bisa mendapatkan pengetahuan baru mengenai penyimpangan perilaku ini.

Namun tentu saja selain misteri pembunuhan yang diungkap oleh detektif andalan bertubuh besar ini, hubungan antara Cormoran dan Robin adalah daya tarik utama bagi saya untuk membaca buku ketiga ini. Setelah dibuat penasaran di akhir buku kedua (The Silkworm), saya dibuat gregetan setengah mati sama kelakuan Cormoran dan Robin. Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Robin memang sedang mempersiapkan pernikahannya dengan Matthew, tunangannya. Sebagaimana layaknya pasangan yang akan menikah ada saja hal-hal yang menguji hubungan mereka. Yang menggemaskan itu adalah gaya-sok-cuek-tapi-butuh-nya Cormoran terhadap Robin. Dengan alasan hubungan profesional Cormoran berusaha menyingkirkan perasaan pribadinya untuk Robin. Bahkan Cormoran bela-belain pacaran sama seorang wanita yang hampir bercerai dengan suaminya.

Serial Cormoran Strike ini memang layak untuk dikoleksi. Gaya Robert Galbraith bercerita dengan mendetail membuat pembaca dengan mudah jatuh cinta pada duo detektif Cormoran dan Robin. Saya sendiri mengoleksi ketiga serial Cormoran ini. Sayangnya ukuran buku yang besar membuat saya malas membaca paperback-nya. Megangnya susah kalau dibaca sambil tiduran, apalagi kalau dibawa kemana-mana. But, thanks to Gramedia.com dan SCOOP yang sudah memberikan versi digitalnya membuat saya dengan mudah membaca buku ini. Kamu juga bisa membeli ebook dari Career of Evil ini di SCOOP dengan harga yang lebih terjangkau. Cukup klik banner yang ada di bawah ini ya.

9

Career of Evil (Titian Kejahatan)
Robert Galbraith
552 halaman
Gramedia Pustaka Utama
April, 2016
4 stars

#452 Stuck in Love


Judul Buku : Stuck in Love

Penulis : Stephanie Zen

Halaman : 312

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama



Meskipun sudah menduga sebelumnya, Alleira tetap terkejut ketika dipanggil oleh atasannya dan diberikan pilihan apakah menyerahkan surat pengunduran diri atau dipecat dengan resmi dari tempatnya bekerja sekarang. Bekarja di bidang akuntansi memang bukan hal yang diinginkan Alleira, tapi harus kehilangan pekerjaan di Singapura membuatnya shock. Dia tetap membutuhkan pekerjaan agar bisa tinggal dekat dengan Enzo, sahabatnya.