~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

Showing posts with label Anthology. Show all posts
Showing posts with label Anthology. Show all posts

#598 Miss Echa


Miss Echa adalah judul sebuah buku yang merupakan kumpulan 10 cerita pendek tentang perempuan. Diterbitkan pada pertengahan November, sepertinya ingin mengejar momen Hari Ibu atau Hari Natal (mengingat beberapa cerpen di dalamnya bernuansa Kristiani). Berikut adalah kilasan dari sepuluh cerpen tersebut

1. Miss Echa
Anggia hendak menjodohkan anaknya, Echa dengan anak temannya. Sayangnya perjumpaan pertama mereka berlangsung tidak mulus karena ada kesalahpahaman. Lagipula Echa memang menolak dijodohkan oleh ibunya. Tanpa diduga oleh Anggia, Echa dan Ben kembali bertemu. Berkat bantuan seorang anak TK asuhan Echa, Ben dan Echa menjadi dekat.

2. Ke Kuta Kucari Cinta
Jennifer baru mengetahui jika dia bukan anak ibunya. Warna kulitnya yang berbeda membuatnya bertanya apakah dia anak adopsi. Jawaban ayahnya mengejutkannya, dan membuatnya pergi mencari ibu kandungnya ke Bali, Indonesia. Jenn berusaha mencari tahu mengapa ibunya membiarkannya dibawa pergi oleh ayahnya jauh dari Indonesia.

3. Di Doa Ibuku
Teresa seringkali heran melihat ibunya duduk bertelut berdoa dalam waktu yang lama. Ternyata ibunya mendoakan agar dia bisa kembai bersama dengan Jonan, (mantan) suaminya yang pernah mengkhianatinya. Mereka memang belum resmi bercerai. Tapi ibunya juga tahu bahwa Jonan yang dahulu pernah berselingkuh. Dan mengapa ibunya terus mendoakannya?

4. Karena Aku Punya Hati
Aku kesal karena ibu mertuaku, mantan ibu mertuaku tepatnya, meminta aku mengasuh Erin. Erin adalah anak dari mantan suamiku dan istri barunya. Mereka meninggal dalam sebuah kecelakaan dan meninggalkan Erin sebatang kara. Aku memang mewarisi usaha mantan suamiku, tapi aku tidak mungkin juga "mewarisi" anaknya. 

5. Segitiga Cinta
Shinta mengadopsi Nanda pada saat dia baru lahir. Ibu kandungnya belum pernah meihat Nanda sama sekali. Kini saat suaminya meninggal, Shinta merasa perlu untuk memberitahukan tentang siapa Nanda sebenarnya. Awalnya Nanda sangat marah, tapi kemudian dia bisa menerimanya. Kini Shinta yang harus merelakan Nanda mencari tahu ibu kandungnya.

6. Hadir Untuk Wina
Cerita ini agak beda, karena melibatkan seorang ibu yang sudah berpulang ke Penciptanya. Tapi si Ibu hadir kembali saat anaknya, Wina mendapatkan masalah. Si ibu belum tenang, karena dia merasa selama hidupnya dia tidak berlaku adil pada Wina. Kini dia ingin membalasnya dengan membantu anak bungsunya tersebut.

7. Mei - Desember
Aku terlibat hubunga Mei-Desember dengan Evan. Disebut Mei-Desember karena aku lebih tua daripada Evan. Lagipula dia juniorku di kantor. Beberapa kali aku menolaknya, tapi Evan tetap kukuh dengan perasaannya. Setelah melewati proses panjang, akhirnya hatiku luluh dan kami melangsungkan pernikahan. Siapa yang menyangka jika Evan-lah yang duluan meninggalkan aku?

8. Aku Bukan Gwat Eng
Gwat Eng menginap di rumahku malam ini. Kerusuhan di daerah Trisakti yang dekat dengan rumahnya membuatnya tidak bisa pulang. Gwat Eng memang keturunan Tionghoa yang bermata sipit. Semalaman aku berusaha menenangkannya, tapi aku memang bukan Gwat Eng. Aku belum tentu memahami bagaimana menjadi dirinya yang tinggal di negara ini.

9. Kekasih Ayah
Maya biasanya mengikuti misa natal pada tengah malam. Namun kali ini Harry memintanya untuk mengikuti misa sore, karena Lilian anaknya ikut kor sekolahnya. Lilian adalah alasan Maya belum bisa menerima Harry menjadi suaminya. Karena jika dia menikah dengan Harry, maka dia juga akan menjadi ibu bagi Lilian. Sementara Maya belum bisa sepenuh hati menyayangi Lilian.

10. Garis-Garis di Kusen Pintu
Aku dan (mantan) suamiku membersihkan rumah yang pernah kami tempati bersama. Rumah itu rencananya akan kami jual untuk membiayai sekolah anak pertama kami. Saat kami pindah ke ibukota, tuntutan pekerjaan membuat kami lebih sering bertengkar. Akibatnya suamiku memilih pergi dari rumah tanpa menyelesaikan masalahnya. Saat kami menemukan garis-garis pertumbuhan anak-anak di kusen pintu, momen kenangan kembali menyerbu, dan membuat kami bertanya-tanya apa yang membuat kami menjauh?

Buku ini bisa dibaca dalam sekali duduk, karena jumlah halamannya kurang dari 200 halaman. Ceritanya pun ringan dan mudah dicerna. Ohya, saya membaca ini sekalian untuk tantangan baca Joglosemar 2020. 

Miss Echa
Belinda Gunawan
196 halaman
Gramedia Pustaka Utama
November, 2019

#570 Celebrate The Wait


Tema Tantangan Baca Goodreads Indonesia bulan April ini adalah "buku berdasarkan kisah nyata". Ada beberapa buku yang tadinya saya masukkan dalam daftar bacaan, tapi kemudian saya menemukan buku ini di Gramedia Digital. Dengan tagline inspired by true stories, saya rasa buku ini pas dengan tema Tantangan Baca Goodreads Indonesia bulan ini.

Celebrate The Wait adalah kolaborasi dari beberapa penulis jebolan kursus "Writing From The Heart" yang digawangi oleh Ade Aprilia dan Irianti Erningpraja. Keduanya menjadi fasilitator yang melakukan pelatihan penulisan kreatif. Ade Aprilia sendiri adalah penulis lebih dari 80 judul buku, dan lebih suka disebut sebagai Healing Coach. Sementara Irianti Erningpraja awalnya dikenal sebagai musisi dan juga menulis buku tentang pengembangan diri. Dia lebih suka disebut sebagai Self Discovery Coach.

Ada 17 cerita pendek yang terangkum di dalam buku ini. Beberapa diantaranya ditulis oleh Ade Aprilia dan Irianti Erningpraja sendiri. Ada benang merah dari semua cerita pendek di dalam buku ini, yaitu tentang menemukan diri sendiri di antara berbagai macam kejadian dalam hidup. Prosesnya pun beragam, tapi pada umumnya harus menjalani satu fase terendah. Sebagai contoh dalam cerita pendek berjudul When You Let Go and Let God karya Aryani Siti mengisahkan tentang seorang wanita yang divonis tidak dapat melahirkan karena ada mioma dalam rahimnya. Namun ketika dia mencoba menyerahkan diri pada Yang Maha Kuasa, mujizat datang padanya. Atau cerita A Journey From Lust To Love karya Irianti Erningpraja yang mengangkat tentang kisah seorang gay yang ingin menebus kesalahannya di masa lalu untuk membahagiakan seorang wanita. Setelah semua usaha dijalani, dia sampai pada kenyataan wanita itu memilih orang lain.

Saat membaca cerita-cerita di dalam buku ini, saya merasa tidak yakin semua cerita terinspirasi dari kisah nyata. Ada beberapa cerita yang menurut saya terlalu absurd jika itu berasal dari sebuah kisah nyata. Misalnya, Renjana Hati karya Dela Bunga Venus yang di dalamnya ada adegan makhluk dari luar angkasa yang mengaku sebagai pelindung galaksi. Tapi ada juga cerita yang saya yakin benar terinspirasi dari kisah nyata yaitu cerita Foto Bugil karya Irianti Erningpraja.

Dengan warna dasar putih, buku ini dilengkapi dengan ilustrasi foto-foto yang bagus, dan juga quote-quote yang cocok sekali kalau dijadikan status. Sayangnya terkadang penempatannya di tengah-tengah cerita jadi mengganggu. Soalnya quote-nya bukan diambil dari cerita, tapi dari sumber lain. Ohya, ada satu cerita yang berbentuk puisi berjudul Mukidi Ngorok karya Irianti Erningpraja malah tidak ada jdulnya. Saya sempat berpikir itu bagian dari cerita sebelumnya, yang ternyata bukan.

Untuk sebuah kolaborasi, buku ini patut mendapat apresiasi. Seperti blurb-nya, kisah-kisah ini mungkin menyentuh anda sebagai pembaca. Perkayalah pengalaman tanpa harus mengalami, nikmatilah buku ini saat menghadapi perjuangan hari ini.

Celebrate the Wait
Ade Aprilia & Irianti Erningpraja
204 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Maret 2019


#514 Yang Bertahan dan Binasa Perlahan


Judul Buku : Yang Bertahan dan Binasa Perlahan
Penulis : Okky Madasari
Halaman : 196
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Kabar mengenai buku terbaru dari Okky Madasari ini saya peroleh dari linimasa twitter. Saya sempat mengira buku ini berupa novel seperti lima karya sebelumnya. Ternyata kali ini adalah kumpulan cerpen yang ditulis oleh Okky selama satu dekade, tahun 2007-2017.

Sebanyak 19 cerpen di dalam buku ini mempunyai benang merah yang sama, pertarungan dan daya tahan manusia. Mengutip kata pengantar dari penulisnya, di dalam kumpulan cerpen ini ada kisah manusia yang melawan dan bertahan, ada yang lari dan menyembunyikan diri, dan ada yang tidak punya pilihan selain binasa perlahan.

Yang Bertahan dan Binasa Perlahan, adalah cerpen pembuka sekaligus yang paling panjang. Berkisah tentang seorang lelaki yang memutuskan untuk menjadi transmigran ke Kalimantan. Berbekal tekad ingin punya rumah dan lahan, Bandiman memboyong istri dan ketiga anaknya. Meski harus kehilangan salah seorang anak di dalam perjalanan, Bandiman menunjukkan sikap mencoba melawan. Karena pilihan lainnya adalah binasa. Begitupun dengan cerpen Janin, yang mengisahkan tentang sosok janin yang mencoba bertahan ketika ingin dibinasakan oleh empunya rahim.

Sementara Sarap dan Pemain Topeng, keduanya merupakan kisah tentang orang yang bersembunyi. Yang satu berembunyi di balik status orang gila yang diberikan padanya, yang satunya lagi bersembunyi di balik topeng-topeng berwajah ceria buatannya. Laki-laki di Televisi adalah salah satu cerpen favorit saya. Tentang seorang ibu teroris yang begitu yakin bahwa teroris yang di televisi itu bukan anaknya. Sayangnya, ibu ini tidak bisa bersembunyi dari cercaan media. Dua Lelaki pun merupakan cerpen dengan "nyawa" yang hampir sama. Tentang dua pria yang dulunya bersahabat karib, terpaksa terpisah karena konflik agama. Kali ini mereka bertemu, tampak saling merindu, namun ada sesal dan ngilu yang tak terkatakan.

Keumala berkisah tentang seorang gadis yang ingin berlari dari hidupnya. Dia memilih menjadi perempuan tanpa kehormatan agar bisa pergi dari pengawasan kakeknya. Begitupun dengan Dua Pengantin, yang memilih jalan pintas menjadi pelaku bom bunuh diri untuk menuju surga agar bertemu dengan sepuluh bidadari

Ada juga kisah tentang pria yang mencari hiburan agar bisa bertahan hidup di tempat terpencil. Hiburannya tak lain adalah menyalurkan Hasrat pada murid-muridnya yang masih belia. Ada juga kisah para petinggi Partai Pengasih yang ingin mencari jalan pintas menuju kekuasaan. Namun lucunya berakhir dengan tragis.

Masih ada beberapa cerpen lainnya yang tidak kalah menariknya. Konflik sosial masih menjadi topik utama di dalam cerpen-cerpen ini, senyawa dengan lima buku karya Okky sebelumnya. Meskipun saya membaca versi digitalnya, saya rasa versi cetaknya layak untuk dikoleksi. Sebagai kolektor novel-novelnya, tentunya saya tidak akan melewatkan buku ini untuk dimasukan dalam koleksi saya.


#469 Perempuan Yang Dihapus Namanya


Judul Buku : Perempuan Yang Dihapus Namanya
Penulis : Avianti Armand
Halaman : 104
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Kitab suci adalah labirin, selalu ada misteri yang tidak menuntut untuk dipecahkan, melainkan dialami. Demikian Avianti Armand menyebutkannya. Lewat Kitab Suci, khususnya pada Perjanjian Lama, Avianti menemukan ada beberapa tokoh perempuan yang berperan dalam sejarah, namun kisahnya seperti tak tuntas dikisahkan. Ada selubung yang melingkupinya. 

#392 7 Kisah Klasik Edgar Allan Poe


Judul Buku : 7 Kisah Klasik
Penulis : Edgar Allan Poe
Halaman : 204
Penerbit : Diva Press


Selamat datang di dunia gotik ala Edgar Allan Poe.

Itu salah satu kalimat yang tercantum pada kata pengantar di kumpulan cerpen ini. Edgar Allan Poe memang dikenal sebagai master dari kisah-kisah pendek bernuansa gotik, kelam dan horror. Seperti judulnya, ada 7 kisah pendek yang termuat di dalam buku ini. Saya sengaja tidak membacanya secara berurutan sesuai tata letaknya di buku. Untuk itu saya akan mereviewnya sesuai urutan saya membacanya. 

#369 Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi


Judul Buku : Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi
Penulis : Eka Kurniawan
Halaman : 170
Penerbit : Bentang Pustaka

Jika disuruh memilih antara membaca novel atau kumpulan cerpen, jelas saya akan memilih novel. Entah mengapa kumpulan cerpen bagi saya selalu terasa tanggung. Tetapi saat mengetahui ada kumpulan cerpen terbaru dari Eka Kurniawan, saya jadi penasaran. Selama ini saya hanya membaca novelnya saja. Sebagai salah satu penggemar tulisan Eka Kurniawan, kumpulan cerpen ini sayang untuk dilewatkan.

#368 Bastian dan Jamur Ajaib


Judul Buku : Bastian dan Jamur Ajaib
Penulis : Ratih Kumala
Halaman : 130
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Sejak membaca novel Gadis Kretek, saya jadi ingin membaca karya Ratih Kumala berikutnya. Ketika saya melihat buku ini diterbitkan, tanpa pikir panjang saya langsung membelinya. Tadinya saya pikir karya terbaru Ratih Kumala ini adalah sebuah novel. Tenyata kumpulan cerpen. Bahkan beberapa cerpen di dalam buku sudah pernah ada yang dipublikasikan, meski satupun belum pernah saya baca sebelumnya. 

#352 100 kata


Judul Buku : 100 Kata
Penulis : Andi F. Yahya, Nita Sellya dkk. 
Halaman : 112
Penerbit : Antipasti

100 kata.

Buku ini sudah lama saya cari, entah sudah berapa lama dia menetap di rak keinginanku. Hingga akhirnya suatu waktu di sebuah online bookshop, di bawah gambarnya tertulis ready stock. Tanpa berpikir panjang langsung saya order.